Ini Cerita Naya, Mahasiswa Hindu Hingga UIN Jakarta



Jakarta

Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ternyata membuka kesempatan Untuk mahasiswa Untuk beragam latar. Tak hanya mahasiswa beragama Islam, UIN Jakarta juga Memperoleh mahasiswa non-Islam.

Salah satu contohnya adalah Ni Wayan Nayaka Sanjiwani. Ia adalah mahasiswa Inisiatif Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora yang beragama Hindu.

Perempuan yang akrab disapa Naya ini Memiliki ketertarikan Di profesi guru. Ia pun memilih kuliah Hingga jurusan Ilmu Perpustakaan sebagai batu loncatan strategis.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sempat Khawatir Bersama Kebiasaan Berhijab

Di awal perkuliahan, Naya merasa khawatir Bersama Kebiasaan penggunaan hijab Hingga kampus. Hal ini membuatnya harus Mengadaptasi kembali Bersama lingkungan perkuliahan.

“Pertama kali coba pakai hijab Di tugas bikin video perkenalan diri Untuk PBAK (Pengenalan Kebiasaan Global Akademik dan Kemahasiswaan), aku merasa Di sudah selesai buat video itu gerah dan ga betah Hingga awal pakai,” tuturnya dikutip Untuk laman UIN Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Ia bersyukur Lantaran teman-temannya peduli Di Naya. Mereka membantu Naya Untuk memakai hijab Bersama baik.

“Teman-teman aku tuh justru baik banget gitu, pas Untuk PBAK aku gak tau cara pake kerudung Bersama peniti, terus teman aku langsung dibenerin dibantuin, gak sendiri-sendiri, mereka juga terbuka,” jelasnya.

Belajar Bahasa Arab-Agama Islam

Naya juga bercerita bahwa dirinya tak pernah menduga Sebelumnya bisa berkuliah Hingga UIN Jakarta. Tetapi, ada alasan strategis yang membuatnya memilih kampus ini.

Ia juga mengaku dapat banyak Penghayatan unik Di pembelajaran. Misalnya, ia mengikuti pembelajaran berbahasa Arab hingga teori ilmu agama Islam.

“Hingga sini aku bersyukur aja sih teman-temannya baik banget, aku juga dulu mikirnya kayak, aduh nanti aku pasti bakalan dikucilkan, gak ada teman Lantaran beda agama sendiri, tapi ternyata Hingga luar itu, aku merasa Mungkin Saja Tuhan ngasih aku Hingga sini Untuk berbaur sama agama lain,” ungkapnya.

Naya mengatakan, ia banyak dibantu Dari kawan-kawannya Untuk mempelajari teori Islam. Ia juga dipermudah Dari dosen Di harus setor hafalan surat pendek seperti Al-Fatihah.

Pelajaran yang Naya petik Hingga kampus terkadang membuatnya refleks mengucapkan kalimat seperti insyaallah, assalamualaikum, Malahan astaghfirullah Di Hingga Rumah.

Naya mengaku bersyukur Lantaran UIN Jakarta tidak membedakan segi agama dan Memperoleh mahasiswa Untuk nonmuslim. Perjalanan kuliahnya membuktikan bahwa perbedaan agama bukan penghambat Untuk menimba ilmu.

(cyu/twu)



Cicin Yulianti


Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, Hingga detikcom Dari 2022. Spesialis menulis topik Pembelajaran, kampus, sekolah, beasiswa, Eksperimen, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Ini Cerita Naya, Mahasiswa Hindu Hingga UIN Jakarta

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login