Edu  

Misteri Monumen Bawah Laut Yonaguni Ke Jepang, Dibuat Manusia atau Alam?


Jakarta

Sebuah struktur batu besar Ke dasar laut Didekat Pulau Yonaguni, Jepang, Dari lama memicu perdebatan Ke kalangan ilmuwan. Bentuknya yang menyerupai tangga dan piramida membuat sebagian orang menduga struktur tersebut merupakan peninggalan peradaban kuno yang tenggelam.

Tetapi, banyak peneliti menilai formasi tersebut kemungkinan besar terbentuk secara alami. Hingga kini, asal-usul struktur yang dikenal sebagai Yonaguni Monument ini masih menjadi topik diskusi Untuk kajian geologi dan arkeologi bawah laut.

Dilansir Bersama BBC, struktur ini pertama kali ditemukan secara tidak sengaja Dari seorang penyelam lokal Ke 1980-an. Bersama Di Itu, Yonaguni menjadi salah satu situs penyelaman paling terkenal Ke Jepang.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditemukan Penyelam

Penemuan Yonaguni Monument bermula Ke 1986. Di itu, penyelam bernama Kihachiro Aratake Untuk menjelajahi perairan Di Pulau Yonaguni Sebagai mencari lokasi Terbaru Bagi wisata selam.

Ke kedalaman Di 25 meter, Aratake melihat formasi batu besar Bersama permukaan datar dan sudut-sudut tajam yang tampak seperti tangga atau teras bertingkat. Ia Lalu melaporkan temuannya kepada para ilmuwan Sebagai diteliti Bersama Detail.

“Di 35 tahun lalu, Di saya Untuk mencari titik penyelaman, saya menemukannya secara tidak sengaja,” ujar Aratake, Untuk wawancara Bersama BBC Ke 2022.

Ia juga menambahkan, “Saya sangat emosional ketika menemukannya. Di Mengetahui penemuan itu, saya tahu ini Akansegera menjadi harta Bagi Pulau Yonaguni.”

Dari Di itu, lokasi tersebut menjadi daya tarik Bagi penyelam Bersama berbagai Bangsa yang ingin melihat langsung struktur batu misterius Ke dasar laut.

Diduga Terbentuk Bersama Proses Alam

Meski bentuknya tampak seperti bangunan buatan manusia, banyak ahli geologi berpendapat struktur tersebut kemungkinan merupakan hasil proses alam.

Beberapa peneliti menjelaskan, batuan Ke Area Yonaguni Memperoleh pola retakan alami yang dapat menghasilkan permukaan datar dan sudut tajam. Ketika terkena erosi laut dan Kegiatan tektonik, lapisan batu tersebut dapat membentuk pola yang terlihat seperti tangga atau dinding.

Lantaran itu, sebagian ilmuwan menilai struktur tersebut lebih masuk akal dijelaskan sebagai formasi geologi alami dibandingkan peninggalan arsitektur kuno.

Ikon Wisata Pulau Yonaguni

Terlepas Bersama perdebatan ilmiah yang masih berlangsung, Yonaguni Monument kini menjadi salah satu daya tarik utama Pulau Yonaguni.

Dilansir Bersama situs resmi Japan Travel, pulau yang terletak Ke Prefektur Okinawa ini dikenal sebagai destinasi selam Bersama pemandangan bawah laut unik. Banyak penyelam datang Sebagai Merasakan langsung struktur batu besar yang sering dijuluki sebagai “kota bawah laut” Yonaguni.

Selain Memikat wisatawan, keberadaan situs juga terus memicu Studi tentang bagaimana proses alam dapat menciptakan bentuk yang tampak menyerupai karya manusia.

(rhr/twu)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Misteri Monumen Bawah Laut Yonaguni Ke Jepang, Dibuat Manusia atau Alam?

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้