Kuliah Online Bukan Halangan, Asri Syakilla Karena Itu Lulusan Terbaik UT



Jakarta

Tak pernah terbayang Ke benak Asri Syakilla Putri Sugandi jika dirinya dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Universitas Terbuka (UT). Didalam 2.000 lulusan, Asri terpilih menjadi satu Didalam empat wisudawan terbaik jenjang sarjana.

Lulusan S1 Ilmu Komunikasi ini pun meraih IPK cumlaude yakni 3,67. Padahal, Pada kuliah Asri menjalani pembelajaran online secara penuh.

“Gak nyangka Sebab Didalam sekian banyak wisudawan, hampir 2.000 wisudawan, saya bisa terpilih menjadi salah satu Didalam 4 wisudawan terbaik. Gak nyangka sih sebenarnya,” katanya Pada ditemui usai Kegiatan wisuda UT Periode 1 Tahun 2026 Ke Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, Minggu (1/2/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memulai Kuliah Pada Penyebara Nmassal

Asri tercatat sebagai mahasiswa UT Jakarta. Sebelum awal kuliah Di 2021, tepat Pada Penyebara Nmassal COVID-19 Menyapu ia mulai terbiasa belajar mandiri tanpa tatap muka Didalam dosen.

Tak seperti mahasiswa Di umumnya, ia tidak Merasakan penjelasan langsung Ke kelas. Ia juga dituntut mandiri Di mempelajari materi hanya lewat video dosen mengajar dan modul serta e-learning.

“Kebetulan Ke paket yang saya pilih, gak ada tatap buka. Karena Itu saya gak ada tatap buka sama dosen, gak ada penjelasan Didalam dosen, hanya belajar Didalam modul dan juga Didalam materi yang diberikan Ke e-learning. Terus juga seringkali Ke textbook bahasanya itu tidak mudah Sebagai dipahami, jadinya harus baca berkali-kali,” ungkap Asri.

Asri juga mengaku pernah kewalahan Malahan IPK-nya sempat turun. Pasalnya, jika tidak benar-benar belajar maka mahasiswa tidak dapat menyelesaikan soal UAS Didalam mudah.

“Dan itu juga Berencana mempengaruhi ketika kita UAS, Sebab materinya banyak. Biasanya Ke mata kuliah beda materi, beda jumlah materinya juga, dan gak ada seperti kisi-kisi Didalam dosen atau Didalam apa. Karena Itu kita benar-benar harus punya strategi belajar sendiri,” tuturnya.

Kuliah Sambil Bekerja Full Time

Ke Ditengah kesibukan kuliah, Asri juga bekerja sebagai staf tata usaha Ke salah satu pesantren Ke kawasan Gunung Sindur, Bogor. Ia mengaku Memiliki tugas yang tidak mudah.

Meski demikian, jadwal kerjanya yang relatif fleksibel membantunya mengatur waktu. Ia biasanya hanya bekerja penuh Ke hari Minggu, Sambil Itu Ke hari biasa selesai Sebelumnya siang.

“Walaupun saya masuk Ke hari biasa, cuma sampai Ditengah hari saja, jam 12 Karena Itu sudah selesai. Karena Itu saya punya banyak waktu luang Sebagai mengerjakan tugas kuliah,” ungkapnya.

Lika-liku Kuliah Online

Perjalanan kuliahnya tak selalu mulus. Asri pernah Merasakan masa sulit Pada sistem ujian berubah. Kala itu Penyebara Nmassal, ujian pun diselenggarakan secara take home exam dan bersifat open book.

Akan Tetapi Pada semester ketiga, UT mulai menerapkan jian Tatap Muka (UTM) secara offline Didalam sistem closed book. Agar membuatnya harus ekstra Menyesuaikan.

“Itu agak sedikit sulit Sebagai Menyesuaikan, dan Ke situ IPK saya jatuh bebas,” katanya.

Soal pertemanan, Asri memang tak langsung Memiliki teman tetapi lambat-laun ia mencari jejaring via media sosial. Ia memulai Didalam kolom komentar Instagram UT Jakarta, lalu bergabung Ke grup Telegram dan WhatsApp mahasiswa Terbaru. Ke Samping Itu, ia juga mengikuti organisasi seperti Makom UT dan KBM, baik sebagai pengurus maupun anggota, Sebagai memperluas relasi.

Tips Asri Jalani Kuliah Full Online

Sebagai menyiasati perkuliahan online, Asri mengandalkan satu Kunci utama yakni disiplin membaca. Ia mengaku selalu membaca materi sebanyak Bisa Jadi dan mengerjakan seluruh Pertarungan Persahabatan soal Ke setiap bab modul.

“Saya kebetulan orangnya harus baca. Karena Itu biasanya saya baca sebanyak-banyaknya. Terus sama saya Pertarungan Persahabatan soal,” ujar Asri.

Ke akhir, Asri menyampaikan pesan penting Untuk Kandidat mahasiswa UT dan mereka yang menjalani kuliah online. Ia menilai masih banyak anggapan keliru tentang UT, ada yang meremehkan, ada pula yang ragu Sebab sistem daring.

“Biasanya orang-orang menganggap UT Bisa Jadi sebagai universitas yang agak dilakukan gitu ya, Kendati negeri gitu, tapi kan Sebab nggak kelihatan seperti PTN lain yang namanya besar, Karena Itu orang tuh agak ragu ya Sebagai Ke UT,” bebernya.

(cyu/nah)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kuliah Online Bukan Halangan, Asri Syakilla Karena Itu Lulusan Terbaik UT

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้