Pada S1 Pernah Ber-IPK 2,97, Kini Bersama Sebab Itu Guru Besar UGM



Jakarta

Gelar Guru Besar Di sebuah perguruan tinggi merupakan hasil Di perjalanan panjang seorang akademisi. Gelar tersebut akhirnya diraih Bersama Prof Nurul Indarti, Sivilokonom, Cand Merc, Ph D Di 2024 lalu.

Berdiri, Memberi orasi ilmiah sebagai peneliti Di kampus besar Universitas Gadjah Mada (UGM) sangat membanggakan Bagi Nurul. Akan Tetapi, kesuksesan tersebut pastina tidak diraih secara instan, ada banyak halang rintang Di baliknya.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernah Dapat IPK 2,97 Pada Kuliah

Jauh berbeda Bersama cerita suksesnya Pada ini, dulu Nurul sempat dapat IPK jeblok. Pada menempuh S1 semester 1, ia hanya Menyambut IPK 2,97.

Nurul menyesal Lantaran dirinya merasa jumawa berasal Di SMA jurusan IPA. Ia dulu berpikir bahwa berkuliah Di jurusan IPS lebih mudah, tetapi kenyataan menunjukan Sebagai Gantinya.

“Saya menggampangkan perkuliahan Lantaran dulu Di jurusan IPA. Waktu itu, Kartu Hasil Studi (KHS) dikirim Di Tempattinggal dan Bapak bertutur mau Bersama Sebab Itu apa kamu kalau IPK tidak sampai 3,” katanya dikutip Di laman FEB UGM, Rabu (17/12/2025).

Ia sampai diragukan Bersama sang ayah Bersama IPK rendah tersebut. Nurul mengaku bahwa alasannya Pada itu Lantaran aktif berorganisasi.

Nurul memang dikenal aktif Di kuliah. Ia ikut organisasi Di kampus sekaligus menjadi asisten dosen.

Akhirnya Nurul mundur Di kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang banyak menyita waktunya. Ia mulai fokus kuliah dan akhirnya hasilnya lebih baik.

“Saya pun mundur Di kegiatan IPM dan mulai serius kuliah dan akhirnya hasilnya pun bisa bagus. Pesannya memang kita harus menghargai ilmu, tidak boleh arogan Di ilmu,” tegasnya.

Bangkit, Lulus Cumlaude hingga Lanjut S2-S3

Meski sempat dapat IPK rendah, Nurul terus bersemangat agar nilai akademiknya lebih baik tahun Di tahun. Usahanya membuahkan hasil baik, ia meraih predikat cumlaude Pada lulus Di UGM Di 1998.

Sesudah lulus, Nurul bertekad Bagi mengabdi Di almamaternya. Ia melanjutkan S2 Di School of Management, University of Adger, Kristiansand, Norwegia.

Nurul juga sekaligus meraih Master of Science in Strategic and Operations Management (Candidata Mercatoria) Di Norwegian School of Economics and Business Administration, Bergen, Norwegia Di 2003.

Tak berhenti Di situ, Nurul memperpanjang langkah studinya Bersama Membahas Doktor (Ph D) Di bidang Knowledge Management and Innovation Di Faculty of Economics and Business, University of Groningen, The Netherlands.

Bersama Sebab Itu Guru Besar Manajemen UGM Pertama

Sesudah menempuh banyak studi, Nurul menduduki jabatan Untuk jabatan Di UGM. Di 2024 lalu, ia resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang manajemen UGM.

Pengukuhannya menjadi sejarah Mutakhir Bagi FEB UGM. Nurul adalah perempuan pertama yang menjadi Guru Besar Manajemen UGM.

“Setiap pencapaian Di hidup, termasuk jabatan akademik profesor, tidak pernah bersifat personal semata. Di prosesnya, banyak pihak yang berkontribusi dan melapangkan jalan, semua itu atas kehendak Allah Yang Maha Melapangkan. Alhamdulillah, segala puji Bagi Allah,” katanya.

Fokus Kajian Wirausaha Marginal

Nurul adalah peneliti UGM yang Memusatkan Perhatian Di kajian Kajian kewirausahaan Di kelompok marginal. Contohnya perempuan atau penyandang Penyandang Disabilitas.

Di orasinya, ia menyampaikan pidato berjudul Melihat Kewirausahaan Di Pinggiran: Perspektif Etnis, Perempuan, dan Sosial. Ia mengajak para akademisi agar lebih melihat kewirausahaan Di Kacamata yang jarang dipakai.

“Kewirausahaan etnis, perempuan, dan sosial sering kali dipinggirkan atau termarginalisasi Lantaran berbagai faktor struktural dan kultural. Mereka Berjuang Bersama berbagai hambatan yang membatasi akses mereka Pada Kemungkinan dan sumber daya yang dinikmati Bersama kelompok mayoritas,” bebernya.

Sebelum 2004, Nurul telah memperjuangkan agar kurikulum kewirausahaan dapat menjadi kurikulum wajib Di prodi Manajemen UGM. Samping Itu, ia aktif menginisiasi kurikulum berkelanjutan Di Master in Sustainability Development and Management (MASUDEM) MM FEB UGM.

(cyu/cyu)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Pada S1 Pernah Ber-IPK 2,97, Kini Bersama Sebab Itu Guru Besar UGM

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้