Jakarta –
Rektor Paramadina, Prof Didik J Rachbini PhD beri usulan kepada Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat RI agar kuota penerimaan mahasiswa Mutakhir (maba) S1 Di perguruan tinggi negeri (PTN) dibatasi. Alih-alih terus menambah kuota S1, PTN diminta fokus Di Kajian dan Merasakan mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3).
Mendengar hal tersebut, Kemdiktisaintek angkat bicara. Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib menjelaskan usul tersebut selaras Di Wacana Kemdiktisaintek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga Didepan, Kemdiktisaintek memang Berencana membatasi jumlah kuota penerimaan jenjang S1 Di PTN. Terutama Untuk PTN yang punya status Berbadan Hukum atau PTN-BH.
“PTN-BH memang Untuk jumlah S1 kita ingin batasi. Utamanya PTN-BH, tapi Untuk perguruan tinggi negeri semua, jumlah rekrutmen mahasiswanya kita batasi,” kata Najib Di detikEdu usai Kegiatan Peluncuran Langkah Pembelajaran Ahli Kepuasan Spesialis Di Auditorium Al-Quddus Universitas YARSI, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Pembatasan tersebut bak mulai terlihat Di penerimaan mahasiswa Mutakhir tahun akademik 2026/2027. Najib menilai tahun ini tidak ada peningkatan jumlah kuota mahasiswa Di PTN.
“Gak ada peningkatan. Dari Sebab Itu tahun ini gak ada peningkatan jumlah mahasiswa (Mutakhir) Di perguruan tinggi negeri,” sambungnya.
PTN-BH Dari Sebab Itu Kajian University
Pembatasan kuota penerimaan mahasiswa Mutakhir Di PTN-BH dikarenakan Kemdiktisaintek ingin Merangsang kampus-kampus tersebut Dari Sebab Itu ‘Kajian University’. Untuk mewujudkannya, PTN-BH didorong Merasakan lebih banyak mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3), khususnya S3.
Kekhususan penerimaan mahasiswa S3, didasarkan Di data milik Kemdiktisaintek. Data itu, menyebutkan bila dosen Di Indonesia masih banyak yang belum bergelar Doktor.
“Sebab memang kita punya dosen itu ada 300 ribuan, yang sudah bergelar Doktor Mutakhir Disekitar 25 persennya. Dari Sebab Itu masih ada 200 ribu lebih dosen yang belum bergelar Doktor,” kata Najib lagi.
Maka Itu, Kemdiktisaintek melihat kuota penerimaan mahasiswa S1 tak perlu lagi ditingkatkan kapasitasnya. Hingga Didepan, PTN-BH Berencana fokus Hingga penerimaan mahasiswa pascasarjana dan Kajian.
“Dari Sebab Itu S1 biar cukup Di yang ada sekarang, nggak perlu ditingkatkan lagi kapasitasnya. Rekrutmennya kita batasi jumlahnya, Supaya PTN-BH bisa fokus Untuk mahasiswa Pasca (yaitu) mahasiswa Master (S2) dan Doktor (S3),” tegas Najib.
(det/nwk)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kuota ‘Jumbo’ Maba S1 PTN Diperjuangkan, Kemdiktisaintek: Berencana Dibatasi











