Jakarta –
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Adies Kadir disahkan sebagai Kandidat hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Di Diskusi paripurna Di-12 Dewan Perwakilan Rakyat masa persidangan III tahun sidang 2025-2026. Pencalonan ini Untuk menggantikan Arief Hidayat yang Akansegera segera pensiun.
Diskusi paripurna Dewan Perwakilan Rakyat berlangsung Di gedung Nusantara II, kompleks Dewan, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Habiburokhman menjelaskan, Adies juga merupakan pengganti Inosentius Samsul yang menjadi Kandidat hakim MK yang berasal Didalam usulan Dewan Perwakilan Rakyat. Ia mengatakan Inosentius diganti Sebab ada penugasan lain.
Inosentius Sebelumnya sempat ditetapkan sebagai Kandidat hakim MK Di Diskusi paripurna Di-3 masa persidangan I tahun sidang 2025-2026 Di kompleks Dewan, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2025).
“Nah, Yang Terkait Didalam Pak Inosentius, kami Memperoleh informasi yang bersangkutan Akansegera Memperoleh penugasan lain Agar Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat RI perlu melakukan fit and proper test lagi,” kata Habiburokhman usai Diskusi paripurna Di kompleks Dewan, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026), dilansir detikNews.
Di Diskusi paripurna, Habiburokhman juga mengatakan Komisi III perlu mengganti Inosentius dan menilai perlu adanya penguatan Di lembaga MK. Ia menambahkan, perlu ada hakim konstitusi yang Memiliki pemahaman hukum komprehensif dan rekam jejak sangat baik Di dunia hukum.
“Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat RI memandang Pada ini perlu adanya penguatan Di lembaga Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Untuk menjaga marwahnya Didalam kembali Di pelaksanaan tugas dan fungsinya yang hakiki,” kata Habiburokhman.
“Karenanya, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat RI menilai sangat penting adanya sosok hakim konstitusi yang Memiliki pemahaman hukum yang komprehensif serta rekam jejak yang cemerlang Di dunia hukum, Agar dapat menjadi sosok penting Di mengembalikan marwah Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia,” tambahnya.
Belajar Adies Kadir
Dikutip Didalam arsip Di laman Majelis Permusyawaratan Rakyat, nama lengkapnya beserta gelarnya tercatat sebagai Dr Ir H Adies Kadir S H M Hum. Kelahiran Balikpapan ini menyelesaikan Belajar tinggi Di universitas-umiversitas berikut:
- S1 Cara Sipil, Universitas Wijaya Kusuma, 1992
- S1 Hukum, Universitas Merdeka, 2003
- S2 Hukum, Universitas Merdeka, 2007
- S3 Hukum, Universitas 17 Agustus, 2017
Sambil Itu berdasarkan data Pangkalan Data Belajar Tinggi Kementerian Belajar Tinggi, Sains, dan Ilmu Pengetahuan (PDDikti Kemdiktisaintek), Adies Kadir tercatat kuliah S2 Hukum Di Universitas Merdeka Malang mulai 31 Maret 2006 dan dinyatakan lulus.
Di PDDikti, Adies juga tercatat sebagai mahasiswa S2 Ilmu Administrasi Publik Universitas Wijaya Putra mulai 1 September 2005, tetapi tidak menyelesaikannya.
Rekam Jejak Di Dewan Perwakilan Rakyat
Di Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI terpilih Jatim 1 2024-2029 Didalam Fraksi Partai Golkar ini tercatat pernah bertugas Didalam jabatan berikut:
- Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Dewan Perwakilan Rakyat RI mulai 2014
- Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat RI mulai 2019
- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI mulai 2024
Diketahui, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat RI membidangi penegakan hukum, Ham, dan Keselamatan.
Adies Kadir, sempat dinonaktifkan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI, ssbagaimana diumumkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji, Minggu (31/8/2025).
Pada itu, Adies sempat menyampaikan komponen tunjangan Dewan Perwakilan Rakyat RI Merasakan kenaikan. Di antaranya, tunjangan beras naik menjadi Rp 12 juta Didalam Rp 10 juta, tunjangan transportasi (bensin) menjadi Rp 7 juta Didalam Rp 4-5 juta.
Adies langsung menganulir pernyataan Di hari berikutnya. Ia Berkata tak ada kenaikan tunjangan beras maupun tunjangan bensin Untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI.
“Saya ingin klarifikasi Yang Terkait Didalam Didalam kemarin ada beberapa hal yang saya salah Memberi data. Setelahnya saya cek Di Kesekjenan, ternyata tidak ada kenaikan, baik itu gaji maupun tunjangan seperti saya sampaikan,” kata Adies Di kompleks Dewan, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025), dilansir detikNews.
(twu/nah)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Profil Belajar Adies Kadir, Kandidat Hakim MK











