Jakarta –
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus raksasa Mutakhir Ke Daerah Patagonia, Argentina. Spesies tersebut Disorot tak biasa Sebab Memperoleh kombinasi bentuk tubuh yang unik Bersama kerabat Diplodocus dan Brachiosaurus.
Para peneliti mengatakan temuan ini bisa mengubah pemahaman tentang evolusi dinosaurus era Jurassic Ke belahan bumi selatan. Dinosaurus bernama Bicharracosaurus dionidei ini diperkirakan hidup Disekitar 155 juta tahun lalu.
Meski tidak sebesar dinosaurus sauropoda terbesar lain, panjang tubuhnya diperkirakan mencapai Disekitar 20 meter Bersama leher panjang, ekor besar, dan tubuh raksasa khas dinosaurus pemakan tumbuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fosil Dinosaurus “Aneh” Ini Bikin Ilmuwan Kaget
Untuk studi yang terbit Ke PeerJ Ke 16 April 2026, Regu peneliti menemukan lebih Bersama 30 ruas tulang Dibelakang Bersama Pada leher, punggung, hingga ekor, lengkap Bersama beberapa tulang rusuk dan Pada panggul. Bersama struktur tulangnya, ilmuwan menyimpulkan fosil tersebut berasal Bersama dinosaurus dewasa.
Menurut peneliti, yang membuat penemuan ini Memikat adalah bentuk tulangnya yang unik. Sebagian kerangka terlihat mirip Bersama Giraffatitan, dinosaurus brachiosaurid asal Tanzania. Tetapi, Pada tulang punggungnya justru menyerupai Diplodocus dan kerabatnya Bersama Amerika Utara.
“Analisis filogenetik kami Pada kerangka tersebut Menunjukkan bahwa Bicharracosaurus dionidei berkerabat Bersama Brachiosauridae, yang berarti dinosaurus ini bisa menjadi Brachiosauridae pertama Bersama periode Jurassic Ke Amerika Selatan,” ujar penulis utama Studi, Alexandra Reutter, dikutip Bersama Science Daily.
Jika temuan ini benar, maka Bicharracosaurus dionidei bisa menjadi brachiosaurid Jurassic pertama yang pernah ditemukan Ke Amerika Selatan.
Temuan Disebut Isi “Lubang Besar” Sejarah Dinosaurus
Di ini, sebagian besar pengetahuan ilmuwan tentang dinosaurus raksasa era Jurassic berasal Bersama fosil Ke Amerika Utara dan Daerah belahan bumi utara lainnya. Ke Pada Yang Sama, data Bersama belahan bumi selatan masih sangat terbatas.
Profesor Oliver Rauhut Bersama Bavarian State Collections of Natural History mengatakan lokasi penemuan Ke Provinsi Chubut, Argentina, memberi bahan penting Untuk ilmuwan Sebagai memahami sejarah evolusi dinosaurus Ke Gondwana, superkontinen selatan purba.
“Lokasi fosil Ke Provinsi Chubut, Argentina, tempat asal Bicharracosaurus dionidei, Menyediakan kami material pembanding yang penting,” kata Rauhut.
Nama Bicharracosaurus sendiri diambil Bersama kata bahasa Spanyol “bicharraco” yang berarti “hewan besar”. Sambil Itu nama spesies ‘dionidei’ diberikan Sebagai menghormati Dionide Mesa, penggembala yang pertama kali menemukan fosil tersebut Ke sebuah peternakan Ke Patagonia.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker Ke detikcom.
(rhr/faz)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Peneliti Temukan Dinosaurus ‘Aneh’ Ke Bangsa Ini, Seperti Apa Bentuknya?











