Jakarta –
Inilah Bu Sri, perempuan 50 tahun yang sehari-hari menjadi pengemudi ojek online, yang ternyata juga seorang penulis. Karya-karya Bu Sri Malahan sudah pernah diterbitkan Di belasan Bacaan.
Kisah Bu Sri viral Di unggahan akun milik Intan Ori Di media sosial X. Kepada detikEdu, Bu Sri menceritakan bagaimana ia menjadi penulis dan masih aktif melakukannya hingga kini.
Gemar Membaca dan Bergabung Berbagai Komunitas
Bu Sri mengaku memang gemar membaca Dari masih belia. Bacaan yang dulu biasa ia baca misalnya kisah Mahabharata. Ia pun suka menulis Dari dahulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya suka menulis Dari dulu. Saya suka bikin puisi. Lalu tahun dua ribu belasan Bisa Jadi, saya kan ada Facebook, sering upload Di Facebook. Lalu saya diajak teman (Sebagai) gabung Di (komunitas) Penulis Ambarawa,” jelas Bu Sri Di dihubungi Di Jumat (27/6/2025).
Di komunitas inilah Bu Sri mulai belajar menulis cerpen. Akan Tetapi, Di Di itu ia belum menjadi pengemudi ojek online (ojol). Ia Terbaru menjadi pengemudi ojol Di 2019.
Selain aktif Di komunitas Penulis Ambarawa, ia juga bergabung Bersama komunitas Penulis Ungaran. Di komunitas Penulis Ungaran, ia belajar membuat blog.
Akan Tetapi, Dari sibuk menjadi rider ojol, Bu Sri sempat vakum Di tulis menulis. Walau begitu, tak lama ia kembali aktif.
“(Saya) mulai (menulis) lagi 2020-2023 bareng teman-teman Penarawa (Penulis Ambarawa) lalu menerbitkan Bacaan itu, kumpulan cerpen,” ungkap Bu Sri.
Ia mengatakan Di ini belum menerbitkan Bacaan secara solo. Kendati begitu, Lantaran Dari dulu ia kerap mengirimkan cerpen sayembara yang diadakan berbagai penerbit, maka ia sudah terlibat Di sejumlah Bacaan kumpulan cerpen (kumcer) dan puisi. Di Itu, beberapa karya Bu Sri juga terbit bersama Penulis Ambarawa.
Ini tulisan-tulisan Bu Sri yang terbit Di Bacaan-Bacaan cerpen dan puisi kolektif:
- Cerpen “Cahaya Bintang Fajar” Di Bacaan kumcer Ambarawa Di Ujung Pena, bersama Penulis Ambarawa, terbit tahun 2013.
- Cerpen “Sri Widati”Di kumcer Inspirasi ‘Untaian Nama Bayii, bersama IIDN-Ibu-ibu Doyan Nulis Semarang, terbit tahun 2014
- Cerpen “Sketsa Jeddah” Di kumcer Menjadi Tamu Di Surga-Nya, terbit tahun 2014
- Cerpen “Kado Manis Di Robbuna” Di Bacaan kumcer Anugerah Illahi, terbit tahun 2014
- Cerpen “Bias Kelabu Di Teluk Penyu” Di Bacaan kumcer Sisi Lain, terbit tahun 2015
- “Kidung Asa Mpu Pandean” (puisi) Di Bacaan Ambarawa Seribu Wajah bersama Penulis Ambarawa, terbit tahun 2016
- Cerpen “Hujan Di Atas Pelangi” Di Bacaan Impian Perempuan, bersama Womenscrip, terbit tahun 2019
- Cerpen “Cinta Langit, Bumi dan Bintang” Di Bacaan kumcer Percayalah Allah Bersamamu bersama Penulis Ambarawa, terbit tahun 2021
- Cerpen “Tiket Pilihan Cinta” Di Bacaan kumcer Meretas Batas Dunia Kertas bersama Penulis Ambarawa, terbit tahun 2019
- Cerpen “Bentangan Sajadah Di Gunung Gajah” Di Bacaan kumcer Semesta Cinta Lansia, terbit tahun2024.
Meski sudah berkali-kali karyanya terbit, Bu Sri mengaku sampai Di ini pun masih belajar.
Cerita Bu Sri Karena Itu Pengemudi Ojol
Bu Sri menceritakan bagaimana ia Lalu memutuskan menjadi pengemudi ojol.
Ia merupakan single parent. Rumah tangga Bu Sri kandas Di 2014.
“Saya ada tiga anak yang ikut saya semua,” kata Bu Sri.
Di Di itu anak keduanya hendak masuk kuliah Melewati jalur prestasi dan membutuhkan dana Sebagai itu. Di Itu, ia memutuskan menjadi rider ojol juga Lantaran lebih fleksibel sambil mengurus anak nomor tiga. Anak bungsunya membutuhkan perhatian Lantaran kondisinya down Bersama situasi Di Rumah.
“Anakku biayanya banyak, (Karena Itu) saya milih itu. Ditambah yang ragil itu kan Lantaran Kebugaran Rumah tangga yang bener-bener bikin dia down banget. Itu saya mikirnya enggak bisa kalau kerja meninggalkan Rumah lama, enggak bisa ngawasi anak saya juga,” ungkap Bu Sri
“Kalau nge-Grab itu kan saya coba itu Alhamdulillah bisa sambil ngurusi dia juga, antar jemput sekolah, antar jemput karate,” imbuhnya.
Di akhir ceritanya, Bu Sri juga Memiliki pesan kepada generasi muda, khususnya berkaitan Bersama literasi.
“Bersama Bacaan membuka jendela wawasan, Bersama membacakamu bisa memanjangkan usiamu juga,” kata Bu Sri.
“Banyak belajar, belajar bukan hanya Di orang Bersama bertatap muka, tapi lewat Bacaan pun bisa,” pungkasnya.
(nah/nwk)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Perkenalkan Bu Sri, Ibu-ibu Rider Ojol yang Juga Penulis Cerpen











