Jakarta –
Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FH UMY) berhasil menempati Posisi 301-400 terbaik Ke dunia sebagai kampus Ke bidang hukum menurut Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) by Subject 2026. Capaian tersebut tak lepas Di proses FH UMY Di menguatkan bidang akademik.
Dekan FH UMY, Prof. Iwan Satriawan, MCL., Ph.D., menyebut tantangan hukum nasional bukan hanya soal substansi regulasi, tetapi juga Ke Mutu struktur kelembagaan hukum serta kapasitas dan integritas para aktornya.
“Ilmu hukum Ke Indonesia harus bergerak melampaui pendekatan normatif semata. Kita membutuhkan penguatan Studi, Pembaruan pemikiran kritis, serta kontribusi nyata Untuk pembenahan struktur hukum agar hukum benar-benar berfungsi sebagai instrumen keadilan,” ungkap Iwan Di keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Jumat (23/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwan menuturkan, salah satu tantangan paling serius Di sistem hukum nasional adalah legal structure yang mencakup Mutu kelembagaan Proses Hukum, juga profesionalisme dan integritas aparat penegak hukum Untuk ditingkatkan secara berkelanjutan.
Lebih Jelas, Iwan membeberkan, prestasi FH UMY Ke kancah Internasional itu mencerminkan penguatan Mutu akademik, terutama Ke bidang Studi hukum, publikasi ilmiah, dan jejaring akademik internasional.
Sebagai lembaga pemeringkatan independen, THE WUR menilai institusi berdasarkan beberapa indikator yang kerap menjadi tantangan institusi Pembelajaran hukum Ke Bangsa berkembang. Adapun indikatornya yakni Mutu Studi, dampak sitasi, reputasi akademik, hingga tingkat internasionalisasi.
“Di beberapa tahun terakhir, Mutu Studi FH UMY Menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini terlihat Di bertambahnya publikasi terindeks Scopus. Justru, FH UMY telah Memiliki jurnal bereputasi Scopus Q2, yang relatif jarang dimiliki Dari kampus berusia muda seperti UMY,” beber Iwan.
Prestasi FH UMY itu tidak hanya Meningkatkan reputasi institusi, tetapi juga bermanfaat langsung Untuk mahasiswa. Di pengakuan Internasional ini, Iwan berharap, FH UMY mampu Memperkenalkan lingkungan akademik yang Lebihterus Bersaing, terbuka Di perspektif internasional, dan relevan Di kebutuhan pembaruan hukum Ke Indonesia.
“Kami terus memperbarui model pembelajaran dan membuka Kemungkinan akademik yang lebih beragam, termasuk Melewati penguatan sarana dan prasarana. Terbaru, FH UMY telah meresmikan Mini Courtroom_hasil kerja sama Di Mahkamah Konstitusi, yang tidak hanya mendukung pembelajaran mahasiswa, tetapi juga memperluas akses Pembelajaran hukum Untuk Komunitas,” tambahnya.
FH UMY pun berkomitmen Untuk memperkuat kontribusi keilmuan hukum. Iwan menekankan, tujuan utama Di capaian tersebut bukan hanya Untuk mengejar Posisi, tetapi juga Untuk memastikan Pembaruan ilmu hukum dapat berkontribusi nyata Untuk perbaikan sistem hukum dan penguatan keadilan sosial Ke Indonesia.
(akd/ega)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: FH UMY Sabet Ranking 301-400 Kampus Hukum Terbaik Dunia Versi THE WUR











