Institut Keahlian Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merupakan salah satu kampus Di Indonesia Bersama peminat besar. Menurut data, setiap tahun lebih Untuk 30 ribu peserta memperebutkan Bangku Melewati jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT.
Kampus ini memang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi berbasis sains dan Keahlian tertua Di Indonesia Bersama reputasi yang baik. Alumninya pun tersebar Di berbagai sektor Ditengah lain industri nasional dan multinasional hingga menjadi pegawai negeri. Lalu, berapa rata-rata gaji lulusan ITS Sesudah memasuki dunia kerja?
Berdasarkan hasil Tracer Study ITS 2024, Situasi alumni dibagi Di Untuk lima kategori, yakni bekerja (penuh waktu maupun paruh waktu), berwirausaha, melanjutkan Pembelajaran, belum bekerja tetapi Untuk mencari pekerjaan, serta belum memungkinkan Sebagai bekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil survei Menunjukkan mayoritas alumni ITS telah terserap Di dunia kerja. Sebanyak 81,80 % responden tercatat bekerja, baik secara penuh waktu maupun paruh waktu. Sambil Itu, 11,39 % alumni masih Untuk tahap mencari pekerjaan.
Adapun alumni yang memilih fokus berwirausaha mencapai 3,02 %. Sebanyak 3,21 % responden mengaku belum memungkinkan Sebagai bekerja, sedangkan 0,58 % lainnya melanjutkan studi Di jenjang yang lebih tinggi.
Sesudah Itu dilihat Untuk sektor tempat bekerja, mayoritas alumni ITS atau Disekitar 73,25 % berkarier Di perusahaan swasta. Sesudah Itu, 19,57 % bekerja Di BUMN maupun BUMD, 5,30 % Di instansi pemerintah, 0,50 % Di organisasi non-profit atau LSM, 0,64 % Di lembaga multilateral.
Profil Responden Tracer Study ITS 2024
Tracer Study ITS 2024 menyasar lulusan tahun 2023 sebagai responden utama. Untuk total 4.134 alumni yang menjadi target survei, sebanyak 4.110 orang berpartisipasi Bersama mengisi kuesioner. Bersama capaian tersebut, tingkat respons (response rate) survei mencapai 99,49 persen.
Berdasarkan jenjang Pembelajaran, mayoritas responden berasal Untuk Langkah Sarjana (S1) sebanyak 3.615 alumni. Sambil Itu, sebanyak 519 responden merupakan lulusan Sarjana Terapan (D4).
Jika dilihat berdasarkan fakultas, jumlah responden terbesar berasal Untuk Fakultas Keahlian Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS). Sebanyak 868 alumni FTIRS mengisi survei Untuk total 873 target responden, atau setara Bersama tingkat partisipasi 99,43 persen.
Di posisi berikutnya terdapat Fakultas Cara Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Bersama 758 responden Untuk 762 target alumni, Supaya mencatat tingkat respons sebesar 99,47 persen. Sambil Itu, Fakultas Cara Sipil, Perancangan, dan Kebumian (FTSPK) menyumbang 616 responden Untuk total 619 target, Bersama tingkat partisipasi mencapai 99,52 persen.
Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) juga mencatat partisipasi tinggi. Sebanyak 560 alumni mengisi survei Untuk 565 target responden, atau Disekitar 99,12 persen.
Adapun tiga fakultas Bersama jumlah target responden paling sedikit tetap Menunjukkan tingkat partisipasi yang sangat tinggi. Fakultas Vokasi (FV) mencatat 515 responden Untuk 519 target atau 99,23 persen. Fakultas Keahlian Kelautan (FTK) Justru menjadi fakultas Bersama persentase respons tertinggi, yakni 99,78 persen Sesudah 460 Untuk 461 target alumni berpartisipasi.
Sambil Itu, Fakultas Desain Kreatif dan Usaha Digital (FDKBD) memperoleh 333 responden Untuk 335 target alumni, Bersama tingkat partisipasi sebesar 99,40 persen.
Tingginya tingkat respons Di seluruh fakultas Menunjukkan partisipasi alumni yang sangat baik, Supaya hasil Tracer Study ITS 2024 dapat Menyediakan gambaran yang cukup representatif mengenai Situasi lulusan ITS Sesudah memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi.
Berapa Gaji Alumnus ITS?
Tracer Study ITS 2024 mencatat rata-rata gaji bersih alumni yang bekerja mencapai Rp6.947.914 per bulan.
Berdasarkan fakultas, lulusan Bersama rata-rata penghasilan tertinggi berasal Untuk Fakultas Cara Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC), yakni sebesar Rp8.051.041 per bulan. “Tingginya rata-rata ini kemungkinan dipengaruhi Bersama meningkatnya kebutuhan Berencana keahlian Di bidang digital yang terus berkembang pesat,” seperti dikutip Untuk survei tersebut.
Posisi berikutnya ditempati Fakultas Keahlian Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) Bersama rata-rata penghasilan Rp7.237.035 per bulan.
Sambil Itu, rata-rata gaji lulusan Untuk fakultas lainnya tercatat sebagai berikut:
* Fakultas Keahlian Kelautan (FTK): Rp6.897.250
* Fakultas Cara Sipil, Perancangan, dan Kebumian (FTSPK): Rp6.769.047
* Fakultas Vokasi (FVokasi): Rp6.449.740
* Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD): Rp6.442.315
* Fakultas Desain Kreatif dan Usaha Digital (FDKBD): Rp6.251.084
Menariknya, alumni yang memilih jalur kewirausahaan justru Memperoleh rata-rata penghasilan yang lebih tinggi. Survei Menunjukkan rata-rata pendapatan bulanan alumni ITS yang berwirausaha mencapai Rp9.365.787 per bulan.
“Temuan ini menjadi sorotan penting, mengingat besaran penghasilan merupakan salah satu faktor utama yang dipertimbangkan Untuk keputusan Sebagai berwirausaha serta dapat Mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan Di kalangan alumni,” tulis survei tersebut.
Halaman 2 Untuk 3
Simak Video “Video SBY: Keadaan Dunia Di Ini Tidak Baik, Berbahaya“
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Gaji Lulusan ITS Rata-rata Hampir Rp 7 Juta, Alumnus Fakultas Mana yang Terbesar?











