Wakil Rakyat Kebanjiran Keluhan soal Angka Kredit Dosen hingga KIP-K



Jakarta

Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (Wakil Rakyat) RI, Ledia Hanifa Amalia bercerita komisinya mendapati banyak keluhan Bersama perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS). Masalah-masalah itu mulai Bersama soal administrasi kampus hingga angka kredit dosen.

“Saya tuh Karena Itu anggota dewan tuh capek pak. Capeknya Lantaran yang ngelapornya itu kok gitu-gitu aja, nggak berubah-ubah,” katanya Di Kegiatan Urun Rembuk: Masa Didepan Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Ke Universitas Paramadina, Kampus Cipayung, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Permasalahan Administrasi Kampus

Ledia Menginformasikan masalah-masalah yang sering ia tampung banyak berkaitan Bersama administrasi. Salah satu misalnya kehilangan berkas.

“Ada yang mengurus profesornya udah 3 kali berkasnya hilang padahal itu kan Ke harusnya ada Ke kita, kenapa bisa hilang gitu,” ungkapnya heran.

Keluhan berikutnya soal turunnya angka kredit. Hal ini terjadi Lantaran adanya perubahan regulasi Permenpan RB No 1/2023 tentag konservasi angka kredit lama Hingga sistem Terbaru.

“Menurut saya ini juga menjadi Dibagian yang paling harus kita perbaiki keseluruhannya. Apalagi yang angka kreditnya turun gitu, udah banyak sekali Karena Itu persoalan-persoalan kita ini baik Di sistem pengelolaan secara Negeri, perguruan tinggi maupun juga Ke Daerah yang lebih mikro,” kata anggota dewan Bersama Fraksi PKS tersebut.

Rumitnya Laporan KIP Kuliah

Tak cuma Bersama sisi dosen, Ledia juga Merasakan masukan Bersama mahasiswa penerima KIP Kuliah. Menurutnya, Kementerian Belajar Tinggi, Sains, dan Keahlian (Kemendiktisaintek) perlu membenahi kembali sistem laporan penerima KIP Kuliah.

“Laporannya astagfirullahaladzim udah lebih Bersama ujian disertasi Lantaran Justru detailnya, Justru penerima KIP Kuliah tiap semester sekarang mesti lapor dan laporannya,” katanya.

Menurut Ledia, Kemendiktisaintek perlu menyederhanakannya Lantaran data penerima, penyaluran, dan rekening setiap mahasiswa telah Kemendiktisaintek simpan Di database-nya.

Jumlah Kuota Mahasiswa PTN

Ledia juga melihat para pimpinan PTS sering mempertanyakan bagaimana pemerintah mengelola regulasi kuota mahasiswa Terbaru Ke perguruan tinggi negeri (PTN). Pasalnya, porsi mahasiswa PTN memakan kuota PTS.

“Kita juga perlu melihat ada hal yang dikejar Karena Itu kan hidup dan mati mengejar jumlah student body yang luar biasa banyak. Ternyata bukan cuma PTS yang mengejar student body yang banyak PTN juga demikian Karena Itu rebutan,” katanya.

Justru, ia mendapati salah satu PTN asal Aceh yakni Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) sempat menjadi objek laporan para pimpinan PTS Lantaran pembukaan kuota mahasiswa Terbaru yang terlalu banyak.

“Bapak-Ibu ketika kami kunjungan Hingga Aceh itu, Ya Allah swasta itu marahnya sama Unsyiah Lantaran buka 7 kali ujian mandiri. Yang dimarahin bukan Unsyiah tapi Wakil Rakyat-nya,” ujar Ledia.

(cyu/cyu)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Wakil Rakyat Kebanjiran Keluhan soal Angka Kredit Dosen hingga KIP-K

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้