Jakarta –
Tahukah detikers bagaimana awal mula Bumi terbentuk? Jauh Sebelumnya Bumi seperti Pada ini, Bumi Menyaksikan proses panjang Sebagai menjadi planet layak huni Untuk makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tanaman.
Para ilmuwan Di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan sejumlah lembaga Kajian dunia Mutakhir saja menemukan sesuatu yang sangat langka berupa sisa-sisa proto Bumi, atau cikal bakal planet Bumi yang terbentuk Di 4,5 miliar tahun lalu.
Penemuan yang telah dipublikasikan Di Nature Geoscience ini Memberi petunjuk Mutakhir tentang bagaimana planet Bumi terbentuk dan bahan-bahan awal apa yang membentuk seluruh Tata Surya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses Terbentuknya Bumi
Awal mula terbentuknya tata surya, Di miliaran tahun lalu, gas, dan debu kosmik bergabung membentuk benda-benda langit kecil seperti meteorit. Di penggabungan material tersebut lahirlah “proto Bumi”, planet muda yang masih berbatu dan penuh lava panas.
Akan Tetapi, tak lama Setelahnya Itu, sebuah meteorit raksasa seukuran Mars menghantam proto Bumi. Peristiwa ini disebut tumbukan raksasa (giant impact), yang melelehkan sebagian besar planet muda itu serta mengubah seluruh komposisi Kimia yang ada.
Di tumbukan tersebut Setelahnya Itu Bumi seperti yang kita kenal sekarang terbentuk, Malahan bulan diyakini lahir Di material hasil tabrakan tersebut.
Di ini, ilmuwan berasumsi bahwa seluruh material asli proto Bumi telah lenyap atau berubah total. Akan Tetapi Kajian MIT justru membantah anggapan tersebut.
Regu peneliti MIT menemukan anomali kimia Di batuan purba Di Greenland, Kanada, dan Hawaii. Mereka menemukan ketidakseimbangan halus Di isotop kalium (K) yang merupakan unsur penting Di batuan planet.
Biasanya, kalium Di Bumi terdiri Di tiga isotop:
- Kalium-39
- Kalium-40 (langka dan sedikit radioaktif)
- Kalium-41
Nah, batuan purba yang diteliti justru Menunjukkan defisit kalium-40, artinya kadar isotop ini lebih rendah Di yang seharusnya. Perbedaan kecil ini menandakan bahwa batuan tersebut terbentuk Sebelumnya tumbukan besar yang mengubah seluruh komposisi Bumi.
Menurut peneliti utama Nicole Nie, hasil ini bisa Di Sebab Itu merupakan “bukti langsung pertama” bahwa sebagian kecil Di proto Bumi masih tersisa hingga kini.
“Kita melihat sepotong Bumi yang sangat purba, Malahan Sebelumnya tumbukan dahsyat itu,” ujar Nie, dikutip Phys.org.
“Ini menakjubkan Sebab kami menduga semua tanda awal itu sudah terhapus Di evolusi planet,” imbuhnya.
Bagaimana Ilmuwan Menemukan Bukti Proto Bumi?
Para ilmuwan melarutkan batuan kuno menjadi bubuk, lalu memisahkan kalium menggunakan Metode kimia dan spektrometer massa, alat yang bisa mengukur perbandingan isotop Di sangat presisi.
Hasil pengukuran Menunjukkan perbedaan sekecil butiran pasir, tapi cukup Sebagai membuktikan bahwa sampel tersebut dibangun berbeda Di batuan Bumi Di umumnya. Sebagai memastikan, Regu MIT membandingkannya Di meteorit yang dikumpulkan Di seluruh dunia.
Mereka menjalankan simulasi Pc tentang bagaimana isotop kalium bisa berubah Setelahnya tabrakan besar miliaran tahun lalu. Hasil simulasi Menunjukkan bahwa material yang mereka temukan tidak cocok Di meteorit mana pun yang diketahui, artinya kemungkinan besar batuan itu sisa asli Di proto Bumi.
Eksperimen ini menantang teori lama bahwa komposisi Bumi bisa dijelaskan Di menggabungkan komposisi meteorit yang sudah diketahui.
“Inventaris meteorit yang kita miliki belum lengkap. Masih banyak yang harus kita pelajari tentang asal-usul planet kita,” ujar Nie.
Temuan ini membuka Kemungkinan Mutakhir Untuk Eksperimen pembentukan planet dan bisa membantu para ilmuwan memahami bagaimana tata surya terbentuk dan berevolusi Dari awal. Artinya, batuan purba Di Greenland, Kanada, dan Hawaii Mungkin Saja adalah “fosil geologis” Di masa Sebelumnya Bumi terbentuk sepenuhnya.
Penemuan ini sekaligus membuka bab Mutakhir Untuk memahami bagaimana planet-planet Di Tata Surya termasuk Bumi yang terbentuk Di debu kosmik miliaran tahun lalu.
(faz/faz)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Ilmuwan Temukan Bukti Situasi Awal Bumi Di 4,5 Miliar Tahun Lalu, Seperti Apa?











