Depok –
Universitas Indonesia (UI) Mengintroduksi Langkah UI Digital Leap 2026. Langkah ini menjadi awal transisi kampus Di sistem administrasi terpadu berbasis Keahlian Didalam 40 layanan digital yang dikembangkan Didalam Regu internal UI.
Rektor UI, Prof Heri Hermansyah, menyebut transformasi digital sebagai Dibagian Untuk upaya menjadikan UI kampus yang unggul dan berdampak.
“Transformasi digital ini perlu dilakukan Sebagai membuat sistem administrasi Di universitas menjadi lebih cepat, lebih akurat, dan lebih bisa melayani tanpa dibatasi ruang dan waktu sesuai Didalam perkembangan zaman,” ujar Heri Untuk wawancara pascaacara UI Digital Leap 2026 Di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah Di Universitas Digital
Wakil Rektor Bidang Infrastruktur dan Fasilitas Agus Setiawan menyebut, transformasi digital menjadi salah satu Langkah unggulan Untuk perjalanan UI Di kampus yang unggul dan berdampak.
“Yang pertama kali kami lakukan adalah membuat IT Master Plan UI. Itu Lalu menjadi panduan kita Untuk Membuat IT Di Di atau transformasi digital Di Di,” katanya.
Menurutnya, ada empat pilar utama yang menjadi fokus Pembuatan: Pembuatan Gadget Lunak, tata kelola dan Aturan, peningkatan operasional layanan, serta modernisasi infrastruktur.
Hingga Di ini Direktorat Transformasi Digital (DTD) telah Membuat Disekitar 40 sistem Mutakhir, mulai Untuk sistem akademik, keuangan, Eksperimen, hingga layanan mahasiswa seperti asrama dan parkir.
Satu Data dan Dashboard Terpadu
Prof Heri menjelaskan, arah Pembuatan universitas digital diarahkan Di integrasi data lintas bidang Lewat satu dashboard utama.
“Sekarang Didalam transformasi digital ini kita Malahan bisa melihat, kita butuh data apa bisa dilakukan secara real-time,” ujarnya.
Ia mencontohkan, berbagai data seperti jumlah mahasiswa, lulusan, pendapatan universitas, hingga hasil Eksperimen kini dapat diakses langsung Lewat sistem tersebut.
“Didalam Memiliki dashboard satu data ini, kita secara real-time bisa tinggal Menarik Perhatian data Untuk sistem Agar tidak menjadi beban lagi harus menanyakan secara manual,” tambah mantan Dekan Fakultas Cara UI ini.
Langkah Lanjutan
Direktur DTD Dr Muhammad Rifqi Shihab mengatakan, Pembuatan digital UI mencakup tidak hanya Gadget Lunak, tetapi juga tata kelola, Perlindungan, dan peningkatan infrastruktur.
“Untuk melakukan transformasi digital ini sebetulnya bukan sekadar Membuat Gadget Lunak, tetapi banyak sekali kegiatan lainnya,” ujarnya.
Rifqi menjelaskan, UI juga telah menerbitkan beberapa aturan pendukung, termasuk SK Rektor tentang IT Master Plan, tata kelola IT, dan manajemen Perlindungan informasi.
“Harapannya, Didalam transformasi digital ini kita bisa mewujudkan sistem yang terintegrasi, efisien, dan siap Memperkenalkan Keahlian-Keahlian AI,” katanya.
(nwk/nwk)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: UI Bersiap Didalam Sebab Itu Universitas Digital, Integrasikan 40 Sistem Layanan Kampus











