Jakarta –
Pejabat Tingginegara Pembelajaran Tinggi, Sains, dan Ilmu Pengetahuan (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ungkap telah melakukan evaluasi semua pimpinan perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikannya kepada Komisi X Wakil Rakyat RI Di Pertemuan bersama Ke Senin (7/9/2026) lalu.
Evaluasi dilakukan usai Peristiwa Pidana rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq ditangkap KPK atas dugaan Kejahatan Keuangan penerimaan mahasiswa Terbaru. Peristiwa Pidana ini disebut Brian sebagai tamparan keras Bagi pemerintah.
“Di kemarin, minggu lalu ada evaluasi, saya juga langsung menyampaikan kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi bahwa ini adalah tamparan yang sangat keras,” tuturnya dikutip Di Di, Rabu (9/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Minta Rektor Jaga Integritas
Ke kesempatan itu, Brian juga meminta seluruh rektor Sebagai menjaga integritas dan menjauhi praktik Kejahatan Keuangan. Ia berharap evaluasi yang telah dilakukan bisa Merangsang perubahan besar Di Pra-Penanganan tindak Kejahatan Keuangan lainya.
Sebagai jenjang Pembelajaran yang prestisius, Brian menekankan Komunitas punya harapan besar Di perguruan tinggi. Perguruan tinggi adalah garda terakhir Di menjaga integritas dan anti-Kejahatan Keuangan.
“Seluruh Komunitas berharap garda terakhir penjaga Sebagai integritas adalah perguruan tinggi,” sampainya.
Brian Mengungkapkan Akansegera menyampaikan hasil Pertemuan bersama Komisi X Wakil Rakyat RI kepada seluruh rektor-rektor Hingga Indonesia.
“Terima kasih kami sampaikan dan kami juga Akansegera tekankan ini kepada seluruh rektor-rektor,” kata Brian lagi.
Seperti yang diketahui, KPK Menyita Rektor Unsoed Ke 21 Agustus 2026 lalu Yang Berhubungan Bersama Kejahatan Keuangan penerimaan mahasiswa Terbaru Lewat jalur mandiri. Di Peristiwa Pidana tersebut, KPK menyita uang tunai senilai Rp 665 juta dan saldo rekening sebesar Rp 99 juta.
Tak sendiri, total ada 14 orang diamankan Ke OTT tersebut. Pejabat kampus yang ikut diperiksa yakni Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed Prof Noor Farid, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Prof Norman Arie Prayogo dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsoed Kuat Puji Prayitno.
Mendikti Sebelumnya sudah menyampaikan tidak mentoleransi Pelanggar hukum Hingga perguruan tinggi. Sedangkan pihak Unsoed menegaskan Akansegera menghormati seluruh proses hukum yang berjalan.
(det/twu)
Devita Savitri
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom Sebelum 2023 lulusan Universitas Pembelajaran Indonesia (UPI). Tertarik dan aktif meliput Permasalahan Yang Berhubungan Bersama Pembelajaran dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Mendikti Evaluasi Semua Pimpinan Perguruan Tinggi Imbas Kejahatan Keuangan Rektor Unsoed











