Jakarta –
Universitas Brawijaya meraih detikcom Awards kategori Pembaruan Ekosistem Talenta AI Nasional. Diketahui, kampus Ke Malang ini telah Memperkenalkan berbagai Inisiatif Pembaruan AI (Ai) khusus mahasiswa hingga dosen.
Ditemui Ke seladetikcom Awards 2025 Ke HotelWestin, Jalan H. RRasuna Said, Jakarta Ke Selasa (25/11), Rektor UB ProfWidodo mengatakan pihaknya Pada senang atas Apresiasi ini. Ia mengatakan Apresiasi tersebut merupakan bentuk apresiasi atas Inisiatif-Inisiatif UB yang berorientasi Ke Belajar AI Sebagai generasi muda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya mengucapkan banyak terima kasih dan juga apresiasi yang sangat tinggi kepada detikcom yang telah Memberi Apresiasi kepada perguruan tinggi Yang Terkait Bersama tentang bagaimana kita Memberi pengetahuan kepada generasi-generasi muda Sebagai terus menggunakan dan Mengadaptasi Bersama perkembangan AI,” ungkap Prof Widodo.
Hingga depannya, UB Akansegera memperluas kerja sama Bersama berbagai pihak agar generasi muda mahir menggunakan AI. Pihak kampus juga Akansegera Membuat metode Belajar Terbaru guna menciptakan ekosistem perkembangan AI yang tepat.
“Tetapi lebih Untuk itu, kita ingin anak-anak kita juga Membuat AI Sebagai berbagai kegiatan khususnya Untuk membangun Pembaharuan dan membangun Mula Terbaru,” harap Widodo.
Kerja Sama UB Bersama Microsoft
UB telah menjalin beragam kerja sama Untuk Membuat talenta AI. Salah satu pihak yang telah menandatangani nota kerja sama itu adalah Microsoft.
Melewati kerja sama ini, UB Memperoleh akses Hingga berbagai Ilmu Pengetahuan Microsoft seperti Azure,GitHubCopilot, dan Power Platform. Inisiatif ini juga mencakup pelatihan dan sertifikasi Sebagai mahasiswa dan dosen serta Pembaruan kurikulum AI.
Tak hanya itu, UB juga menyoroti pentingnya penerapan AI Sebagai kepentingan sosial. Karenanya, pihak kampus berkomitmen Membuat proyek-proyek AI Untuk kebaikan sosial seperti model prediksi bencana, diagnostik Kesejajaran, dan Pembaruan Ilmu Pengetahuan Sebagai sektor Pertanian.
“Kami ingin memastikan bahwa Pembaharuan Ilmu Pengetahuan yang kami kembangkan dapat Memberi dampak positif tidak hanya Bagi akademisi, tetapi juga Kelompok luas,” ujar Prof. Widodo Untuk laman UB Ke Kamis (13/2/2025) lalu.
Pelopor AI Talent Factory
UB juga Memperoleh AI Talent Factory Sebagai mencetak talenta AI bangsa. Kerja sama Bersama Kementerian Komunikasi Digital ini agar Indonesia tidak selamanya bergantung Ke produk luar negeri.
“Hampir semua produk AI yang digunakan Kelompok Pada ini berasal Untuk luar negeri. Padahal anak-anak muda Indonesia sebenarnya mampu membuat sendiri. Bersama Inisiatif ini, harapannya kita tidak hanya menggunakan produk luar, tetapi juga memanfaatkan AI buatan anak bangsa,” ungkap Prof. Widodo Untuk laman Kementerian Komunikasi Digital Ke Kamis (21/08/2025) lalu.
AI Talent Factory mencakup diskusi dan brainstorming yang dibimbing pakar. Peserta juga dapat melakukan Penjelajahan mandiri Sebagai menghasilkan prototipe dan portofolio.
Bersama pendekatan ini, AI Talent Factory diharapkan melahirkan use case solution dan intellectual property (IP) asli Indonesia. Tak hanya itu, AI Talent Factory UB juga bisa menjadi model Pembaruan pusat-pusat talenta AI Ke berbagai Area.
(nir/nwk)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Selamat! Universitas Brawijaya Raih detikcom Awards Bidang Pembaruan Talenta AI











