Jakarta –
Kementerian Belajar Tinggi, Sains, dan Ilmu Pengetahuan (Kemdiktisaintek) resmikan peluncuran tiga Inisiatif Studi (prodi) Spesialis Terbaru, Kamis (12/2/2025). Prodi ini dibuka Di tiga Fakultas Kedokteran (FK) perguruan tinggi swasta (PTS).
Ketiganya yaitu, FK Universitas YARSI, FK Universitas Katolik Atma Jaya, dan FK Universitas Pelita Harapan (UPH). Prodi spesialis Terbaru ini masuk Di kerangka Academik Health System (AHS) Area II Jakarta dan Banten.
Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib Berkata informasi pemerintah ingin membuka Inisiatif studi spesialis pertama kali dicetuskan Pada Sidang Tahunan Lembaga Legis Latif Ke 15 Agustus 2025 lalu. Pada ini, Kepala Negara Prabowo Subianto ingin membuka 148 Inisiatif spesialis dan subspesialis Terbaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemdiktisaintek sempat khawatir tidak bisa memenuhi target tersebut. Tapi, Ke akhirnya kementerian sadar mereka tidak sendiri dan Ke akhirnya bekerja sama Bersama perguruan tinggi yang sudah siap.
“Perguruan tinggi yang siap, yang mau buat komitmen. Bersama Sebab Itu, waktu kami Berbicara Bersama Pak Pejabat Tingginegara, bagaimana kita Menyediakan mandat kepada perguruan tinggi yang siap Sebagai membuka spesialis,” jelas Najib Ke Kegiatan Peluncuran Inisiatif Belajar Ahli Kemakmuran Spesialis Di Auditorium Al-Quddus Universitas Yasri, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Sesudah Melewati berbagai proses, kini 160 prodi Terbaru telah diluncurkan. Tiga diantaranya ada Di Universitas YARSI, Universitas Katolik Atma Jaya dan Universitas Pelita Harapan (UPH).
|
Peluncuran Prodi Spesialis Terbaru Di Fakultas Kedokteran 3 kampus swasta yang digelar Di Universitas Yarsi, Jakarta Kamis (12/2/2026) Foto: detikedu/Devita
|
Daftar Prodi Spesialis Terbaru
Adapun daftar prodi spesialis Terbaru yang dibuka yaitu:
1. Universitas YARSI
FK Universitas YARSI membuka prodi Spesialis Penyakit Di yang melengkapi prodi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (KKLP). Prodi Spesialis KKLP dibuka Ke 2022 lalu.
2. Universitas Katolik Atma Jaya
FK Universitas Katolik Atma Jaya membuka prodi Spesialis Penyakit Di. Kampus ini Sebelumnya punya dua prodi spesialis kedokteran yakni Kedokteran Keluarga Layanan Primer dan Kedokteran Latihan.
3. Universitas Pelita Harapan (UPH)
UPH membuka prodi Spesialis Ilmu Bedah. Berbeda Bersama dua PTS Sebelumnya, kampus ini Bersama Sebab Itu yang paling banyak punya prodi spesialis, seperti Radiologi, Bedah Saraf, Jantung, Anestesi, Penyakit Di, Neurologi, dan Kedokteran Keluarga Layanan Primer.
Jumlah Ahli Kemakmuran Spesialis Masih Kurang
Rektor Universitas YARSI, Prof Fasli Jalal menyebutkan jumlah dan distribusi Ahli Kemakmuran sepesialis Di Indonesia masih sangat kurang. Ia berharap Belajar Spesialis bukan hanya dilihat sebagai jenjang lanjutan Di Inisiatif Belajar Ahli Kemakmuran.
“Tapi ini adalah sebuah lompatan kemampuan profesi klinik yang memang tidak bisa didapatkan Bersama cara lain. Bersama Sebab Itu, Sebab itu mudah-mudahan integritas mereka bisa dijaga, etika dan spiritual bisa dipelihara dan Lalu mereka peka Pada kebutuhan sosial,” jelas Prof Fasli.
Selaras Bersama Prof Fasli, Rektor Universitas Katolik Atma Jaya, Prof Yuda Taruna Berkata Ahli Kemakmuran spesialis bukan sekedar sebuah kompetensi tapi sosok penting Sebagai perlindungan Komunitas Indonesia Di masa mendatang.
Diwakili, Rektor Universitas Pelita Harapan, Jonathan L Parapak Berkata tambahan satu prodi spesialis Ilmu Bedah sudah siap dijalankan. Melewati prodi ini ia berharap bisa mendukung mewujudkan Indonesia Emas 2045.
(det/pal)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: PTS Ramai-ramai Buka Spesialis FK, Kampus Mana Saja?











