Jakarta –
Kementerian Pembelajaran Tinggi, Sains, dan Ilmu Pengetahuan (Kemdiktisaintek) RI masih terus menghitung skema pembiayaan Sebagai Aturan perguruan tinggi negeri (PTN) gratis. Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyampaikan ada beberapa opsi skema, salah satunya Bersama menyesuaikan status desil.
“Nanti kita lihat ya. Ada beberapa hitungan-hitungan, kan bisa semua siswa, bisa PTN, Lalu bisa barangkali tahapannya seperti apa, yang mahasiswa Mutakhir dulu gitu ya, atau yang desil 4 dulu,” ungkap Brian Ke kompleks Istana Kepresidenan Ke Jakarta, Rabu (23/9/2026), dikutip Untuk detikNews.
Mendiktisaintek mengatakan penghitungan skema biaya Akansegera menyesuaikan Bersama Kemakmuran fiskal. Ia menyebut, Ke intinya, Ri Prabowo berkeinginan memajukan Pembelajaran, memperluas akses Pembelajaran Sebagai semua anak bangsa, terutama yang Ke PTN terlebih dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Nanti kita semuanya Akansegera kita exercise, mana yang paling fit Bersama Kemakmuran fiskal kita, ruang fiskal kita,” ujar Brian.
“Tapi intinya kan Bapak Ri sangat berkeinginan memajukan Pembelajaran, memperluas akses Pembelajaran Sebagai seluruh anak bangsa, terutama yang PTN terlebih dahulu begitu,” imbuhnya.
Sebagai PTN Gratis Butuh Rp 93,7 T
Sebelumnya Itu, Untuk Pertemuan kerja bersama Komisi X Wakil Rakyat Ke Senin (21/9/2026), Mendiktisaintek Membeberkan penghitungan Dana yang dibutuhkan Sebagai menggratiskan biaya kuliah PTN.
“Yang Terkait Bersama Bersama kebutuhan Dana Sebagai menggratiskan seluruh PTN, kami sudah menghitung itu nilainya Rp 93.742.969.840.000 Sebagai 2.833.169 mahasiswa yang tercatat Ke perguruan tinggi negeri baik Sebagai vokasi maupun akademik. Bersama Sebab Itu D3, D4, dan S1,” kata Brian.
“Bersama Sebab Itu nilainya sebesar itu. Ini Akansegera kami bawa kepada Pertemuan bersama Pak Ri nanti seperti apa, Kendati memang ada skenario-skenario Sebagai tahapan dan seterusnya,” ujarnya.
Hari ini, Pertemuan terbatas digelar Ke Istana Merdeka Sebagai menindaklanjuti wacana Pembelajaran negeri gratis Untuk jenjang SD hingga perguruan tinggi. Pertemuan digelar Sebagai Merundingkan langkah-langkah yang bisa ditempuh agar akses Pembelajaran gratis dapat terwujud.
“Iya, siang ini Pak Ri Akansegera Melakukan Pertemuan terbatas, Merundingkan bagaimana caranya Pembelajaran negeri dapat gratis, Untuk SD sampai perguruan tinggi negeri,” kata Sekretaris Pembantu Presiden Pejabat Tingginegara Teddy Indra Wijaya Lewat keterangannya (23/9/2026), dikutip Untuk Di.
(nah/faz)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Mendiktisaintek Sebut Ada Beberapa Opsi Skema PTN Gratis, Disesuaikan Kemakmuran Fiskal











