Siap-siap! 29 Kampus Negeri-Swasta Ini Mau Buka Fakultas Kedokteran Gigi


Jakarta –

Tercatat 29 kampus negeri dan swasta ini rencananya Akansegera membuka fakultas kedokteran gigi (FKG) mulai tahun 2026/2027. Kampus mana saja?

Berikut 29 kampus pengusul FKG Mutakhir berdasarkan penugasan Direktorat Jenderal Pembelajaran Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pembelajaran Tinggi, Sains dan Ilmu Pengetahuan (Kemdiktisaintek) Sebagai pembukaan FKG Mutakhir tahun 2026/2027 Ke tahap 1 lewat skema kemitraan Didalam FKG pembina dan fasilitas layanan Kesejaganan (fasyankes).

1. Universitas Abulyatama, Aceh


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Universitas Riau

3. Universitas Islam Riau

4. Universitas Jambi

5. Universitas Bengkulu

6. Universitas Bangka Belitung

7. Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kepulauan Riau

8. IIK Widya Husada, Jawa Barat

9. ITKES Karsa Husada Garut, Jawa Barat

10. Universiats Bakti Husada Indonesia Cirebon, Jawa Barat

11. Universitas Sunan Gresik, Jawa Timur

12. Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat

13. Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara

14. Universitas Palangka Raya, Kalimantan Ditengah

15. Universitas Mataram, NTB

16. Universitas Citra Bangsa Kupang, NTT

17. Universitas Tadulako, Sulawesi Ditengah

18. Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara

19. Universitas Wallacea, Sulawesi Barat

20. Universitas Sulawesi Barat

21. ITKES Muhammadiyah Sidenreng Rappang (Sidrep), Sulawesi Selatan

22. Universitas Mega Rezky Makassar, Sulawesi Selatan

23. Universitas Bosowa, Gorontalo

24. Universitas Negeri Gorontalo

25. Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

26. Universitas Khairun, Maluku Utara

27. Universitas Cenderawasih, Papua

28. Universitas Papua, Papua Barat Daya

29. Universitas Musamus, Papua Selatan.

Data ini dipaparkan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembelajaran Tinggi (Sesditjen Dikti) Kemdiktisaintek Prof Dr med dr Setiawan Ke kegiatan peluncuran Inisiatif Strategis Langkah Akselerasi Kedokteran Gigi, Langkah Beasiswa Pembelajaran Spesialis, dan Langkah Penempatan Residen Tingkat Mandiri Di Kantor Kemdiktisaintek, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Prodi PPDGS Mutakhir

Setiawan menambahkan, masih berdasarkan penugasan Ditjen Dikti tahap 1, sebanyak 29 prodi spesialis Akansegera dibuka Di 15 FKG Didalam 6 FKG pembina dan 65 prodi subspesialis Didalam pola fragmentasi Di FKG pembina.

FKG pembina beserta FKG pengusul masing-masing, Antara lain yaitu:

  • Universitas Airlangga:
    – Universitas Brawijaya
    – Universitas Hang Tuah
    – Universitas Jember
    – Universitas Trisakti
  • Universitas Gadjah Mada:
    – Universitas Islam Sultan Agung
    – Universitas Muhammadiyah Surakarta
    – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
    – Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama)
  • Universitas Hasanuddin:
    – Universitas Andalas
    – Universitas Jember
    – Universitas Lambung Mangkurat
    – Universitas Mahasaraswati
    – Universitas Muslim Indonesia
  • Universitas Indonesia:
    – Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama)
    – Universitas Syiah Kuala
    – Universitas Trisakti
  • Universitas Padjadjaran:
    – Universitas Jenderal Achmad Yani
    – Universitas Mahasaraswati
    – Universitas Sumatera Utara
    – Universitas Syiah Kuala
  • Universitas Trisakti:
    – Universitas Mahasaraswati.

Pemerintah Targetkan Ada FKG Di Tiap Provinsi Per 2029

Di forum yang sama, Wakil Pembantu Pemimpin Negara Kesejaganan (Wamenkes) Prof dr Dante Saksono Harbuwono, SpPD-KEMD, PhD mengatakan memang menugaskan 29 perguruan tinggi Sebagai membuka fakultas kedokteran gigi Mutakhir. Pemerintah, lanjut Dante, menargetkan percepatan pendirian fakultas kedokteran gigi (FKG) Sebagai ada Di setiap provinsi Ke 2029. Ke 2026,

“Di Di Itu dilakukan Pembuatan 26 Langkah studi Ahli Perawatan Gigi spesialis serta Langkah subspesialis Lewat kerja sama dan pembinaan Di fakultas kedokteran gigi yang telah Memperoleh kapasitas lebih baik,” kata Dante.

Ia mengatakan, percepatan pendirian FKG Di tiap provinsi bertujuan Sebagai mempermudah Kelompok Sebagai mengakses layanan Ahli Perawatan Gigi dan Memangkas kesenjangan pelayanan Kesejaganan antardaerah.

Selaras, Wakil Pembantu Pemimpin Negara Pembelajaran Tinggi, Sains, dan Ilmu Pengetahuan (Wamendiktisaintek) Prof Dr Fauzan, MPd mengatakan upaya ini turut merespons masalah persebaran layanan Ahli Kebugaran spesialis dan Ahli Perawatan Gigi yang belum merata Di Indonesia.

“Sambil Itu Pembelajaran kedokteran dan kedokteran gigi masih terkonsentrasi Di Daerah tertentu. Sebab itu kita perlu mempercepat Pembelajaran tenaga medis sekaligus memastikan bahwa hasilnya sesuai Didalam kebutuhan pelayanan Kesejaganan Kelompok dan penyebarannya Lebihterus merata, dan Kelompok Lebihterus mudah memperoleh pelayanan Kesejaganan yang bermutu,” ucapnya Ke kesempatan yang sama.

(twu/nwk)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Siap-siap! 29 Kampus Negeri-Swasta Ini Mau Buka Fakultas Kedokteran Gigi

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr Slot Gacor Resmi Hari Ini
https://indyfest.net/
https://indyfest.net/gallery/
https://indyfest.net/privacy-policy-2/
https://www.tcconstruct.net/projects