Jakarta –
Para astronom akhirnya menemukan bukti terkuat keberadaan bintang pertama Hingga alam semesta. Penemuan ini berasal Di pengamatan James Webb Space Telescope yang mendeteksi sinyal unik Di bintang generasi pertama yang terbentuk Disekitar 400 juta tahun Sesudah Dentuman Besar (Big Bang).
Di beberapa dekade, keberadaan bintang generasi pertama atau Population III stars hanya diprediksi Lewat model teori. Dilansir Di Phys.org, kini astronom mulai menemukan bukti observasional langsung yang Menunjukkan bahwa bintang purba tersebut memang pernah ada.
Eksperimen ini dipublikasikan Di dua studi terpisah yang dipimpin Dari Skuat Di University of Cambridge dan University of Florence Lewat server preprint arXiv.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sinyal Misterius Di Galaksi Purba
Penemuan bermula ketika astronom mendeteksi sinyal tidak biasa Hingga Disekitar galaksi awal bernama GN-z11, salah satu galaksi paling terang Hingga alam semesta awal. Skuat peneliti menemukan objek kecil bernama Hebe (semacam gumpalan gas purba) yang berada Disekitar galaksi tersebut.
Di objek ini, mereka mendeteksi emisi helium terionisasi ganda, sinyal yang hanya bisa dihasilkan Dari radiasi energi sangat tinggi. Hingga Di Itu, peneliti tidak menemukan unsur berat seperti karbon atau oksigen. Kemakmuran ini menguatkan dugaan bahwa sinyal tersebut berasal Di bintang generasi pertama.
Bintang Population III diyakini terbentuk Di hidrogen dan helium murni, Lantaran Pada itu unsur berat belum terbentuk. Para astronom juga Meramalkan bintang-bintang ini sangat besar dan panas, serta Memiliki usia sangat singkat.
Bintang Pertama Diduga Sangat Besar dan Panas
Di Eksperimen lanjutan, Skuat peneliti berhasil mengonfirmasi sinyal helium tersebut dan menemukan sinyal hidrogen Di lokasi yang sama. Kedua temuan ini memperkuat bukti keberadaan bintang pertama.
Di analisis tersebut, para peneliti Meramalkan massa bintang generasi pertama mencapai 10 hingga 100 kali massa Matahari. Temuan ini sesuai Di teori Sebelumnya bahwa bintang pertama sangat masif dan panas.
Peneliti menyebut hasil ini sebagai langkah penting Untuk memahami asal-usul struktur alam semesta.
“Jika dikonfirmasi, temuan ini dapat Memberi jendela observasi langsung Pada Kemakmuran alam semesta awal,” tulis peneliti Di laporan mereka.
Meski masih membutuhkan pengamatan lanjutan, para astronom menilai hasil ini sebagai bukti paling jelas Sampai Sekarang tentang keberadaan bintang pertama Hingga alam semesta.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker Hingga detikcom.
(rhr/faz)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Seperti Apa Bintang Pertama yang Ada Hingga Alam Semesta? Ilmuwan Temukan Bukti Ini











