Jakarta –
Pembelajaran tidak mengenal batasan usia. Kalimat tersebut dibuktikan Di seorang kakek asal Filipina, Segundo Vismanos. Ia berhasil menuntaskan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), tepat Di usia 70 tahun.
Usianya memang tidak muda lagi Sebagai mengenyam pembelajaran akademik, tapi semangatnya begitu membara. Pihak SMA Negeri Lahug, tempatnya menuntut ilmu, memberi “Pengakuan Kepentingan Khusus” atas tekad dan komitmennya Sebagai terus belajar.
Di unggahan yang beredar Di media sosial, Vismanos berfoto mengenakan toga kelulusan serta selempang bertuliskan “Angkatan 2026.” Hasil fotonya Lalu mengundang perhatian netizen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berhasil Sebab Prinsip dan Disiplin
Foto Vismanos Genangan Air pujian serta ucapan selamat Di jagat maya yang mengapresiasi kelulusannya. Unggahan tersebut sekaligus memicu pernyataan Yang Berhubungan Di yang mengandung nilai-nilai disiplin Di era modern.
“Tidak ada kata terlalu muda atau terlalu tua Sebagai belajar. Setiap hari adalah Penghayatan belajar,” ujar netizen atau warganet bernama Stine, dikutip Di AsiaNews Network, Jumat (3/4/2026).
“Selamat ya! Mengejar Pembelajaran tinggi Di usia tua memang merupakan pemenuhan diri yang luar biasa!” ungkap warganet lain bernama Ann.
Rata-rata, komentar Menunjukkan rasa bangga dan senang, serta ada juga yang Mengungkapkan bahwa kisah Vismanos patut dijadikan pembelajaran. Seperti berikut:
“Wah, hikmahnya buat semua generasi muda nga wala magtarong og eskwela. Lihat Tatay dan sikapnya Di mengejar tekadnya Sebagai sukses. Selamat!” ungkap seorang warganet, Helen. Nga wala magtarong og eskwela artinya yang tidak bersekolah.
Komentar Lanjutnya datang Di Beth, “Naay batan-on dili jud maningkamot pag eskwela, nagsalig kay batan-on pa sila.” Artinya, “Ada anak muda yang tidak Berusaha keras Sebagai bersekolah, Di alasan mereka masih muda.”
Sambil Itu, komentar Di Karyl Go Mengungkapkan bahwa dirinya Akansegera sangat bangga bila ia adalah anak Di kakek tersebut. Ada juga komentar yang mengatakan bahwa mendiang istrinya pasti bangga melihat suaminya, kata Abeth Cabuguas Bandalan.
Harusnya dapat Dua Kali Diskon
Selain ucapan selamat dan ungkapan rasa bangga, beberapa netizen juga Menyoroti diskon ganda yang Bisa Jadi bisa didapatkan Di Vismanos. Itu Sebab ia merupakan pelajar sekaligus seorang lansia.
“Duha discount ani niya sa plete, student ug senior… senior high.”
Artinya: “Dia punya dua diskon Sebagai ongkosnya, diskon pelajar dan diskon lansia… SMA,” ucap Marites yang diikuti Di emoji senyuman dan tanda Kedamaian.
Di Di Genangan Air Dukungan dan apresiasi, kakek berusia 70 tahun tersebut membalasnya Di mengucapkan “Salamat ninyo“, yang berarti terima kasih yang diikuti Di emoji hati.
Kisah Segundo lantas menjadi inspirasi lokal dan momen penting Untuk warisan Kearifan Lokal Dunia Filipina. Ia tidak hanya Menyambut ijazah, tetapi juga meninggalkan “blueprint” Untuk setiap pemimpi Di Cepu, Filipina.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker Di detikcom.
(sls/faz)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kakek Asal Filipina Lulus SMA Di Usia 70 Tahun, Kisahnya Tuai Pujian Netizen











