Jakarta –
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyediakan Inisiatif studi sarjana terapan (D4) Rekayasa Multimedia Pembelajaran Digital. Hal ini didasari Didalam langkah nyata kampus Unesa Sebagai menjawab kebutuhan tenaga ahli bidang rekayasa Ilmu Pengetahuan sekaligus Pembelajaran.
Prodi tersebut merupakan Dibagian Di Fakultas Vokasi (FV) Unesa yang dibentuk Didalam tujuan Merencanakan generasi muda Sebagai masuk Ke dunia profesional. Tidak Cuma Itu, jurusan Mutakhir sarjana terapan ini juga berkomitmen Sebagai terus Menyusun Ke bidang industri Ilmu Pengetahuan Pembelajaran (edtech) yang kian maju.
Koordinator Prodi (Koorprodi) D4 Rekayasa Multimedia Pembelajaran Digital, Nanda Nini Anggalih menyebut prodi ini mengajarkan cara-cara kreatif Sebagai merancang, membangun dan membuat Ilmu Pengetahuan digital. Tentu saja jurusan Mutakhir ini Berorientasi Ke pembuatan dan Pembuatan multimedia digital Ke bidang Pembelajaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Prodi Mutakhir ini menekankan Ke Pembuatan kompetensi atau keahlian yang dibutuhkan Ke dunia EdTech Industry. Mahasiswa Akansegera diarahkan Sebagai merekayasa atau menghasilkan produk atau Perkembangan Ilmu Pengetahuan multimedia. Inovasinya bisa mencakup teknologinya (hardware atau software) atau media dan konten edukasinya,” ujar Nanda yang dikutip Di laman resmi Unesa Ke (23/1/2026).
Lalu, bagaimana proses perkuliahan Ke jurusan Rekayasa Multimedia Pembelajaran Digital?
Perkuliahannya Seperti Ini..
Nanda menjelaskan Ke semester awal, mahasiswa Akansegera dikenalkan Didalam berbagai Konsep Yang Terkait Didalam rekayasa Ilmu Pengetahuan, multimedia dan Pembelajaran. Lalu, Di memasuki semester kedua , mereka Akansegera dihadapkan Didalam serangkaian praktek yang berbasis proyek nyata.
Unit Penjamin Mutu (UPM) Mafrur Udhif Nofaizzi juga mengatakan terbentuknya prodi ini bukan tanpa proses yang panjang. Prodi ini lahir Di kajian dan diskusi panjang pihak kampus dan mitra industri yang Mengkaji kebutuhan tenaga kompeten Ke bidang rekayasa digital dan multimedia Pembelajaran.
“Pada ini, banyak SDM yang hanya Memiliki kemampuan Ilmu Pengetahuan Ke satu sisi, dan hanya Memiliki kemampuan Pembelajaran atau Pembelajaran Ke sisi lainnya. Prodi ini hadir Sebagai menghasilkan SDM yang Memiliki kedua kompetensi itu,” tutur Mafrur.
Dirinya menyebut bahwa sistem perkuliahan yang Akansegera diterapkan, telah dirancang khusus Sebagai memenuhi kebutuhan industri Di ini dan Ke masa Didepan. Kompetensi para mahasiswa Akansegera diperkuat Lewat kerja sama Didalam mitra Ke bidang industri edtech.
Prospek Karier
Prospek karier Sebagai prodi ini ada beragam, entah itu Ke instansi negeri ataupun swasta, mulai Di perancang dan pengembang Ilmu Pengetahuan digital, kreator konten Pembelajaran digital, pengelola produk multimedia, dan learning system analyst.
“Lulusannya nanti tidak hanya bisa berkarier atau bekerja Ke sektor industri, tetapi juga sangat berpeluang menjadi entrepreneur,” ujar Mafrur.
Kabar baiknya, prodi D-4 Rekayasa Multimedia Pembelajaran Digital ini juga bisa ditempuh Kandidat mahasiswa Lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan juga seleksi mandiri Unesa.
(nah/nah)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Unesa Buka Prodi D4 Rekayasa Multimedia Pembelajaran Digital, Sudah Bisa Dipilih Ke SNBP!











