Jakarta –
Jurnalis Memperoleh peran yang strategis. Bukan sekadar menyampaikan berita, jurnalis turut berperan Di menjaga akurasi informasi dan membentuk perspektif publik, termasuk Di sektor Pembelajaran. Mengetahui pentingnya kemitraan strategis tersebut, UPH Melakukan Media Gathering 2026 Hingga Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat.
Mengusung tema ‘Merawat Kebersyukuran Lewat Karya Seni dan Jurnalisme yang Berdampak’, kegiatan ini dihadiri Di jurnalis, redaktur, dan Regu kerja sama yang mewakili lebih Di 25 media nasional tier 1 Di Jumat (6/3). Peristiwa ini menjadi ruang silaturahmi yang hangat sekaligus momentum Untuk mempererat dan memperkuat kemitraan strategis Di UPH dan media massa.
Lewat workshop interaktif yang dipandu Regu Langkah Studi (Prodi) Psikologi UPH, para peserta diajak jeda sejenak Di padatnya rutinitas peliputan Untuk merefleksikan makna kebersyukuran dan pemaafan diri. Sesi ini menekankan pentingnya apresiasi Di diri sendiri sebagai cara menjaga Kesejaganan emosional Hingga Di Permintaan profesi yang dinamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rangkaian Peristiwa ditutup Di buka puasa bersama Di suasana hangat, sekaligus pemberian apresiasi kepada lima jurnalis Di jumlah publikasi UPH terbanyak sebagai bentuk Pengakuan atas komitmen mitra media Di mendukung kontribusi UPH Untuk Pembelajaran Indonesia.
Di sambutannya, Associate Vice President of Student Development, Alumni and Corporate Relations UPH, Dr. Andry M. Panjaitan menyampaikan apresiasi atas peran media Di mempublikasikan berbagai kegiatan dan capaian universitas.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan media yang Di ini telah membantu menyuarakan berbagai inisiatif dan pencapaian UPH. Narasi yang kita bangun bersama telah memperluas dampak UPH, bukan hanya sebagai institusi akademik, tetapi sebagai komunitas pembelajar yang membentuk lulusan yang kompeten, berintegritas, dan Memperoleh hati Untuk melayani,” ujar Dr. Andry Di keterangan tertulis, Sabtu (7/3/2026).
Dr. Andry menekankan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar agenda formalitas, melainkan perjumpaan dua dunia yang sama-sama berperan membentuk masa Di. Dunia kampus, menurutnya, membentuk pemikiran dan karakter generasi muda. Sambil Itu, dunia media membentuk percakapan publik serta kesadaran kolektif Komunitas.
Menutup sambutannya, Dr. Andry mengajak seluruh pihak yang hadir Untuk terus merawat semangat kebersamaan Di perbedaan.
“Kiranya perjumpaan malam ini menjadi pengingat bahwa Hingga Di perbedaan latar Dibelakang dan peran, kita dipersatukan Di satu tujuan: Menampilkan dampak yang baik Untuk Komunitas. Semoga kolaborasi yang telah terjalin dapat Lebih erat, Lebih berdampak, dan Lebih bermakna Untuk bangsa dan Bangsa,” kata Dr. Andry.
Mengenal Kesejaganan Mental lewat Sesi Interaktif dan Reflektif
Workshop interaktif ini dipandu Di Ketua Langkah Studi Psikologi UPH Karel Karsten Himawan bersama dosen Langkah Studi Psikologi UPH Christina Claudia serta mahasiswi Psikologi UPH angkatan 2022 Audrey Asafita Permana.
Sesi diawali Di pemaparan bertajuk Merawat Kebersyukuran. Di pengantar ini, peserta diajak Mengetahui bahwa pengampunan bukan sekadar melupakan luka, melainkan membuka ruang Mutakhir Untuk rasa syukur.
Setelahnya itu, peserta memasuki sesi Pendalaman diri menggunakan kartu Point of You. Lewat kartu yang dipilih secara personal, setiap peserta diajak merefleksikan makna Hingga balik gambar dan kata yang muncul. Proses ini membantu mereka memahami bagaimana Pengalaman Hidup, luka, dan proses pengampunan membentuk cara pandang Di diri sendiri maupun orang lain.
Perjalanan refleksi dilanjutkan Di Karya Colouring. Di Karya ini, peserta diajak perlahan mengingat dan memproses Pengalaman Hidup masa lalu yang Bisa Jadi menyakitkan atau masih menyisakan beban emosional.
Usai mewarnai, peserta melanjutkan Hingga tahap Journaling. Lewat tulisan, mereka menata ulang cara berpikir Di Pengalaman Hidup pengampunan yang pernah atau Di dijalani. Di menuangkan pikiran dan perasaan Hingga Di kata-kata, peserta belajar melihat kembali peristiwa masa lalu Di sudut pandang yang lebih sehat dan penuh makna.
