Jakarta –
Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menyampaikan prediksi cuaca Di musim mudik Lebaran 2026. Ia mengungkapkan, ada beberapa Lokasi yang Berpotensi Untuk dilanda cuaca ekstrem.
Ia memaparkan, curah hujan Februari Di Maret 2026 umumnya Ke kategori rendah hingga tinggi. Ke beberapa Lokasi, potensi hujan sangat tinggi.
“Kami sampaikan bahwa nantinya Di beberapa Lokasi Ke Di memasuki Idul Fitri, kita masih Berjuang Bersama cuaca ekstrem, terutama Di Jawa Barat dan Jawa Di yang merupakan rute Bersama mobilitas pemudik paling banyak,” jelas Faisal dikutip Bersama laman BMKG, Rabu (25/2/2026).
“Tapi Di akhir periode Lebaran atau sepuluh hari terakhir Di bulan Maret itu curah hujan sudah mulai melandai,” imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daftar Lokasi Bersama Potensi Cuaca Ekstrem
Tak hanya Jawa Di dan Jawa Barat yang diprediksi Merasakan cuaca ekstrem Di musim mudik Lebaran 2026. Berikut Lokasi lainnya:
Periode Februari
- Jawa Barat
- Jawa Di
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
Periode Maret
- Jawa Barat
- Jawa Di
- Sulawesi Selatan
- Papua Di
BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Bersama potensi cuaca tersebut, BMKG Akansegera melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara situasional berbasis kebutuhan dan pertimbangan ilmiah.
Warga diimbau Untuk Menyimak informasi peringatan dini cuaca yang Akansegera disampaikan BMKG secara berkala Di kanal-kanal resminya.
Untuk operasi tersebut, BMKG Akansegera berkoordinasi Bersama BNPB.
“BMKG terus melakukan analisis dan pemantauan Kepuasan atmosfer secara berkelanjutan serta menyampaikan informasi dan peringatan dini cuaca secara tepat waktu guna mendukung keselamatan Kelompok dan Karya terutama Di periode angkutan Lebaran 2026,” ungkapnya.
Pemudik Bisa Pantau Cuaca secara Realtime
Untuk memaksimalkan pantauan cuaca Di musim mudik Lebaran 2026, BMKG menyediakan layanan terintegrasi tersedia Lewat System of Interactive Aviation Meteorology (Ina-SIAM). Jalur darat didukung Digital Weather for Traffic (DWT), sedangkan pelayaran didukung Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS).
“Apabila ada Kepuasan yang membahayakan seperti Siklon Tropis Senyar beberapa waktu lalu, kami Akansegera bersurat langsung kepada para kepala Lokasi agar dapat Membahas tindakan atau antisipasi segera,” jelas Faisal.
(cyu/twu)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Prediksi Cuaca Mudik Lebaran 2026, Jateng-Jabar Waspada Cuaca Ekstrem!











