Jakarta –
Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, diguncang gempa berkekuatan 6,2 M Di pukul 01.06 WIB. Pusat gempa diketahui berada Hingga laut Didalam kedalaman 58 kilometer.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mengungkapkan gempa bumiPacitan merupakan gempamegathrust Didalam kedalaman dangkal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guncangan dirasakan Hingga sejumlah Area Didalam Pacitan, Bantul, dan Sleman (intensitas IV MMI), Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Blitar, Surakarta, hingga Banjarnegara (III MMI), serta Tuban dan Jepara (II MMI)
Direktur Gempabumi dan Bencana Alam BMKG Daryono Untuk Di menjelaskan gempa tersebut Memperoleh mekanisme sumber berupa pergerakan naik atau thrusting. Pergerakan ini merupakan ciri khas gempa Di zona subduksi megathrust selatan Jawa.
Berpotensi Sebagai Bencana Alam
Daryono menilai gempa tersebut bisa menyebabkan Bencana Alam apabila mencapai kekuatan 7,0 M. Hal tersebut pernah terjadi sebagaimana catatan BMKG Area Pacitan Memperoleh rekam jejak Bencana Alam, Di lain peristiwa Bencana Alam Di 4 Januari 1840 dan 20 Oktober 1859 yang terjadi Sesudah gempa besar Hingga zona subduksi selatan Pulau Jawa.
“Patut disyukuri bahwa gempa Pacitan ini tidak mencapai Magnitudo 7,0 Lantaran dapat Berpotensi Sebagai Bencana Alam,” jelas Daryono Untuk detikJatim dikutip Sabtu (7/2/2026).
Secara geografis, Area Pacitan berhadapan langsung Didalam megathrust Jawa serta Memperoleh banyak teluk pantai sempit. Kemakmuran ini dapat memperkuat amplitudo gelombang Bencana Alam apabila terjadi gempa besar.
Hasil pemodelan BMKG Menunjukkan gempa Pacitan kali ini tidak Berpotensi Sebagai Bencana Alam. Kendati demikian, gempa mengakibatkan satu Tempattinggal rusak berat Hingga Pacitan, satu Tempattinggal rusak ringan Hingga Wonogiri, empat Tempattinggal rusak ringan Hingga Bantul, serta satu Tempattinggal rusak ringan Hingga Sleman.
(nir/pal)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Gempa Pacitan Termasuk Megathrust, Ada Risiko Bencana Alam