Sebagai penutup, peserta diajak menuangkan refleksi mereka Di bentuk Drawing. Lewat gambar, mereka mengekspresikan apa yang paling merepresentasikan rasa syukur ketika mampu mengampuni diri sendiri.
“Semoga Lewat kegiatan ini, setiap kita dapat Lebih terinspirasi Untuk memahami makna sejati Di memaafkan dan belajar Untuk selalu bersyukur Di setiap keadaan,” ucap Karel.
Jurnalis Di Medcom.id Ilham Pratama Putra, yang turut hadir sebagai peserta, menilai Media Gathering UPH 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan formal, tetapi juga membuka ruang dialog yang lebih terbuka Di pihak universitas dan para jurnalis.
Lewat berbagai sesi yang disiapkan, para peserta Menyaksikan kesempatan Untuk Membahas, bertukar pandangan, sekaligus memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan UPH. Ilham pun berharap hubungan Di media dan UPH dapat terus diperkuat Hingga masa mendatang.
“Hingga Di, kami berharap kolaborasi Di media dan UPH dapat Lebih erat dan berkelanjutan, terutama Di menyampaikan berbagai Pembaharuan, Studi, serta kontribusi UPH Di dunia Pembelajaran dan Komunitas. Media tentu Memperoleh peran sebagai jembatan informasi kepada publik, Supaya sinergi yang baik Akansegera membantu menyebarkan praktik-praktik Pembelajaran yang inspiratif,” tutur Ilham.
Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigadir Jenderal (Brigjen) (Arh) Osmar Silalahi turut hadir dan menyampaikan pesan Di kegiatan tersebut. Di pesannya, ia menekankan bahwa TNI Memperoleh kedekatan yang kuat Di dunia Pembelajaran, termasuk Di kampus dan para mahasiswa. Menurutnya, kerja sama Di TNI dan perguruan tinggi Di ini telah terjalin Lewat berbagai kegiatan akademik.
“Kami cukup Didekat Di kampus dan dunia Pembelajaran. Bersama UPH, kami juga sering Menyediakan kuliah umum, khususnya Yang Terkait Di kepemimpinan dan wawasan kebangsaan. Ini Menunjukkan bahwa TNI ingin terus hadir dan Didekat Di dunia kampus serta mahasiswa,” jelasnya.
Hingga akhir pesannya, ia mengajak semua pihak, baik Di kalangan media, akademisi, maupun institusi Bangsa Untuk terus bersyukur dan menjalankan peran masing-masing Di penuh tanggung jawab.
“Kita patut bersyukur, dan harapannya Lewat profesi kita masing-masing, kita semua dapat Menyediakan dampak yang baik Untuk Komunitas Indonesia,” imbuhnya.
Menjelang akhir Peristiwa, Head of Corporate Communications UPH Alexandra Tatgyana Suatan menyampaikan informasi mengenai sejumlah kegiatan unggulan UPH yang Akansegera menjadi agenda utama universitas Hingga Di.
Alexandra menekankan bahwa berbagai Peristiwa tersebut bukan sekadar rangkaian kegiatan rutin, melainkan momentum strategis Untuk memperluas kolaborasi yang lebih erat Di media, sekaligus Menampilkan kegiatan yang Lebih berdampak luas Untuk Komunitas.
“Kami berharap Hingga Di rekan-rekan media dapat terus berjalan bersama kami, berkolaborasi Untuk menyebarluaskan nilai serta dampak Di setiap kegiatan dan inisiatif yang kami hadirkan, khususnya Di sektor Pembelajaran tinggi, yang menginspirasi dan menjadi ruang bertumbuh,” kata Alexandra.
Lewat Media Gathering 2026, UPH menegaskan komitmennya Untuk membangun kemitraan strategis jangka panjang bersama media sebagai Pada Di upaya memperkuat ekosistem Pembelajaran nasional.
UPH meyakini bahwa Pembelajaran holistis tidak berhenti Di proses akademik Hingga Di kampus, tetapi juga bertumbuh Lewat ruang publik yang sehat, narasi yang bertanggung jawab, dan percakapan yang membangun kesadaran kolektif. Lantaran itu, sinergi lintas pihak Di media menjadi elemen penting Di Menampilkan Pembelajaran yang membentuk generasi muda unggul, berintegritas, takut Akansegera Tuhan, serta siap memberi dampak nyata Untuk bangsa dan dunia.
(akn/ega)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Pererat Sinergi Media dan Kampus, UPH Gelar Media Gathering 2026











