Kampus-kampus Kirim Tenaga Medis Di Lokasi Terdampak Gempa NTT


Jakarta

Sejumlah kampus turun tangan Merespons dampak bencana gempa Di Nusa Tenggara Timur (NTT) Di ranah medis. Volunteer Perawatan sampai Fasilitas Medis kapal diterjunkan. Kampus mana saja yang sudah ‘turun gunung’?

Volunteer-Tenaga Medis Unpad-Nusa Nipa

Universitas Padjadjaran dan Ikatan Alumni (IKA) Unpad menurunkan Skuat Didalam unsur Pusat Kajian Kebencanaan Unpad, Atlas Medical Pioneer (AMP) Fakultas Kedokteran Unpad, dan IKA Unpad Di Pulau Palue, Kabupaten Sikka Di 24-28 Agustus 2026. Pulau Palue dipilih Lantaran akses Pengiriman dan layanan Kesejaganan Di lokasi terdampak dinilai masih terbatas.

Bekerja sama Didalam Universitas Nusa Nipa, Maumere, terutama Didalam mahasiswa Fakultas Ilmu Kesejaganan (Fikes), Skuat medis bertugas Menyediakan layanan Kesejaganan. Sedangkan Skuat Pengiriman dan operasional menangani distribusi Dukungan serta koordinasi Di lapangan.

Skuat Volunteer Unpad juga menyalurkan Dukungan berupa Perawatan-obatan, perlengkapan sanitasi (hygiene kits), bahan Ketahanan Pangan pokok, air bersih, dan kebutuhan lain, Di Samping Menyediakan layanan Perawatan gratis dan pemeriksaan Kesejaganan keliling (mobile clinic) dan Pelatihan mitigasi bencana.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Pada Yang Sama, Skuat Pusat Kajian Kebencanaan Unpad juga melakukan pemetaan risiko dan evaluasi Situasi lingkungan sebagai bahan rekomendasi penanganan Lanjutnya.

“Kami berharap kehadiran Skuat dapat membantu Penyembuhan Kesejaganan dan Situasi Komunitas terdampak secara bertahap, sekaligus mendukung terbangunnya sistem mitigasi lokal yang lebih tangguh Di Pulau Palue,” kata anggota Skuat Volunteer AMP FK Unpad dr Irfan Taufik Kusman, dikutip Didalam laman Unpad.

RS UGM-Dukungan Perawatan-obatan

Sebelumnya Dari Rabu (19/8/2026), Fakultas Kedokteran, Kesejaganan Komunitas, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) melepas enam personel Skuat Tanggap Bencana Sebagai merespons dampak gempa NTT, sekaligus menyerahkan Dukungan Perawatan-obatan Didalam Pemda DIY. Skuat Berencana menjalankan misi sampai 30 Agustus 2026 Didalam fokus Di asesmen kebutuhan dan penguatan pelayanan Kesejaganan Di sejumlah Area Di NTT.

Kepala Dinas Kesejaganan DIY, dr Gregorius Anung Trihad mengatakan Disekitar 40 kg Didalam Disekitar 240 kg Dukungan Perawatan-obatan Sebagai warga terdampak gempa NTT diserahkan Di Skuat FK-KMK UGM sebagai Dukungan tahap awal.

UB Terjunkan Ahli Kemakmuran Spesialis

Universitas Brawijaya (UB) menerjunkan personel UB secara bertahap Dari Jumat (21/8/2026). Didalam Disekitar 23 personel UB yang direncanakan terlibat, tiga Di antaranya yakni tenaga medis.

Ketiganya yakni Ahli Kemakmuran spesialis Dr dr Sri Soenarti, Sp PD, K-Ger; dr Prisca Anindhita F, Sp B; dan dr Satria Pandu Persada Isma, Sp OT (K).

Pihak UB Berkata juga bekerja sama Didalam Yayasan UB Sebagai mendukung kebutuhan operasi kebencanaan. Di Pada Yang Sama, pihak kampus menyiapkan regulasi internal Yang Berhubungan Didalam penanganan bencana Sebagai memperjelas mekanisme koordinasi dan mobilisasi sumber daya Pada terjadi Situasi darurat, termasuk antarsatuan kerja, fakultas, RS, dan unsur Yang Berhubungan Didalam.

“Di Di, kita berharap respons UB bisa lebih cepat dan terkoordinasi,” kata Wakil Rektor Bidang Kajian dan Pembaharuan UB, Prof Dr Unti Ludigdo, SE, M Si, Ak, dikutip Didalam laman kampus.

RS Kapal Unair-Trauma Healing

Merespons rusaknya infrastruktur dan keterbatasan akses Di layanan Kesejaganan, RS Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) Universitas Airlangga (Unair) merapat Di Dampek, Manggarai Timur.

Pasien yang membutuhkan operasi berangkat Didalam pantai Di kapal menggunakan perahu kecil. Setibanya Di kapal, Skuat Ahli Kemakmuran spesialis bedah dan anestesi melakukan tindakan bedah minor hingga mayor Di kamar operasi.

Di Pada Yang Sama, Gadget X-ray dan USG portabel dibawa Di lokasi layanan Sebagai merespons keterbatasan fasilitas Kesejaganan Di darat

“Peralatan tersebut membantu tenaga medis memeriksa trauma, patah tulang, hingga Situasi organ Di secara lebih cepat,” kata Direktur RSKKA, dr Agus Harianto Sp B.

Skuat RSKKA Menyediakan pemeriksaan Kesejaganan dasar, Perawatan Penyakit pascabencana, serta pendampingan Kesejaganan ibu dan anak. Untuk ibu dan anak, Skuat RS kapal ini juga membantu proses persalinan Untuk ibu hamil Di lokasi pengungsian serta Menyediakan pendampingan.

Di Samping layanan fisik, Volunteer RSKKA mendampingi anak-anak Melewati kegiatan trauma healing Di posko pengungsian. Permainan edukatif dan Karya bersama menurut Agus Karena Itu ruang Untuk anak-anak agar kembali bermain dan berinteraksi Setelahnya Berusaha Mengatasi situasi bencana.

(twu/nwk)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kampus-kampus Kirim Tenaga Medis Di Lokasi Terdampak Gempa NTT

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้