Jakarta –
Direktorat Kelembagaan Kementerian Belajar Tinggi, Sains, dan Keahlian (Kemdiktisaintek) bersama Direktorat Jenderal Mobilitas Penduduk Internasional Di mengupayakan kemudahan warga Negeri Asing (WNA) Untuk berkuliah Di kampus Indonesia.
Dituturkan Di Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti, Mukhamad Najib, sistem pelayanan publik Untuk Kandidat mahasiswa Asing harus dipermudah. Termasuk Di meraih visa, WNA tidak boleh dipersulit.
“Ini bukan semata Permasalahan perguruan tinggi, melainkan menyangkut sistem pelayanan publik secara keseluruhan. Diperlukan penyamaan persepsi dan langkah bersama agar Keputusan yang dirumuskan benar-benar aplikatif Di lapangan,” katanya dikutip Di laman Kemdiktisaintek, Kamis (5/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biaya Visa Masih Ditanggung Kampus
Pada ini, kampus masih menjadi Penyandangdana visa. Pemprosesan visa menjadi lama Sebab Di Di itu, kampus Memperoleh beban administratif tinggi.
Di Di Itu, biaya pembuatan visa pun cukup tinggi. Keterbatasan transparansi informasi juga masih menjadi hambatan.
Kendala-kendala tersebut dinilai menjadi hambatan mahasiswa Asing kuliah Di Indonesia. Sebab, daya tarik Untuk kuliah Di Indonesia masih kalah dibandingkan Negeri Organisasiregional lain.
Mahasiswa Asing Dapat Ajukan Visa Mandiri
Menyambut Baik permasalahan-permasalahan tersebut, Kemdiktisaintek merencanakan skema agar Kandidat mahasiswa Asing dapat mengajukan dan membayar visa secara mandiri Di memanfaatkan Letter of Acceptance (LoA).
Di skema ini, kampus pun dapat lebih fokus memperkuat aspek akademik, mutu kampus, dan pembinaan mahasiswa.
“Kita ingin Memperbaiki jumlah mahasiswa Asing yang datang Di Indonesia, maka proses administratifnya juga harus kita benahi. Kampus seharusnya fokus Di aspek akademik, Sambil sistem layanan perlu dibuat lebih sederhana, cepat, dan pasti,” ujar Tenaga Ahli Mendiktisaintek, Hermawan K Dipojono.
Layanan Mobilitas Penduduk Internasional Diluncurkan Lebihcepat
Di aspek keimigrasian, Ditjen Mobilitas Penduduk Internasional Akansegera mengusahakan kepastian standar waktu layanan. Penguatan call center, keterbukaan informasi teknis, dan integrasi sistem Kemdiktisaintek Di e-visa Akansegera ditingkatkan.
Menurut Najib, kemudahan WNA mengakses sistem visa Indonesia Akansegera menciptakan internasionalisasi Belajar tinggi.
Sembunyikan kutipan teks
Najib menyebut pihaknya juga Di mengupayakan beberapa Keputusan Terbaru seperti:
– Penururan tarif visa student
– Pemberian fasilitas nol Uang Negara Indonesia Untuk komponen keimigrasian penerima beasiswa Di PTN
– Penghapusan kewajiban keluar Area Indonesia Pada perpindahan jenjang studi
– Pemberian izin kerja paruh waktu Untuk mahasiswa Asing Di konteks akademik (asisten dosen, asisten peneliti, magang Eksperimen).
(cyu/twu)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kemdiktisaintek Siapkan Skema Terbaru, WNA Bisa Urus Visa Kuliah Sendiri











