Jakarta –
Disekitar 8,5 juta mahasiswa internasional diperkirakan Berencana kuliah Di luar negeri Di 2030. Laporan “QS Shifts in Asian intraregional student mobility” Menunjukkan prediksi adanya kenaikan Gaya kuliah Di Bangsa-Bangsa Asia Di kalangan mahasiswa Foreign Di 2030.
Berdasarkan QS Dunia Student Flows, QS Mengantisipasi siklus penerimaan mahasiswa Terbaru Di empat Bangsa tujuan studi utama mahasiswa Foreign (Big Four) seperti AS, UK, Australia, dan Kanada Berencana terpengaruh Keputusan pemerintah masing-masing hingga 2030.
Sebab, Bangsa-Bangsa Asia justru terdampak positif Untuk hal masuknya mahasiswa Foreign Hingga kampus-kampusnya. Lebih Jelas, data QS Dunia Student Flow Menunjukkan Prakiraan bahwa banyak mahasiswa Foreign tersebut juga berasal Bersama sesama Bangsa Asia lainnya, yakni Disekitar 1,5 juta mahasiswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika ditambah Bersama mahasiswa Foreign Bersama luar Asia, maka total pelajar Foreign yang kuliah Di kampus Asia Di 2030 diperkirakan mencapai hampir 3 juta orang.
Prediksi Bangsa Asia Tujuan Studi Mahasiswa Foreign
Berikut Bangsa-Bangsa Asia yang diprediksi menjadi tujuan mahasiswa Foreign hingga 2030:
- China
- Korea Selatan
- Jepang
- Malaysia
- Taiwan
- Thailand
Bangsa Asia Tujuan Mahasiswa Asia Tahun 2025
Di 2025, berikut jumlah mahasiswa Foreign yang memilih studi Di sesama Bangsa Asia:
- Mahasiswa China Hingga Jepang: 115.000 orang (naik 3,3 persen)
- Mahasiswa China Hingga Korea Selatan: 80.000 orang (naik 8,1 persen)
- Mahasiswa China Hingga Malaysia: 71.000 orang (naik 12,9 persen)
- Mahasiswa Vietnam Hingga Korea Selatan: 51.000 orang (naik 11,3 persen)
- Mahasiswa Vietnam Hingga Taiwan: 41.000 orang (naik 9,2 persen)
- Mahasiswa China Hingga Singapura: 30.000 orang (naik 5,7 persen)
- Mahasiswa Thailand Hingga China: 29.000 orang (naik 4,7 persen)
- Mahasiswa Vietnam Hingga Jepang: 26.000 orang (turun 2 persen)
- Mahasiswa Vietnam Hingga China: 25.000 orang (naik 3 persen)
- Mahasiswa China Hingga Thailand: 25.000 orang (turun 0,3 persen).
Jurusan Prioritas Mahasiswa Foreign Asal Asia Di Bangsa Asia Lainnya
Berdasarkan survei QS International Student Survey 2026 Dibagian Kandidat mahasiswa Foreign asal Asia yang tertarik studi Di sesama Bangsa Asia, berikut bidang jurusan yang mereka prioritaskan:
- Usaha dan manajemen: 19 persen
- Metode (rekayasa) dan Keahlian: 13 persen
- Komputasi: 9 persen
- Kedokteran dan kedokteran gigi: 7 persen
- Ilmu sosial: 5 persen
- Pembelajaran dan pengajaran: 5 persen
- Bidang Yang Berhubungan Bersama kedokteran: 5 persen
- Lainnya: 36 persen.
Faktor Mahasiswa Foreign Asal Asia Kuliah Di Bangsa Asia Lainnya
Masih berdasarkan QS ISS 2026, Kandidat mahasiswa Foreign asal Asia menilai pengajaran berkualitas tinggi Dari Sebab Itu faktor terpenting Untuk memilih kampus Di Bangsa Asia lainnya. Faktor terpenting Lanjutnya yakni reputasi yang baik Di jurusan pilihan dan keterbukaan Di mahasiswa Foreign. Berikut faktor selengkapnya:
Faktor sangat penting:
- Pengajaran berkualitas tinggi: 50 persen
- Reputasi jurusan pilihan yang baik: 47 persen
- Terbuka Di mahasiswa Foreign: 46 persen
- Menawarkan jurusan spesifik sesuai minat: 41 persen
- Menyediakan beasiswa: 40%
- Tingkat lulusan terserap kerja tinggi: 38%
Faktor cukup penting:
- Kota/desa/Bangsa yang diminati: 32 persen
- Reputasi kampus keseluruhan: 31 persen
- Layanan karier atau link Hingga pemberi kerja cukup baik: 28 persen
- Biaya kuliah Di jurusan pilihan terjangkau: 25 persen
Faktor yang kurang prioritas:
- Berteman Bersama orang-orang Bersama Bangsa lain: 21 persen
- Cepat merespons pertanyaan: 11 persen
- Alumni terkenal atau terpandang: 11 persen
- Sejumlah alumni merupakan teman atau keluarga: 8 persen
- Direkomendasikan Hingga saya: 7 persen.
QS International Student Survey (ISS) menghimpun data lebih Bersama 500.000 responden Bersama kalangan Kandidat mahasiswa internasional Di 5 tahun terakhir. Adapun data tahun 2026 diperoleh Lewat survei daring menggunakan Qualtrics Di 5 Januari – 6 April 2026, yang menjaring 42.115 responden Di 191 lokasi.
(twu/twu)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Gaya Mahasiswa Internasional Pilih Kuliah Di Asia Naik, Ini Negaranya











