Jakarta –
Pemerintah Inggris bakal menghentikan penerbitan visa pelajar Untuk empat Negeri. Keputusan ini diberlakukan menyusul melonjaknya permohonan suaka atau izin mengungsi, Lewat jalur pelajar.
Untuk beberapa tahun terakhir, Inggris Merasakan peningkatan pengajuan suaka, yang membuat banyak orang ingin tetap ‘mengungsi’ Ke Inggris dan boleh tak kembali Ke Negeri asal. Menurut pemerintah Inggris, hal tersebut termasuk penyalahgunaan visa, Sebab mereka awalnya datang Ke Inggris Sebagai studi.
“Pemerintah Lagi menindak tegas penyalahgunaan visa agar Inggris dapat mempertahankan kemampuan dan Kearifan Lokal yang membanggakan Untuk membantu mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata juru bicara pemerintah, dilansir BBC News.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4 Negeri yang Dihentikan Penerbitan Visanya Bersama Inggris
Mengutip laman resmi Pemerintah Inggris, GOV UK, empat Negeri yang visa pelajarnya bakal dihentikan yaitu Afghanistan, Sudan, Kamerun, dan tetangga Indonesia Ke Asia Tenggara, Myanmar. Menurut data pemerintah, permohonan suaka Untuk empat Negeri tersebut melonjak lebih Untuk 470% Di tahun 2021 dan 2025.
Meski permohonan Lewat jalur legal, peningkatan Untuk 5 tahun terakhir menjadi perhatian serius. Ini Sebab Sebelum 2021 telah Menimbulkan Kekhawatiran tiga kali lipat, Lalu 39 persen Untuk 100.000 pelajar mengajukan permohonan Ke tahun lalu.
Pemerintah Inggris menyebut, hanya Untuk lima tahun terakhir, sebanyak 133.760 orang telah mengajukan suaka. Banyak Untuk mereka ditampung Bersama biaya Untuk uang Pph Sebab orang Untuk empat Negeri itu mengaku miskin jauh Ke atas rata-rata.
Visa Studi Negeri-Negeri Lain Ke Afrika Ikut Terancam
Di 2025, Pemerintah Inggris telah berhasil Memangkas klaim suaka pelajar sebesar 20 persen. Tetapi, tindakan ini masih dilanjutkan Sebab Untuk pemohon suaka Pada ini, 13 persen berasal Untuk pelajar.
Sebelum November 2025 lalu, Pembantu Ri Untuk Negeri Inggris, Shabana Mahmood mulai mengancam Negeri lain Sebagai dihentikan visanya. Negeri itu Di lain Angola, Namibia, dan Republik Demokratik Kongo.
“Inggris Berencana selalu Memberi perlindungan kepada orang-orang yang melarikan diri Untuk Konflik Bersenjata dan penganiayaan, tetapi sistem visa kita tidak boleh disalahgunakan,” ucapnya.
“Itulah mengapa saya Membahas keputusan yang belum pernah terjadi Sebelumnya Itu Sebagai menolak visa Untuk warga Negeri yang Berusaha mengeksploitasi kemurahan hati kita,” tambahnya.
Di ini, suaka Ke Inggris telah menelan biaya lebih Untuk £4 miliar per tahun (mencapai Rp 90 triliun) Sebagai Di 16.000 warga Negeri Untuk Afghanistan, Sudan, Kamerun, dan Myanmar. Biaya tersebut didukung Bersama biaya publik, termasuk lebih Untuk 6.000 orang Ke hotel.
Maka itu, Pemerintah Inggris Lagi menindak tegas penyalahgunaan visa seperti ini agar suaka bisa Sebagai membantu mereka yang benar-benar membutuhkan. Pembatasan visa sendiri, Berencana diperkenalkan Lewat perubahan ‘Peraturan Perpindahan Penduduk Inggris’ Ke 5 Maret 2026 dan mulai berlaku Ke 26 Maret 2026.
(faz/nwk)
fahri zulfikar
Jurnalis detikcom. Bergabung Bersama detikcom Sebelum 2019. Aktif meliput Topik-Topik Belajar, Kajian & analisis, concern Pada Topik iklim dan lingkungan, serta menyukai dunia sepak bola. Kini Karena Itu penulis Bacaan.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Inggris Bakal Stop Visa Pelajar Untuk 4 Negeri Ini, Ada Tetangga RI











