Kisah Fatichul Lolos SNBP 2026 Di UM Di Usia 15 Tahun, Ini Rahasianya



Jakarta

Usia masuk jenjang perkuliahan umumnya Disekitar 17-18 tahun. Tetapi, hal ini tidak berlaku Untuk Much Fatichul Firdaus, Kandidat mahasiswa Terbaru Universitas Negeri Malang (UM), yang masih berusia 15 tahun.

Fatichul, sapaannya, merupakan salah satu mahasiswa Terbaru UM yang berhasil lolos Lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Dikutip Di laman resmi UM, ia diterima Di Inisiatif Studi Sarjana (S1) Pembelajaran IPA.

Di Antara ribuan mahasiswa yang diterima, remaja asal Pasuruan ini menjadi salah satu yang mencuri perhatian Lantaran usia dan kegigihannya. Lahir Di Oktober 2010, Fatichul merupakan siswa MAN 1 Pasuruan Di rekam jejak akademik yang menonjol meski tumbuh Di keterbatasan ekonomi.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fatichul Percepat Masa Studi Dari Dini

Fatichul menjelaskan bahwa dirinya Lewat percepatan belajar Dari dini. Ia memulai Pembelajaran lebih awal dibandingkan Di anak seusianya.

Pada menempuh Pembelajaran Di Madrasah Tsanawiyah (MTs), Fatichul mengikuti Inisiatif Sistem Kredit Semester (SKS) dua tahun Agar dapat menyelesaikan jenjang Pembelajaran lebih cepat. Tak berhenti Di situ, siswa berusia 15 tahun itu kembali menerapkan pola percepatan Pada melanjutkan Pembelajaran Di jenjang berikutnya.

Pada menempuh Pembelajaran Di MAN 1 Pasuruan, ia kembali berhasil menyelesaikan studinya lebih cepat Di waktu normal tanpa mengorbankan Mutu akademik.

Mengayuh Sepeda Di Sekolah Untuk Cita-Cita

Di balik prestasi cemerlang yang diraihnya, tersimpan perjuangan panjang yang konsisten. Setiap hari, Fatichul menempuh perjalanan Di sekolah Di Mengayuh Sepeda.

Ia menuturkan keterbatasan yang dihadapinya tidak menjadi hambatan, melainkan dorongan kuat Untuk terus berkembang.

“Untuk saya, Pembelajaran adalah jalan Untuk memperbaiki keadaan keluarga,” ujar Fatichul, dikutip Di laman resmi UM.

Menurutnya, Pemberian keluarga juga menjadi faktor penting yang memuluskan perjalanan studinya Pada ini. Ia mengakui bahwa peran orang tua, saudara, hingga nenek yang selalu Memberi doa dan Inspirasi menjadi penguat Di setiap langkahnya menuntut ilmu.

Pihak UM menyoroti bahwa kisah perjalanan Fatichul Menunjukkan bahwa usia bukanlah batas Untuk meraih prestasi akademik. Semangatnya mencerminkan generasi muda yang adaptif, berdaya juang, dan berorientasi Di masa Di.

“Capaian ini dinilai sejalan Di Sustainable Development Goals (Tujuan Pembangunan Ramah Lingkungan), khususnya tujuan keempat tentang Pembelajaran berkualitas (Quality Education) yang inklusif dan berkeadilan,” tulis UM Di laman resminya.

Pihak kampus berharap kehadiran mahasiswa seperti Fatichul bisa memotivasi Kandidat mahasiswa lain Untuk terus berjuang meraih Pembelajaran terbaik.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker Di detikcom.

(crt/faz)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kisah Fatichul Lolos SNBP 2026 Di UM Di Usia 15 Tahun, Ini Rahasianya

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้