Jakarta –
Kuliah Hingga Swedia adalah mimpi yang bisa diwujudkan. Tak sampai Hingga situ, Kemungkinan magang pun terbuka, termasuk Untuk mahasiswa asal RI. Hal ini yang dibuktikan Azhiemi Iqbal dan Jane Misshela.
Azhiemi Iqbal menempuh studi Hingga Swedia sebagai penerima Swedish Institute (SI) Scholarship for Dunia Professionals Pada 2023-2025. Beasiswa penuh pemerintah Swedia ini menyasar tenaga profesional internasional Bersama berbagai Bangsa, termasuk Indonesia.
Alumnus S1 Arsitektur Universitas Syiah Kuala ini menuturkan, motivatation letter dan Penghayatan kerja Hingga Aceh juga Dari Sebab Itu bekal Sebagai mendaftar beasiswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Beasiswa ini (seleksinya) document-based, nggak ada interview, Dari Sebab Itu aku emang ngebuat sedemikian rupa gimana caranya dokumen-dokumen tersebut bisa me-represent dan mendeskripsikan apa yang sudah aku lakukan,” tuturnya Hingga sela European Higher Education Fair (EHEF) Indonesia 2026 Hingga Catur Dharma Hall, Menara Astra, ditulis Minggu (8/11).
Penghayatan kerja juga dituangkan Di dokumen pendaftarannya. Salah satunya Di bekerja Sebagai RSUD Hingga Aceh Di bidang konstruksi gedung COVID.
Pilihan studi Azhiemi jatuh Hingga Master of Architecture and Urban Design Hingga Hingga Umeå School of Architecture, Umeå Universitet, Langkah studi (prodi) studio-based yang sesuai preferensinya dan berbahasa Inggris.
“Sedikit cerita juga, Sebelumnya dapat beasiswa ini, aku udah apply lebih Bersama 30 beasiswa Bersama bermacam Bangsa dan bermacam beasiswa, ada yang dua kali aku apply dan lain sebagainya. Nah, ternyata rezeki aku Hingga sini,” tuturnya.
Belajar Bahasa Swedia
Kendati menjalani studi Di bahasa Inggris dan banyak warga setempat dapat berbahasa Inggris, Azhiemi memanfaatkan Langkah pemerintah Lokasi Hingga Swedia Sebagai belajar bahasa secara gratis, yakni Swedish for Immigrants (SFI). Langkah ini memungkinkan peserta memilih belajar tatap muka maupun jarak jauh.
Hingga Di berinteraksi Bersama warga lokal, ia mempraktikkan hasil belajar bahasa Swedia Di kerja paruh waktu sebagai Digital Ambassador Study in Sweden. Di posisi ini, ia aktif membuat konten dan mempromosikan Belajar tinggi Hingga Swedia Di beragam Peristiwa.
Ikut Magang
Berangkat Bersama Penghayatan kerja Hingga Aceh dan kuliah Hingga Swedia, ia dapat mengikuti Langkah magang Swedish Traineeship dan diterima sebagai Sustainability Compliance Intern Hingga Inter-IKEA Supply AG, Representative Office.
Ia bertugas membantu sustainability specialist Di audit hingga training regulasi IKEA Untuk supplier. Di aspek social sustainability, contohnya, pihak-pihak yang berhubungan Usaha Bersama perusahaannya dipastikan tidak memberlakukan penggajian Hingga bawah UMR atau ikatan kerja paksa.
Proaktif, Yuk!
|
Jane Misshela Di rangkaian EHEF Indonesia 2026 Hingga Jakarta, Sabtu (7/11). Foto: Trisna Wulandari/detikcom
|
Di Di Yang Sama, Jane Misshela Di ini Ditengah aktif magang sebagai Trainee Hingga Business Sweden. Alumnus Politik Luar Negeri Universitas Parahyangan ini semula melanjutkan studi jenjang magister (MSc) bidang Informatics Hingga Linnaeus University, Swedia.
Salah satu hal Menarik Perhatian Bersama studi Hingga Swedia Untuk Jane yakni Kearifan Lokal Global tidak menghukum kegagalan (failure). Gagal tidak lantas dipandang sama Bersama tidak layak, serta mahasiswa didorong Sebagai turut belajar Bersama kegagalan.
Baginya, menjadi proaktif Dari Sebab Itu salah satu langkah penting agar dapat diterima Dari perguruan tinggi. Ia mencontohkan, peminat studi Hingga Swedia bisa menelusuri opsi Langkah studi dan kampus yang tersedia Hingga laman resmi beserta gambaran hidup Hingga sana.
“Itu penting banget kita Sebagai explore, Sebagai benar-benar meyakinkan diri kita Langkah apa yang mau kita apply,” tuturnya Di kesempatan yang sama.
Setelahnya Itu, Kandidat pendaftar studi bisa mengakses Sebagai memastikan informasi Bersama Detail Yang Terkait Bersama teknis pendaftaran hingga linimasanya.
Ia menambahkan, jangan ragu Sebagai mengontak pihak jurusan tujuan Sebagai bertanya Yang Terkait Bersama studi.
“Be proactive. Kalau misalkan contoh nih ada keraguan, ‘Aku eligible gak sih Sebagai Langkah studi ini?’, Yang aku lakukan adalah aku reach out langsung Hingga Langkah director-nya atau Langkah leader Bersama Langkah studi tersebut, aku kirim email, terus aku kemukakan keraguan aku, dan mereka Akansegera get back. Dan make sure kita selalu pantengin resource-resource tersebut,” ucapnya.
Tuangkan Hingga Motivation Letter
Lulus S2 Hingga Swedia, ia Setelahnya Itu Merasakan tawaran Swedish Traineeship Sebagai mendaftar magang Hingga organisasi Swedia yang ada Hingga Indonesia. Bersama tawaran tersebut, ia diterima Hingga Business Sweden.
Dikutip Bersama laman resminya, Business Sweden merupakan Swedish Trade & Invest Council. yang membantu perusahaan Swedia Di Meningkatkan penjualan Dunia serta perusahaan internasional Di berinvestasi dan melebarkan sayap Hingga Swedia.
Sebagai intern, Jane mendukung Skuat Business Sweden Hingga Indonesia Di berbagai kegiatan, termasuk Kajian pasar, koordinasi proyek, serta inisiatif yang berkaitan Bersama kerja sama Usaha Di Swedia dan Indonesia.
Baginya, motivation letter menjadi salah satu Kunci Sebagai dapat diterima magang Hingga organisasi Swedia. Lewat dokumen tersebut, ia menyampaikan aspirasi, Penghayatan relevan dan nilai-nilai yang sudah didapat Hingga Swedia, serta Wacana penerapannya Sebagai berkontribusi Untuk organisasi bersangkutan, masa Di sendiri, dan Untuk Kelompok.
Sebelumnya studi Hingga Swedia, Jane sendiri Sebelumnya Itu juga telah mengantongi Penghayatan sebagai Key Account Manager, Strategic Partners (Dunia and Regional Chains), Indonesia Hingga Booking.com dan Account Executive and Product Operations Hingga Hupo.
Bagaimana detikers, mau ikut jejak Azhiemi dan Jane?
(twu/nah)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kuliah Hingga Swedia hingga Ikut Langkah Magang, Ini Cerita Azhiemi dan Jane











