Jakarta –
Pelaku Kajian palsu Rifaldy Fajar cs selesai dipanggil Kementerian Belajar Tinggi, Sains, dan Keahlian (Kemdiktisaintek) Jumat (12/6/2026) hari ini. Hal ini dikonfirmasi Pejabat Tingginegara Diktisaintek Brian Yuliarto.
“Betul, hari ini Terbaru saja selesai dipanggil,” respons Brian via pesan teks Di detikEdu, Jumat (12/6/20260.
Dikonfirmasi tentang hasil dan keputusan pemanggilan hari ini, apakah ada konsekuensi yang Akansegera membuat jera Agar Tindak Kejahatan serupa tidak berulang, Brian belum merespons Didalam Detail.
Berdasarkan pantauan detikEdu, Brian meninggalkan kantor Kemdiktisaintek, Jl Pintu I Senayan, Jakarta Disekitar pukul 13.15 WIB. Mendiktisaintek Lalu bertolak Ke agenda Wakil Rakyat RI, menurut keterangan staf kementerian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Pada Yang Sama, Rifaldy Fajar cs belum tampak keluar Di kantor Kemdiktisaintek hingga Di pukul 14.15 WIB. Sebelumnya Itu, mereka dijadwalkan Bagi menjalani pemeriksaan Didalam Regu investigasi yang dipimpin Didalam Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kemdiktisaintek, Nur Syarifah.
“Jumat ini Akansegera dimintai keterangan Didalam Regu bersama Kemdiktisaintek, BRIN (Badan Kajian dan Perkembangan Nasional) dan UNY (Universitas Negeri Yogyakarta),” kata Brian Di detikNews, Rabu (10/6/2026).
Sebelumnya Itu, Brian Berkata, Kemdiktisaintek dan BRIN sudah menjalin komunikasi Didalam aparat penegak hukum Bagi mencari delik hukum yang memungkinkan Tindak Kejahatan ini diproses Didalam Detail.
Sejumlah langkah administratif dan pidana yang dimungkinkan Didalam peraturan perundang-undangan Di lain pembatasan akses Pada Langkah, fasilitas, hingga pendanaan yang bersumber Di pemerintah.
Berdasarkan penelusuran Kemdiktisaintek, terdapat penggunaan nama unit atau departemen yang tidak ada Ke universitas, penggunaan afiliasi lembaga lain tanpa kewenangan, dan dugaan pencatutan identitas peneliti Bagi mendukung partisipasi Di berbagai forum akademik internasional.
Keempat orang yang dipanggil merupakan alumni S1 UNY dan S2 Ke perguruan tinggi yang berbeda. Pihak UNY mengonfirmasi, empat nama alumninya yang terlibat Di Tindak Kejahatan Kajian palsu Ke konferensi internasional itu yakni Rifaldy Fajar, Prihantini, Rini Winarti, dan Riana Dwi Kurniawati.
“Bahwa benar keempat orang tersebut Ke atas adalah alumni UNY yang lulus Di tahun 2019-2021,” jelas UNY, dikutip Di keterangan tertulis, Selasa (2/6/2026).
Di Pada Yang Sama, UNY menggarisbawahi, keempatnya tidak tercatat sebagai dosen peneliti, tenaga kependidikan (tendik), maupun mahasiswa aktif kampusnya Agar kegiatan akademik yang mereka lakukan tidak beekaitan Didalam kampus.
(twu/nwk)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Mendikti Ungkap 4 Pelaku Kajian Palsu Selesai Dipanggil, Hasilnya?











