Jakarta –
Tak sedikit orang yang memilih buah matang Lantaran rasanya lebih manis. Benarkah demikian?
Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, Prof Antonius Suwanto, membenarkan informasi tersebut. Di buah yang belum matang, kandungan karbohidratnya masih didominasi pati resisten yang dicerna lebih lambat Dari tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Makanya, makin matang buahnya, makin tinggi juga kandungan gulanya dan rasanya Karena Itu Lebihterus manis,” ujarnya Untuk laman IPB University dikutip Rabu (5/8/2026).
Sesuaikan Didalam Kebutuhan
Antonius mengatakan buah yang belum matang atau mengkal dapat menjadi pilihan Untuk orang yang perlu membatasi asupan gula. Buah tersebut juga masih mengandung mineral, vitamin, dan serat yang bermanfaat Untuk tubuh.
Tetapi, ia mengingatkan porsi konsumsi menjadi faktor penting daripada sekadar memilih tingkat kematangan buah.
“Kalau makan buah yang masak tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak, Mungkin Saja masih oke dibandingkan makan buah yang setengah matang, tetapi jumlahnya banyak,” jelasnya.
Sarankan Konsumsi Buah Untuk Bentuk Utuh
Antonius menyarankan Kelompok Sebagai mengonsumsi buah Untuk bentuk utuh Lantaran kandungan serta yang tersimpan.
“Kalau konsumsi buah, sebaiknya buah yang utuh Lantaran buah utuh mengandung serat,” ujarnya.
Serat alami berperan sebagai Konsumsi Untuk bakteri baik Di usus besar. Bakteri tersebut Akansegera membantu menjaga sistem Kekebalan, dan menghasilkan vitamin dan hormon.
“Dua-duanya, baik buah mengkal maupun matang, tetap jauh lebih baik daripada ngemil junk food,” tutupnya.
(nir/nwk)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Benarkah Buah yang Matang Mengandung Gula Lebih Tinggi? Ini Kata Pakar IPB











