Jakarta –
Kapan terakhir kali kamu mengganti seprai dan sarung bantal? Ternyata waktu pencucian perlu diperhatikan Untuk menjaga tempat tidur tetap bersih Di kuman, salah satunya adalah tungau.
Menurut sebuah studi, orang disarankan Untuk mencuci seprai setiap satu hingga dua minggu. Tetapi, rata-rata orang Terbaru mencucinya ketika sudah 24 hari.
Pentingnya Rutin Mengganti Seprai
Berdasarkan survei yang melibatkan 2.250 orang dewasa Di Inggris, terungkap bahwa perempuan Memiliki kebersihan Yang Berhubungan Di tempat tidur yang lebih baik daripada laki-laki. Survei ini juga Menunjukkan kemungkinan jadwal yang paling baik Untuk mencuci dan mengganti seprai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih Di survei yang sama, terungkap sebanyak 45 persen laki-laki yang lajang mengungkapkan mereka mencuci seprai dan sarung bantal sekali Di kurun waktu empat bulan. Padahal, Di balik seprai dan sarung bantal terdapat tungau debu.
“Setiap hari kita melepaskan sel-sel kulit, dan itulah yang menjadi Konsumsi tungau debu,” kata spesialis alergi dan imunologi Dr. Sandra A. Ho, MD, dikutip Di Popular Science.
Manajer komunikasi merek Di Pizuna Linens, Aureen Chinchpure, mengatakan bahwa mencuci seprai secara teratur benar-benar dapat membantu Memperbaiki Kesejaganan dan Keadaan seseorang, terutama Untuk kulit dan Kesejaganan mental.
“Malahan Mungkin Saja membantu Anda Merasakan tidur malam yang jauh lebih nyenyak,” ujarnya, dikutip Di The Independent.
Kenapa Banyak Orang Menunda Ganti Seprai?
Di survei yang diinisiasi Di Pizuna Linens, sebanyak 45 persen laki-laki mencuci seprai mereka empat bulan sekali. Sambil 12 persen lainnya mencuci seprai Pada mereka ingat, artinya bisa lebih lama Di empat bulan.
Berbanding jauh, Di responden perempuan lajang, sebanyak 62 persen menjawab mereka mencuci seprei setiap dua minggu sekali. Responden perempuan dan laki-laki yang tinggal bersama mengatakan mereka mengganti seprai setiap tiga minggu, jumlah yang menjawab demikian adalah 35 persen. Sebanyak 27 persen lainnya menjawab bahwa mereka mengganti sebulan sekali.
Alasan yang paling sering Pada seseorang lama mengganti seprai adalah Sebab lupa dan ia juga percaya bahwa seprai tidak perlu sering dicuci.
Alasan lain yang cukup banyak diakui, setidaknya Di 35 persen responden, adalah bahwa mereka malas mencucinya. Sisa 18 persen lainnya mengatakan mereka mandi Di malam hari supaya seprai mereka tidak kotor.
Para ahli Di Pizuna Linens merekomendasikan agar seprei dan sarung bantal dicuci seminggu sekali. Salah satu indikator seprai harus dicuci, selain noda yang terlihat, adalah aromanya yang kurang sedap.
Pada seprei sudah Mengeluarkan bau yang kurang sedap, Mungkin Saja ini adalah peringatan awal Untuk segera mencuci seprei.
Di Itu, selimut dan duvet sebaiknya dibersihkan setiap dua hingga tiga bulan sekali. Untuk bantal, bukan sarung bantal, baiknya dicuci empat hingga enam bulan sekali.
“Pada ini, ketika kesadaran Berencana Kesejaganan tidur Meresahkan dan Lebihterus banyak orang ingin tidur Di seprai yang bersih dan segar, sungguh mengejutkan bahwa banyak orang, baik yang lajang maupun yang sudah berpasangan, Mungkin Saja menunda mengganti seprai mereka Pada beberapa minggu – lebih lama Di yang direkomendasikan,” tutur Chinchpure.
Di Sebab Itu, sudahkah detikers mengganti seprai Di kamar?
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker Di detikcom.
(faz/faz)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Seberapa Sering Seprai dan Sarung Bantal Harus Dicuci? Ini Jawaban Ilmiahnya











