Jakarta –
Kehadiran Primary School Leaving Examination (PSLE) atau Ujian Nasional (UN) milik Singapura Sebagai siswa kelas 6 SD Di diperbincangkan. Hal ini terjadi usai seorang anggota Dewan Singapura mengusulkan agar PSLE dihapuskan.
Usulan tersebut Lalu ditanggapi Dari Pembantu Presiden Tim Menteri Pembelajaran Singapura, Dasmond Lee. Bukan Didalam bantahan penuh emosi, Lee menggunakan cara unik Sebagai menyampaikan pendapatnya.
Ke Diskusi Dewan, Selasa (3/3/2026) lalu, Lee Memberi ujian PSLE mata pelajaran matematika kepada para anggota Dewan. Diketahui PSLE mengujikan empat mata pelajaran, yakni bahasa Inggris, matematika, sains, dan bahasa Ibu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kala itu, Lee hanya menguji kemampuan matematika anggota Dewan Didalam sebuah pertanyaan Di soal PSLE 2022. Ia memperbolehkan anggota Dewan menghitung Didalam kalkulator tapi tidak Didalam Kecerdasan Buatan (AI).
“Didalam izin Anda, Bapak Ketua, bolehkan saya meminta para petugas membagikan soal matematika? Saya harap soalnya mudah. Anda boleh menggunakan kalkulator atau pulpen, Anda boleh menggunakan kalkulator Ke Telepon Genggam, tapi AI tidak diizinkan,” katanya dikutip Di postingan Instagram Channel News Asia, Sabtu (7/3/2026).
Soal UN Matematika Singapura
Ke kesempatan itu, Lee Memberi waktu beberapa menit Ke anggota Dewan Sebagai menyelesaikan soal Ke halaman satu. Ada dua pertanyaan Ke halaman itu.
Soal itu berbunyi:
Terdapat dua wadah persegi panjang, X (panjang 20 cm dan lebar 15 cm) dan Y (panjang 15 cm dan lebar 12 cm; diketahui juga tinggi awal air Ke Y 14 cm dan menyisakan ruang kosong 8 cm). Ray menuangkan seperlima air Di wadah X Ke Y Sebagai mengisinya.
A. Berapa banyak air yang ada Ke wadah X pertama kali?
B. Lalu, Ray menuangkan semua air Di Y Ke X dan 120 cm^3 air meluap Di wadah X. Berapa tinggi X?
Lee memperbolehkan anggota Dewan Sebagai bekerja sama Di menyelesaikan soal tersebut. Ia menjelaskan bila soal ini menilai Kemahiran pemecahan masalah siswa.
“Anda boleh bekerja sama Didalam rekan Di berbagai partai, tidak apa-apa. Soal ini menilai Kemahiran pemecahan masalah Didalam menguji bagaimana siswa menerapkan matematika Di situasi yang kurang familiar,” jelas Lee.
Penjelasan Pembantu Presiden Tim Menteri Pembelajaran Dasmond Lee
Di penjelasannya, Pembantu Presiden Tim Menteri Lee Berkata soal luapan air berhubungan Didalam pengaplikasian Ke dunia nyata masa Didepan. Hal ini Akansegera sering ditemukan Untuk seseorang yang bergelut Ke bidang Metode.
Menurutnya, pertanyaan tersebut lebih susah dan menantang dibandingkan soal Ke halaman berikutnya. Padahal, setiap soal Ke PSLE Ke dasarnya adalah pertanyaan yang sama, tapi terstruktur.
“Artinya pertanyaan ini Memperoleh dua Pada. Pada A, dua Skor, dan Lalu Pada B, tiga Skor. Dibandingkan Didalam pertanyaan (lain) yang langsung Merundingkan inti permasalahan, (Memberi) lima Skor sekaligus,” urainya.
Didalam Detail, Lee membeberkan soal Pada A hadir Sebagai membimbing siswa agar terlebih dahulu menemukan volume air Di wadah X. Ini menjadi langkah pertama Sebagai menyelesaikan soal secara keseluruhan.
Sebagian besar siswa diketahui dapat menyelesaikan Pada A dan soal tersebut Disorot mudah. Akan Tetapi, Pada B lebih menantang siswa.
“Sebab ketika air dituangkan kembali Di wadah Y Ke X, sebagian air meluap. Ini menilai kemampuan berpikir kritis siswa Sebagai menjelaskan perubahan,” sambung Lee.
Lee menegaskan semua soal yang hadir Ke PSLE didasarkan Ke silabus SD Singapura. Ia menjelaskan, memang ada beberapa soal sulit yang dirancang Sebagai menguji kemampuan berpikir kritis siswa.
Tapi, soal tersebut selalu didahului Didalam soal “pengantar” yang lebih mudah. Tujuannya agar siswa mengerjakan soal secara bertahap.
“Sebagai membantu siswa kami, pertanyaan-pertanyaan yang menantang sering kali disusun Didalam Pemberian/pengantar Sebagai membantu siswa mengerjakannya secara bertahap,” katanya lagi.
Pernyataan Lee ditutup Didalam memperbolehkan para anggota Dewan melanjutkan mengerjakan soal tersebut. Ia juga Berkata Akansegera membandingkan jawaban para anggota Dewan.
“Anda dapat melanjutkan pengerjaan ini, dan kita dapat membandingkan jawaban nanti,” tandasnya.
(det/pal)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Pada Anggota Dewan Ditantang Pecahkan Soal Matematika SD, Bisa Jawab?











