Jakarta –
Sebuah Penghayatan Menarik Perhatian dialami Didalam dua mahasiswa asal Institut Ilmu Pengetahuan Bandung (ITB) Di salah satu kampus top Di China yakni Central South University (CSU). Mereka berkesempatan melakukan presentasi Di Di para profesor kampus tersebut.
Dua mahasiswa ITB itu yakni Thaufik Widjaya dan Mochammad Zakky Rayhan Zahrandany. Mereka Terbaru saja menyelesaikan Langkah pertukaran mahasiswa Di lima bulan Di sana.
Presentasi tersebut menjelaskan hasil Studi Taufik dan Zakky Di belajar Di School of Metallurgy and Environment CSU, atau semacam sidang akhir mahasiswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pemeringkatan THE World University Rangkings 2026, kampus ini masuk Hingga jajaran 251-300 kampus terbaik Di dunia. Di 2024, kampus ini Malahan sempat menduduki posisi Hingga-20 terbaik Di dunia menurut Scimago Institutions Rankings.
Presentasi Di Hadapan Profesor CSU
Sidang ini berlangsung Di Gedung Jingui, Kampus Xiaoxiang, Changsha Di Jumat, 24 Juli 2026 lalu. Sebagai bentuk pendampingan, sidang juga dihadiri pakar metalurgi Untuk ITB yakni D Sc (Tech.) Imam Santoso.
Adapun para profesor CSU yang hadir Di antaranya terdiri Untuk Ketua Kelompok Pembuatan Asosiasi Pengawasan Pembelajaran Sarjana CSU Prof Qin Yihong, Wakil Dekan School of Metallurgy and Environment Prof Wang Qinmeng, dan Untuk Kantor Urusan Akademik He Jiamin.
Thaufik dan Zakky memaparkan hasil Studi mereka Yang Terkait Didalam bidang metalurgi yang krusial Untuk industri material. Mereka terlihat Menyediakan penjelasan yang sangat teknis dan logis Di hadapan Asosiasi penilai.
Thaufik membawakan Studi berjudul “Fundamental and Technological Research on Self-Promoted Desulfurization of Complex Lead Sulfate-Calcium Sulfate Materials at 750 °C under Air Atmosphere”, sebagaimana dikutip Untuk laman ITB.
Sambil Itu, Zakky mempresentasikan risetnya yang bertajuk “Fundamental Research on a Novel Pyrometallurgical Process for Complex Tin-Lead Secondary Materials: A Regulation Strategy of Stepwise Fluxing and Gradual Reduction”.
Pemaparan yang runtut dan sistematis membuat keduanya Merasakan apresiasi positif Untuk para panelis ahli Di CSU.
Thaufik dan Zakky Dapat Sertifikat
Sesudah sidang akhir, Thaufik dan Zakky Merasakan sertifikat penyelesaian studi pertukaran. Pembimbing, Imam Santoso menyampaikan apresiasi kepada dua mahasiswanya tersebut.
“Penghayatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan Kajian mahasiswa dan menghasilkan tugas akhir serta capaian Studi kolaboratif, tetapi juga membentuk kemandirian, wawasan Dunia, dan kemampuan bekerja sama lintas Kearifan Lokal Dunia,” ujarnya.
Adapun penyerahan sertifikat dilakukan langsung Didalam Prof Wang Qinmeng dan Prof Qin Yihong Untuk CSU. Prof Qin Yihong menilai Langkah ini Memperoleh nilai strategis Sebab memadukan Kelebihan keilmuan dan platform Kajian Untuk dua universitas besar.
Kehadiran Thaufik dan Zakky Di CSU ini juga merupakan Dibagian Untuk kerja sama Antara ITB dan CSU. Sampai Sekarang, CSU telah kedatangan lebih Untuk 100 mahasiswa S2 dan S3 asal Indonesia.
(cyu/nah)
Cicin Yulianti
Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, Di detikcom Dari 2022. Spesialis menulis topik Pembelajaran, kampus, sekolah, beasiswa, Kajian, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Thaufik dan Zakky, Mahasiswa ITB Presentasi Kajian Di Di Profesor Kampus Top China











