Jakarta –
Ada lanskap berbentuk sarang lebah misterius Hingga Mars. Bagaimana terbentuknya?
Lanskap kumpulan poligon yang kalau dilihat Di atas seperti sarang lebah ini ditemukan wahana penjelajah Curiosity milik NASA, demikian dilansir Science Daily, Sabtu (1/8/2026), dikutip Selasa (4/8/2026).
Retakan poligonal, masing-masing berukuran Disekitar 4 cm hingga 8 cm. Gambar lanskap ‘sarang lebah’ itu diambil Curiosity Di panorama 360 derajat Ke tanggal 19-20 Juni 2026 lalu. Poligon-poligon tersebut membentang Hingga seluruh medan Hingga segala arah, berlanjut sejauh yang dapat dilihat Dari wahana NASA itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pola-pola tersebut juga menjalar Hingga sisi-sisi bukit terdekat yang dijuluki “Miraflores.” Formasi tersebut menjulang setinggi 6 meter Hingga atas lanskap sekitarnya dan ditutupi Dari lapisan pasir yang tebal.
“Kami telah melihat banyak bentang alam yang menakjubkan Melewati mata Curiosity, tetapi lautan poligon ini benar-benar membuat kami takjub,” kata ilmuwan proyek misi tersebut, Ashwin Vasavada Di Jet Propulsion Laboratory NASA.
Bagaimana ‘Sarang Lebah’ Hingga Mars Terbentuk?
“Kami mengukur bentuk dan komposisi kimianya Bersama cermat dan berharap ada petunjuk Di data tentang bagaimana fitur-fitur ini terbentuk,” imbuh Vasvada.
Beberapa formasi poligonal yang Sebelumnya Itu diperiksa Dari Curiosity jelas bermula Di retakan Ke lumpur yang mengering. Akan Tetapi, beberapa proses berbeda dapat menghasilkan tampilan seperti sarang lebah ini.
Pemanasan dan pendinginan berulang dapat memecah tanah menjadi bentuk-bentuk geometris. Kompresi juga dapat menciptakan pola serupa Bersama memaksa air keluar Di sedimen Setelahnya material tersebut terkubur Hingga bawah permukaan.
Para ilmuwan kini Di mempelajari formasi yang Mutakhir ditemukan Sebagai menentukan proses mana, atau Bisa Jadi kombinasi Di proses-proses tersebut, yang membentuk bentang alam Hingga Valle Grande.
Hamparan poligon yang sangat besar ini adalah penemuan terbaru Di serangkaian penemuan tak terduga yang dilakukan Dari Curiosity Dari mendarat Hingga Mars 14 tahun lalu, Ke 5 Agustus 2012.
Bukti Mars Pernah Berair
Miliaran tahun yang lalu, danau dan sungai tersebar Hingga kaki bukit Pada bawah Gunung Sharp, sebuah gunung setinggi 5 kilometer yang telah didaki Curiosity Dari tahun 2014.
Wahana penjelajah tersebut telah menemukan jejak kimia yang tertinggal akibat periode yang lebih basah ini. Temuan ini termasuk molekul berbasis karbon yang diyakini sebagai prekursor RNA dan DNA, dua asam nukleat yang membawa informasi genetik.
Para ilmuwan tidak dapat menentukan apakah molekul organik tersebut dihasilkan Melewati proses biologis atau geologis. Walaupun demikian, penemuan ini sekali lagi menegaskan bahwa Mars purba mengandung bahan kimia yang dibutuhkan Sebagai mendukung kehidupan.
Di perjalanannya, wahana penjelajah ini telah menemukan kristal belerang, meteorit reflektif, dan banyak fitur geologis lainnya. Lebih penting lagi, Curiosity telah mengubah pemahaman para ilmuwan tentang Mars purba Bersama Menunjukkan bahwa planet itu pernah Memperoleh air, unsur kimia yang bermanfaat, dan Minuman Bergizi yang dapat mendukung kehidupan mikroba.
(nwk/pal)
Nograhany Widhi Koesumawardani
Jurnalis detikcom. Masuk dunia jurnalistik Dari SMA, bergabung Bersama detikcom Hingga 2006 usai lulus Di Universitas Brawijaya. Aktif meliput Permasalahan nasional, kini menangani topik seputar Pembelajaran, sains dan semacamnya.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Wah! Ada Lanskap ‘Sarang Lebah’ Misterius Hingga Mars











