Jakarta –
Universitas Hingga Korea Selatan mulai membuka Langkah gelar khusus Untuk mahasiswa internasional, termasuk Hingga bidang KPop dan Keahlian. Langkah ini menjadi Dibagian Di strategi Mutakhir perguruan tinggi Untuk Memikat mahasiswa Foreign Hingga Di penurunan jumlah penduduk usia kuliah Hingga Bangsa tersebut.
Dilansir Di Times Higher Education, sejumlah kampus seperti Sookmyung Women’s University, Dong-eui University, dan Soonchunhyang University Justru telah Mengintroduksi international college yang dirancang khusus Untuk mahasiswa luar negeri. Keputusan ini dinilai sebagai upaya memperkuat daya saing Internasional sekaligus mengatasi tantangan demografi yang Lebihterus nyata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi, akademisi memperingatkan bahwa Langkah khusus mahasiswa internasional Berpotensi Untuk menimbulkan segregasi Hingga lingkungan kampus. Pemisahan mahasiswa lokal dan Foreign dinilai dapat memperlebar jarak sosial serta menyulitkan integrasi Di jangka panjang.
Hingga Di Itu, Sustainability Langkah juga Dilindungi, terutama Yang Berhubungan Di kebutuhan tenaga pengajar internasional dan Kemungkinan mahasiswa Foreign Untuk berintegrasi Di Kelompok Korea Setelahnya lulus.
Risiko Segregasi
Akademisi memperingatkan, Langkah eksklusif ini punya efek Di. Hannah June Kim, profesor Di Sogang University, menyebut Keputusan ini lahir Di tekanan krisis Pertumbuhan yang memaksa Korea Selatan mempercepat perekrutan warga Foreign secara besar-besaran.
“Dorongan Untuk multikulturalisme dan peningkatan jumlah warga Foreign yang tinggal Hingga Korea Selatan telah berlangsung Pada beberapa dekade, dan faktor seperti penurunan Pertumbuhan telah mempercepat Tren ini,” ujarnya.
Meski Langkah berbahasa Inggris Pada ini terbuka Untuk mahasiswa lokal maupun internasional, Kim mengingatkan, pemisahan struktur Langkah gelar dapat menimbulkan dampak sosial Mutakhir.
“Misalnya, inisiatif semacam itu dapat membuat mahasiswa Korea merasa terpinggirkan Hingga Bangsa mereka sendiri, yang Berpotensi Untuk Meningkatkan persepsi ancaman kelompok dan memperkuat narasi ‘kami versus mereka’,” katanya.
Ia menambahkan, Kemakmuran tersebut dapat membuat “integrasi yang bermakna menjadi lebih sulit, Kendati integrasi Di akhirnya adalah tujuannya.”
Hingga Di Itu, Tren pembukaan Langkah internasional juga dinilai belum merata. Beberapa akademisi menyebut Langkah semacam ini masih banyak ditemukan Hingga Seoul dan jarang tersedia Hingga kota-kota regional.
Rushan Ziatdinov, profesor yang berbasis Hingga Daegu, mengatakan dirinya “belum pernah mendengar departemen seperti itu” Hingga kota tersebut. Ia juga menambahkan, Langkah yang sepenuhnya berbahasa Inggris relatif jarang dibandingkan Langkah yang sebagian besar diajarkan Di bahasa Korea.
Butuh Dosen Foreign Berpengalaman
Ziatdinov juga menyoroti tantangan Sustainability Langkah khusus mahasiswa internasional. Menurutnya, universitas membutuhkan lebih banyak tenaga pengajar Foreign berpengalaman Untuk menjalankan Langkah tersebut.
“Untuk menjalankan departemen semacam itu, universitas membutuhkan lebih banyak dosen Foreign berpengalaman”, Sambil Di praktiknya “jumlah profesor pengajar tetap tidak Menimbulkan Kekhawatiran”, ujarnya.
Mahasiswa Foreign Jangan Terisolasi
Hingga Sookmyung Women’s University, Langkah Mutakhir difokuskan Di Hallyu atau gelombang Kearifan Lokal Dunia Korea yang populer secara Internasional. Kampus tersebut Berencana menawarkan Langkah Usaha dan Kearifan Lokal Dunia Korea serta menjalin kerja sama Di SM Universe, anak perusahaan SM Entertainment.
Tetapi, Ziatdinov menilai pemisahan mahasiswa internasional bukan solusi terbaik.
“Memisahkan mahasiswa Foreign dapat menciptakan inklusivitas Di sisi bahasa pengantar, tetapi juga menyebabkan isolasi mereka Di Pertumbuhan lokal,” katanya.
Ia mengusulkan pembentukan universitas internasional Hingga Daerah regional sebagai alternatif Untuk Meningkatkan integrasi sekaligus mendukung pembangunan ekonomi Daerah.
Di Di Yang Sama, Kim mengingatkan bahwa model tersebut belum tentu berkelanjutan Di jangka panjang, terutama Untuk mahasiswa Foreign yang ingin menetap Hingga Korea Selatan.
“Mahasiswa internasional yang ingin tetap tinggal Hingga Korea Di akhirnya perlu berintegrasi Hingga Di Kelompok Korea Untuk hidup dan bekerja Hingga sana,” ujarnya.
(rhr/twu)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kampus Korea Bikin Jurusan K-Pop-Keahlian buat Maba Foreign, Begini Kata Dosen











