Peneliti Mutakhir saja menemukan spesies monyet terbaru Didalam penampilan unik. Bagaimana tidak, monyet itu punya bibir Didalam warna oranye mencolok.
Monyet yang dinamakan Colobus congoensis ini, ditemukan Ke Republik Demokratik Kongo. Kehadirannya spesial, Sebab C. congoensis merupakan spesies monyet Afrika Mutakhir kelima yang ditemukan Untuk 75 tahun terakhir.
Pencarian Bertahun-tahun
Dikutip Didalam ABC Science, dijelaskan bila peneliti mencari monyet ini Di bertahun-tahun. Ia sempat tertangkap Lensa dan hasil fotonya buram Di 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto itu diambil Dari peneliti yang Di menjelajahi hutan hujan lebat Ke Daerah Taman Nasional Lomami, Kongo. Walaupun fotonya buram, para peneliti Didalam Lukuru Wildlife Research Fondation yakin bila monyet itu adalah spesies Mutakhir.
Sayangnya ekspedisi itu belum membuahkan hasil. Satu dekade Sesudah Itu, tepatnya Di November 2018 peneliti kembali menjelajahi lokasi tersebut.
Penjelajahan itu berbuah manis. Colobus congoensis berhasil didokumentasikan sebanyak 7 kali Ke berbagai lokasi berbeda Ke Daerah tersebut.
Peneliti sekaligus penulis studi, Junior Amboko mengatakan penemuan ini adalah bukti bila Kongo juga Memiliki warisan alam yang luar biasa. Dijelaskan Kongo merupakan tanah air Didalam Amboko.
Spesies yang Agak Pemalu
Amboko membeberkan karakteristik monyet tersebut. Colobus disebutkan sebagai spesies yang agak pemalu dan cenderung bersembunyi Ke pepohonan tinggi.
Di pencarian, Amboko juga mewawancara Kelompok Ke 52 desa yang Didekat Didalam habitat Colobus congoensis. Didalam 52 desa yang ada, hanya 8 desa yang pernah melihat spesies tersebut.
Salah satunya adalah kelompok etnis Balanga. Kelompok Balanga mengenal monyet tersebut Didalam nama Likweli.
Sesudah diteliti, monyet ini termasuk Untuk kelompok colobus. Ia mirip Didalam kerabatnya, Colobus satanas (colobus hitam) yang ditemukan Ke Afrika barat-Di dan Pulau Bioko Dibagian Guinea.
Meski mirip, analisis genetik, anatomi, dan akustik telah mengonfirmasi bahwa Colobus congoensis adalah spesies Mutakhir. Mereka hidup terpisah Di 4-5 juta tahun yang lalu.
Ukuran Colobus congoensis kecil, Didalam berat Di 6,8 kilogram. Bulunya berwarna hitam panjang bak memantulkan cahaya, ia juga Memiliki telinga besar yang terlipat.
Diusulkan Masuk Daftar Merah IUCN
Studi mencatat, ukuran habitat Colobus congoensis sangat kecil, hanya 1.700 kilometer. Daerah ini tampak terisolasi secara alami Dari sungai, hutan, dan hamparan hutan dataran tinggi yang tersebar Ke Cekungan Kongo.
Meski tidak secara khusus Karena Itu target para pemburu, para peneliti terus khawatir habitat ini Berencana hilang mengingat populasinya juga kecil.
Penulis utama studi dan juga profesor madya Ke Florida Atlantic University, Kate Detwiler Mengungkapkan pihaknya mengusulkan Colobus congoensis Ke Untuk Daftar Merah Spesies Terancam Punah milik IUCN (International Union for Conservation of Nature). Didalam Cara Itu, harapannya spesies ini tak punah Untuk waktu Didekat.
“Penemuan Colobus congoensis merupakan Kemenangannya ilmiah sekaligus pengingat yang menyedihkan bahwa beberapa makhluk paling langka Ke Bumi Mungkin Saja Berencana lenyap Sebelumnya dunia mengetahui keberadaannya,” ucap Detwiler.
Studi ini terbit Ke jurnal PLoS One Di 15 Juli 2026 Didalam judul “Likweli: A remarkable new species of Colobus monkey from the Lomami National Park, Democratic Republic of Congo.”
Halaman 2 Didalam 2
Simak Video “Video Kenalan Sama Likweli, Spesies Monyet Mutakhir Afrika yang Pemalu“
[Gambas:Video 20detik]
(det/pal)
Devita Savitri
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom Dari 2023. Tertarik dan aktif meliput Topik Yang Terkait Didalam Belajar dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Monyet Pemalu Berbibir Oranye, Spesies Mutakhir yang Ditemukan Ke Kongo











