Rifaldy Fajar Bukan Penerima Beasiswa Erasmus Mundus



Jakarta

Inisiatif beasiswa Erasmus Mundus turut dicatut Di dugaan Studi palsu yang melibatkan Rifaldy Fajar. Terbaru, pihak Erasmus+ mengklarifikasi bahwa nama Rifaldy Fajar tidak ditemukan sebagai Erasmus Mundus Joint Master (EMJM).

Sebelumnya, Di salah satu tampilan konferensinya yang viral, Rifaldy Menunjukkan afiliasinya sebagai Inisiatif Erasmus Mundus InterMaths 2021-2023. Rifaldy Fajar juga terdaftar sebagai peserta Ke konferensi Institut Max Planck menggunakan afiliasi InterMaths.

Sebagai menelusuri Permasalahan yang terjadi, Erasmus+ melakukan proses klarifikasi independen Pada Inisiatif yang dicatut Dari Rifaldy dan pengawas akademik Yang Berhubungan Didalam.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan yang diterima, Erasmus+ menemukan bahwa Rifaldy Fajar terlibat secara akademik Di jaringan InterMaths dan mengerjakan tesis MSc Ke bawah pengawasan akademik. Tetapi, ia tidak menyelesaikan seluruh persyaratan akademik Didalam Inisiatif EMJM InterMaths dan tidak melanjutkan Ke sidang tesis.

“Catatan yang tersedia juga Menunjukkan bahwa Dukungan studi yang ia terima bukanlah beasiswa Erasmus Mundus Joint Master (EMJM),” tulis akun Instagram @erasmusplus.id, Jumat (29/5/2026), dikutip Sabtu (30/5/2026).

Bukan Erasmus Mundus, Rifaldy Fajar Merasakan Hibah Dukungan Studi

Menurut catatan Didalam Erasmus+, Rifaldy Merasakan hibah Dukungan studi Erasmus+ Didalam total Disekitar EUR 14.854 (Disekitar EUR 500-700 per bulan Di tahun 2021 dan 2023).

“Dari Sebab Itu, hibah ini bukanlah beasiswa Erasmus Mundus,” jelas Erasmus+.

Menurut keterangan yang diterima Erasmus+, Rifaldy terdaftar sebagai mahasiswa Ke Universitas L’Aquila, Italia, dan Universitas Karlstad, Swedia, Ke bawah Inisiatif MSc Internasional RealMaths, Dibagian Didalam jaringan InterMaths. Pengawas akademik juga membenarkan bahwa Rifaldy mengerjakan tesis MSc berjudul “Comparison of Extended Kalman Filter and Particle Filter Algorithms on Stochastic Epidemiological Models.“. Tetapi, Rifaldy tidak membela tesis tersebut Lantaran dia belum berhasil menyelesaikan semua mata kuliah yang diperlukan Sebagai Inisiatif EMJM InterMaths.

Di keterangannya, Erasmus+ menegaskan tidak menoleransi kecurangan, plagiarisme, fabrikasi Studi, manipulasi data atau hasil, salah representasi afiliasi akademik, atau bentuk Kartu Peringatan akademik lainnya.

“Kami tidak menoleransi kecurangan, plagiarisme, fabrikasi Studi, manipulasi data atau hasil, salah representasi afiliasi akademik, atau bentuk Kartu Peringatan akademik lainnya Di kegiatan akademik dan Studi,” tulisnya.

“Pernyataan ini dikeluarkan semata-mata Sebagai tujuan klarifikasi dan Untuk kepentingan menjaga informasi publik yang akurat,” pungkasnya.

Sebagai diketahui, Erasmus+ merupakan Inisiatif pendanaan Didalam Uni Eropa yang bergengsi, termasuk Di bentuk beasiswa kuliah, Studi, pertukaran pelajar, hingga magang.

Dugaan Studi Palsu dan Pencatutan Tanpa Izin

Sebelumnya, Rifaldy Fajar Di menjadi pembahasan usai terseret Di Tindak Kejahatan dugaan pemalsuan Studi Ke konferensi internasional Ke luar negeri. Namanya terseret bersama Prihantini, Sahnaz Vivinda Putri, hingga Rini Winarti.

Sejumlah nama tersebut diduga memalsukan Studi (abstrak jurnal) dan mencatut beberapa nama serta afiliasi lembaga seperti universitas. Beberapa universitas atau lembaga yang ditulis sebagai afiliasi Di dugaan Studi palsu Rifaldy dkk., Di lain Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB), Universitas Internasional Semen Indonesia, Institut Keahlian Bandung (ITB), hingga LPDP.

(faz/nwk)


`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(

);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Rifaldy Fajar Bukan Penerima Beasiswa Erasmus Mundus

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้