Misteri Tanggal Pertama Kalender Masehi yang Tercatat, Benarkah 6 Februari?



Jakarta

Pernahkah kalian menuliskan tanggal Ke Bacaan harian atau sekadar mencoret-coret tembok? Kebiasaan mencatat waktu secara rinci ternyata sudah ada Sebelum zaman kuno. Tetapi, tahukah kalian kapan pertama kali sebuah tanggal lengkap ditulis Untuk sejarah?

Jawabannya ternyata datang Bersama sebuah coretan atau grafiti kuno Ke dinding Rumah peninggalan Romawi yang telah lama terbengkalai Ke Pompeii, Italia, yakni Casa delle Nozze d’Argento. Ke Antara berbagai coretan Ke sana, terdapat satu tulisan kuno yang mencatat tanggal dan hari yang sangat spesifik. Ini menjadikannya sebagai catatan tanggal lengkap pertama yang pernah ditemukan.

Penemuan Catatan Tanggal Pertama

Untuk grafiti tersebut, tertulis kalimat Latin yang merujuk Ke masa jabatan konsul Nero Caesar Augustus dan Cossus Lentulus. Bersama nama-nama tokoh tersebut, para sejarawan berhasil melacak tahun penulisannya, yaitu 60 Masehi.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut peneliti, orang Romawi kuno Memperoleh cara yang unik Untuk menghitung hari. Alih-alih menghitung maju Bersama tanggal satu seperti yang kita lakukan Di ini, mereka menghitung mundur Ke tiga titik tetap Untuk sebulan, yakni Nones (tanggal 5 atau 7), Ides (tanggal 13 atau 15), dan Kalends (tanggal pertama bulan berikutnya).

Bersama perhitungan matematis Romawi yang cukup rumit tersebut, ditemukanlah sebuah tanggal pasti, yakni 6 Februari. Menariknya, sang penulis grafiti juga menambahkan kalimat “dies Solis” yang berarti hari Matahari (Minggu). Karena Itu, tanggal lengkap pertama Untuk sejarah yang tercatat adalah Minggu, 6 Februari 60 Masehi.

Hari Minggu atau Rabu?

Meski terdengar sebagai penemuan yang luar biasa, ternyata ada satu masalah. Dua peneliti Bersama University College London, Ilaria Bultrighini dan Sacha Stern, Ke tahun 2017 Mengetahui sebuah kejanggalan Untuk penanggalan tersebut.

Menurut perhitungan kalender modern yang akurat, tanggal 6 Februari Ke 60 Masehi seharusnya jatuh Ke hari Rabu, bukan hari Minggu.

Lalu, kenapa penulis kuno tersebut menuliskannya sebagai hari Minggu?

Para ahli sendiri belum sepenuhnya yakin. Tetapi, penjelasan paling masuk akal datang Bersama filolog Kanada, Pierre Brind’Amour.

Menurutnya, sang penulis grafiti Mungkin Saja menggunakan definisi “hari” yang sedikit berbeda Bersama yang kita kenal sekarang, yang erat kaitannya Bersama ilmu astrologi Ke masa itu.

Asal Usul Penamaan Hari dan Astrologi

Penamaan hari-hari Untuk seminggu sejatinya terinspirasi Bersama benda-benda langit dan dewa-dewa Yunani-Romawi seperti Matahari, Bulan, Mars (dewa Konflik Bersenjata), Merkurius, Jupiter (dewa petir), Venus, dan Saturnus.

Orang zaman dahulu menggunakan astrologi Untuk menyusun urutan hari. Para ahli astrologi kuno membagi 24 jam Untuk sehari Ke Untuk tujuh objek langit tersebut Untuk urutan siklus tertentu berdasarkan pergerakannya. Planet yang ditugaskan Ke jam pertama setiap hari Berencana menjadi nama hari itu.

Tetapi, orang Romawi terkadang Memperoleh sistem perhitungan yang berbeda. Menurut Brind’Amour, ada kalanya mereka memutuskan Untuk mulai menghitung perputaran planet Ke Di Matahari terbenam, bukan Ke Di Matahari terbit.

Pergeseran waktu awal mula “hari” inilah yang paling Mungkin Saja menjelaskan mengapa tanggal 6 Februari 60 Masehi Di itu ditulis dan diyakini sebagai hari Minggu, Sambil secara perhitungan kalender modern adalah hari Rabu.

Makna Pencatatan Waktu

Terlepas Bersama apakah perbedaan itu disebabkan Dari perhitungan astrologi yang rumit atau sekadar Kegagalan sang penulis grafiti Untuk mengingat hari, hal tersebut bukanlah inti utamanya. Coretan Ke Pompeii itu tetaplah sebuah tonggak sejarah.

Grafiti tersebut menjadi contoh paling awal yang diketahui tentang tanggal yang dilengkapi Bersama nama hari Untuk satu minggu. Penemuan ini menandai perubahan penting tentang bagaimana peradaban manusia Ke masa lalu mulai mengonseptualisasikan waktu dan mengubahnya menjadi sebuah sistem pencatatan peristiwa.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker Ke detikcom.

(faz/faz)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Misteri Tanggal Pertama Kalender Masehi yang Tercatat, Benarkah 6 Februari?

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้