Pada Pembantu Presiden Pembantu Presiden Brian Sarapan Ke Kantin, Kaget Ada Mahasiswa Uang Bulanan Rp 400 Ribu



Jakarta

Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terasa lebih semarak Didalam biasanya Didalam gelaran Konferensi Puncak Pembelajaran Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025. Pembantu Presiden Pembantu Presiden Pembelajaran Tinggi, Sains, dan Keahlian, Brian Yuliarto, hadir membuka Kegiatan tersebut Di Rabu (19/11/2025).

Tetapi Sebelumnya memasuki forum resmi, Brian memilih mampir Ke kantin mahasiswa. Di pukul tujuh pagi, ia duduk Ke salah satu sudut kantin dan mencicipi sarapan ala mahasiswa.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ke sela menikmati hidangan, Brian terlibat percakapan hangat Didalam beberapa mahasiswa yang kebetulan berada Ke sana. Obrolan ringan itu berubah menjadi momen yang membuka matanya.

Brian menanyakan berapa besar uang bulanan yang mereka keluarkan Untuk hidup Ke Surabaya. Jawaban para mahasiswa membuatnya tertegun.

“Saya tanya tuh, Pak Rektor, “Dek, berapa satu bulan?” “Rp600 ribu,” Ada yang Rp400 ribu. Saya lihat luar biasa Rp400 ribu sebulan,” ungkap Brian Untuk Pembukaan KPPTI 2025 disiarkan Untuk Youtube Kemendiktisaintek dikutip Kamis (20/11/2025).

“Saya yakin Bapak Ibu Ke sini Bisa Jadi sekali makan berapa 100 ribu kali cuma 4 kali makan,” ujar Brian.

Mengingat kejadian tersebut, Brian yakin para mahasiswa tersebut adalah mereka yang Memperoleh tekad besar dan semangat tinggi.

“Saya yakin Didalam mereka-mereka inilah, Didalam orang-orang seperti itulah yang punya tekad besar. yang punya semangat tinggi,” ungkap Brian.

Brian pun berpesan kepada para pemangku perguruan tinggi yang turut hadir Untuk tidak melupakan mereka yang Berpotensi Untuk menjadi talenta unggul.

“Bapak Ibu sekalian saya juga mengajak marilah kita terus menerus memperkuat sisi sosial kita. Tidak boleh ada talenta unggul kita yang tertinggal. Setiap potensi harus kita beri potensi Untuk tumbuh,” pesannya.

Tekankan Kampus Untuk Mengajak Generasi Muda Berkuliah

Brian berpendapat jika semua orang, baik Didalam kota besar, desa, mampu, maupun kurang mampu, harus punya kesempatan yang sama Untuk belajar dan berkembang.Mendikti pun berterima kasih kepada kampus yang telah berhasil mengajak anak-anak yang tidak mampu Untuk berkuliah.

“Saya mengikuti medsos-medsos para kampus-kampus yang ada. Saya melihat ada anak-anak yang betul-betul Didalam ekonomi yang sulit Lalu diajak berkuliah. Ada yang sudah diterima tetapi anaknya tidak mampu datang Ke kampus, diajak. Bapak, Ibu sekalian, saya yakin sekali itu adalah kebaikan amal jariyah yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ia yakin kampus yang rutin mengajak mahasiswa berkuliah Berencana Memperoleh berbagai kemudahan.

“Dari Sebab Itu, Bapak, Ibu sekalian jangan khawatir dan jangan terlalu banyak hitungan Untuk membantu orang-orang seperti itu. Langsung saja dibantu, langsung saja diajak pasti enggak Berencana bangkrut kampus Ibu Bapak sekalian,” kelakarnya.

“Dari Sebab Itu marilah kita tetap menjadikan ini Ke satu sisi kampus menjadi garda lokomotif terdepan. Tetapi Ke sisi lain kita terus menyapu, mengajak, memberdayakan anak-anak seperti itu,” imbuhnya.

Saksikan Live DetikSore:

(nir/pal)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Pada Pembantu Presiden Pembantu Presiden Brian Sarapan Ke Kantin, Kaget Ada Mahasiswa Uang Bulanan Rp 400 Ribu

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้