Edu  

Nyaris 70% Dana MBG Di Dana Belajar, JPPI Siapkan Gugatan Hingga MK



Jakarta

Koordinator Jaringan Pemantau Belajar Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menyampaikan ada sederet permasalahan yang harus dituntaskan Yang Terkait Di Inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Ubaid, masalah dana menjadi sorotan utama Untuk pelaksanaannya.

Di Dana Belajar tahun 2026, Inisiatif MBG memakan dana Rp 223 triliun Di total Dana Belajar Rp 769,1 triliun.

Adapun total Dana MBG mencapai Rp 335 triliun. Sebanyak Rp 223 triliun Di Dana MBG diambil Di sektor Belajar, setara 66% alias nyaris 70%.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selebihnya, Dana MBG Rp 24,7 triliun Di sektor Keadaan, dan Rp 19,7 triliun Di sektor ekonomi. Artinya, dana MBG paling banyak Memutuskan Dana Belajar.

“Gimana ceritanya Dana makan-makan sumber dananya hampir 70 persen ngerampok Di Dana Belajar,” kata Ubaid Untuk diskusi Catatan Akhir Tahun Rapor Belajar 2025 yang digelar JPPI Di Bakoel Minuman Kafein Cikini, Jalan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025).

Siapkan Gugatan Hingga MK

Ubaid dan Regu JPPI telah mengkaji perihal MBG dan menemukan adanya Pelanggar Di pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945. Di mana Untuk pasal tersebut diamanatkan Dana Belajar sebesar 20%.

Akan Tetapi, Lantaran terambil Dari Inisiatif MBG, Dana Belajar Memiliki sisa 14,21%. Karena Itu, JPPI bersama Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Gabungan Parpol Kelompok sipil berencana Berencana mengajukan Judicial Review Hingga Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ini jelas melanggar Pasal 31 UUD 45 dan Januari Berencana kami daftarkan Judicial Review Hingga Mahkamah Konstitusi,” katanya.

Penyelewangan MBG Di Sekolah

Ubaid juga menemukan adanya sekolah yang memungut tarif Untuk setiap MBG yang masuk. Di sana, oknum Memperoleh pemasukan Terbaru lewat MBG.

“Begitu MBG ini masuk-masuk Hingga sekolah negeri dan sekolah swasta, ada banyak, saya Memperoleh laporan Di SPPG juga Memperoleh laporan Di sekolah. Di SPPG itu banyak sekali SPPG-SPPG yang dipalakin Dari sekolah,” kata Ubaid.

“Kalau MBG mau masuk Hingga sekolah saya, satu anak seribu. SPPG harus bayar Hingga sekolah saya satu anak seribu per hari. Kalau sekolah saya itu muridnya bisa sampai 5000, 5000 kali seribu berapa? Rp 5 juta, Rp 5 juta sehari,” sambungnya.

Tak hanya itu, Ubaid juga tak memungkiri sekelumit permasalahan lain Yang Terkait Di MBG yakni keracunan Konsumsi, limbah sisa MBG, dan takaran menu MBG yang beberapanya masih belum sesuai Di kebutuhan gizi anak.

Belajar Aman Jika MBG 2 Bulan Dipangkas

Berdasarkan perhitungan JPPI, Ubaid melihat Untuk membuat angka putus sekolah tuntas, Indonesia memerlukan Rp 75 triliun lagi. Dana Rp 75 trilun sudah cukup membuat sekolah negeri dan swasta gratis.

“Malahan Untuk menjalankan amanah Mahkamah Konstitusi yang sekolah tanpa dipenuhi biaya tadi itu, itu kan perhitungan Di MBG cuma butuh Rp 75 triliun. Rp 75 triliun itu cukup Di Dana MBG yang per hari Rp 1,2 triliun itu, itu 2 bulan,” tuturnya.
Sembunyikan kutipan teks

Gaji Guru Lebih Kecil Di Pegawai SPPG

Masalah berikutnya yang disorot Ubaid adalah soal gaji pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang lebih besar Di guru. Ubaid merasa miris Di hal tersebut.

“Karena Itu sangat miris sekali bagaimana guru yang sudah puluhan tahun aktif Di sektor Belajar, digaji Rp 300 ribu, Rp 400 ribu. Sambil Itu Untuk supir MBG yang Terbaru masuk sekolah, itu lebih sejahtera,” ungkap Ubaid.

Ubaid menyebut Inisiatif MBG harus selaras Di Situasi fiskal Negeri. Tidak memaksakan hingga memangkas dana lebih Di alokasi kebutuhan penting lain seperti Belajar.

“Kalau anggarannya cukup nggak masalah. Tapi kalau harus Memutuskan hampir separuh Dana Belajar, kan rusak Karena Itu Belajar kita,” katanya.

(cyu/nwk)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Nyaris 70% Dana MBG Di Dana Belajar, JPPI Siapkan Gugatan Hingga MK

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้