Susul Pengakuan, Inggris Update Peta Palestina Di Laman Resmi



Jakarta

Kementerian Luar Negeri Inggris telah menyampaikan pengakuan atas Negeri Palestina Di 21 September 2025. Inggris menyampaikan Dukungan two-state solution sebagai kerangka penyelesaian konflik.

Pemerintah Inggris telah memperbarui peta resmi Timur Di Sebagai merujuk Palestina, menyusul pengumuman Perdana Pembantu Kepala Negara Inggris Di hari Minggu (21/9/2025).

Di peta Kementerian Luar Negeri Inggris Di halaman Foreign Travel Advice, Inggris menampilkan Palestina (Tepi Barat) dan Palestina (Gaza). Sedangkan Sebelumnya Itu disebutkan sebagai ‘Area Palestina yang Diduduki’.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilihat Dari detikEdu, halaman Kementerian Luar Negeri Inggris Berkata, “Halaman ini telah diperbarui Di ‘Area Palestina yang Diduduki’ menjadi ‘Palestina.'”

Pengumuman Di Inggris datang bersamaan Didalam Kanada dan Australia yang mengonfirmasi mereka juga mengakui Palestina.

Israel dan Amerika Serikat (AS) telah mengkritik keputusan tersebut, Didalam menyebutnya sebagai hadiah Sebagai Hamas. Dikutip Di The Independent, Perdana Pembantu Kepala Negara Inggris Sir Keir Starmer dan para menterinya menampik klaim tersebut.

Skor-Skor Pengakuan Inggris

Di laman resmi pemerintah Inggris, ada tiga Skor penting yang disampaikan Yang Berhubungan Didalam pengakuan Palestina, yaitu:

Pemerintah Inggris bertindak Sebagai melindungi prospek solusi dua Negeri seiring memburuknya situasi Di Gaza, Israel melanjutkan perluasan permukiman ilegal Di Tepi Barat, dan Hamas terus menyandera para sandera.

Perdana Pembantu Kepala Negara Inggris menegaskan Hamas tidak Akansegera berperan Di masa Di Palestina dan menegaskan kembali seruannya agar Hamas segera membebaskan para sandera tanpa syarat.

Langkah bersejarah ini diambil bersama sekutu Disekitar Kanada dan Australia, sebagai Pada Di upaya internasional yang lebih luas Sebagai mendukung jalan Di Kedamaian dan melindungi hak yang setara Untuk rakyat Israel dan Palestina.

(nah/nwk)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Susul Pengakuan, Inggris Update Peta Palestina Di Laman Resmi