Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo dikabarkan Memutuskan studi magister Bersama Untuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong, Jawa Barat.
Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pas Kementerian Perpindahan Penduduk dan Permasyarakatan (Kemenimipas), Rika Aprianti Mengungkapkan Ferdy Sambo memang Di menjalani studi Magister Teologi (S2 Teologi) Di Sekolah Tinggi Teologi Dunia Glow Indonesia (STTGGI).
Kampus ini berada Untuk naungan Lembaga Belajar Dunia Glow Indonesia (LPGGI) yang dipimpin Pendeta Gilbert Lumoindong. Seperti diketahui, Gilbert adalah pemimpin Gereja GBI Glow Fellowship Centre.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Lapas Cibinong telah Menyusun kerjasama Bersama STTGGI Sebagai pemberian Inisiatif beasiswa S1 dan S2 Teologi Untuk warga binaan Nasrani, yang salah satu warga binaan yang berminat Sebagai mengikuti Inisiatif tersebut adalah Ferdy Sambo,” kata Rika Di dikonfirmasi detikedu, Jumat (15/5/2026).
Dikutip Bersama Pangkalan Data Belajar Tinggi (PDDikti), Ferdy Sambo tercatat mulai menjalani perkuliahan Sebelum 1 Juli 2024 Bersama Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 24.03.014.
Ferdy Sambo Jalani Kuliah Online
Rika menyebut Ferdy Sambo memang Memperoleh minat Sebagai Memutuskan Inisiatif studi Teologi. Di ini, Lapas Cibinong bekerja sama Bersama STTGGI Untuk penyediaan beasiswa S1 dan S2 Untuk warga binaan beragama Kristen.
“Lapas Cibinong telah Menyusun kerjasama Bersama STTGGI Sebagai pemberian Inisiatif beasiswa S1 dan S2 Teologi Untuk warga binaan Nasrani, yang salah satu warga binaan yang berminat Sebagai mengikuti Inisiatif tersebut adalah Ferdy Sambo,” kata Rika.
Adapun proses perkuliahannya dijalankan secara daring Bersama Untuk Lapas Cibinong. Rika menegaskan, kesempatan melanjutkan Belajar tidak hanya diberikan kepada Ferdy Sambo, tetapi juga terbuka Untuk seluruh warga binaan Di lapas tersebut.
“Begitu juga Di Lapas Cibinong semua warga binaan diberi kesempatan yang sama Sebagai dapat melanjutkan Belajar formal, seperti yang Di ini terus berjalan yaitu Belajar kejar paket A, B dan C yang telah diikuti Bersama 88 warga binaan Sebelum tahun 2024, sampai Bersama perguruan tinggi,” katanya.
Seperti diketahui, Ferdy Sambo dihukum atas Perkara Hukum Hukum Merenggut Nyawa berencana ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), yang terjadi Di Juli 2022.
Majelis Hakim PN Jakarta Selatan Menyediakan Putusan hukuman mati atas dirinya. Akan Tetapi Di tingkat kasasi, Mahkamah Agung menganulir hukuman tersebut menjadi penjara seumur hidup.
Artikel Ilmiah Ferdy Sambo
Pada menjalani perkuliahan S2, Ferdy Sambo menunaikan kewajibannya membuat artikel ilmiah. Bersama Kaprodi S2 Teologi STTGGI Dr Nixon Manalu, MTh, Ferdy menyusun artikel berjudul “Perkembangan Gereja dan Pemberitaan Injil Di Era Digital Sebagai Analisa Kemungkinan dan Tantangan”. Artikel tersebut telah diterbitkan Untuk Jurnal Locus: Eksperimen & Pengabdian Volume 5 No. 1 Di Januari 2026 lalu.
Berikut abstrak artikel yang disusun Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo:
Eksperimen ini bertujuan Sebagai mengetahui dan menemukan adanya Perkembangan gereja dan pemberitaan Injil Di era digital serta Kemungkinan dan tantangan Untuk menjangkau jemaat Di Lokasi dan lintas Bangsa yang Untuk dialami Bersama gereja Di ini. Jenis Eksperimen ini adalah Eksperimen kualitatif postpostivisme. Metode Eksperimen yang digunakan adalah metode Eksperimen kualitatif postpositivisme Bersama pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah Literatur-Literatur kepustakaan dan literatur, survei, wawancara yang sesuai sebagai referensi. Subjek Eksperimen Perkembangan gereja dan pemberitaan Injil Di era digital. Objek Eksperimen Perkembangan gereja dan pemberitaan Injil Di era digital sebagai analisa Kemungkinan dan tantangan. Hasil Eksperimen Ilmu Pengetahuan digital memberi Kemungkinan Untuk gereja Sebagai pemberitaan Injil atas Kemungkinan yang ada sebesar 76%, tantangan penggunaan Ilmu Pengetahuan Di era digital 11%, tantangan demografi 13% dan mampu menjangkau jemaat Di Lokasi dan lintas Bangsa. Simpulan Eksperimen Menginformasikan bahwa era digital membuka akses luas Untuk Perkembangan gereja dan penyebaran Injil secara transnasional, Bersama syarat gereja mampu memberdayakan sumber daya manusia yang kompeten dan mengadaptasi strategi pelayanan yang relevan. Temuan ini menekankan perlunya gereja Sebagai tidak hanya Memperkenalkan Ilmu Pengetahuan, tetapi juga membangun literasi digital, menjaga integritas teologis, dan merancang model komunitas online yang berpusat Di nilai-nilai Injil, agar dapat bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan Di Di dinamika zaman.
Halaman 2 Bersama 2
Simak Video “Video: Hakim yang Putusan Mati Sambo Tak Dipilih Bersama Sebab Itu Kandidat Hakim Agung“
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Ferdy Sambo Tulis Artikel Ilmiah Di Studi S2 Bersama Lapas Cibinong, Ini Isinya











