Jakarta –
Kementerian Belajar Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Akansegera membuka seleksi pengadaan Kandidat pegawai negeri sipil (CPNS) guru mulai 2027. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan terdapat beberapa prioritisasi formasi, salah satunya berdasarkan kebutuhan Lokasi.
“Nah Yang Berhubungan Di Di seleksi, formasi seleksi 2027, itu Akansegera disesuaikan Di, yang pertama Lantaran tidak bisa satu kali tarikan seleksi Ke tahun 2027, maka Akansegera beberapa prioritisasi,” ucapnya Ke live Instagram NgoPi: Ada Apa Di Penataan Guru ASN Ke 2027, dikutip Sabtu (24/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prioritas buat Lokasi Di Kebutuhan Guru Terbanyak
Nunuk mencontohkan, Lokasi Di kebutuhan guru paling banyak seperti Ke Jawa Barat diprioritaskan Sebagai Memperoleh formasi CPNS terbanyak.
“Karena Itu tidak pukul rata se-Indonesia, ‘sekian, persentase sekian’; tapi berdasarkan Mengkaji kebutuhan masing-masing Lokasi. Karena Itu kalau Lokasi itu kebutuhannya banyak, dia yang Akansegera diberi formasi paling banyak,” ucapnya.
Ke Samping Jabar, Nunuk mengungkapkan kebutuhan guru terbesar terdapat Ke Jawa Ditengah dan Jawa Timur.
“Sebagai informasi, yang paling besar butuh itu Jawa Barat. Lalu Jawa Ditengah, Jawa Timur, itu yang paling banyak. Tiga besarnya. Nah nanti kita Akansegera prioritisasi,” sambungnya.
Prioritas Sesuai Kebutuhan Per Mapel
Nunuk menambahkan, prioritas Berikutnya juga Mengkaji kebutuhan terbanyak atas guru Ke mata pelajaran tertentu Ke Lokasi bersangkutan.
“Karena Itu nanti tentu Akansegera berdampak kepada teman-teman non-ASN. Misalnya yang sekarang tersedia banyak yang non-ASN itu, ternyata kemarin belum dapat formasi, Lantaran memang belum ada kebutuhan. Itu misalnya Bahasa Inggris, misalnya saja, ternyata Ke Jawa, Ke Medan, itu Bahasa Inggris Untuk tidak banyak kebutuhan. Maka Akansegera prioritisasi mata pelajaran yang lain,” terang Nunuk.
Ia mengatakan, perhitungan kekurangan guru secara nasional sudah termasuk 178 ribu guru non-ASN.
Terpisah, Pembantu Pemimpin Negara Belajar Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti Sebelumnya Berkata sudah sudah mengusulkan road map pengangkatan guru kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat RI dan Kementerian Keuangan. Berdasarkan usulan road map tersebut, pengangkatan guru PNS disebut Mu’ti Akansegera Akansegera dilakukan secara bertahap.
“Memang nanti road map-nya itu, 2027 kita Akansegera mengangkat 30% Di kebutuhan 464 ribu (kebutuhan guru), Lalu 30% lagi Ke tahun 2024, dan 2029 (sebanyak) 40%,” ungkapnya Ke Raker Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat RI Di Mendikdasmen, dikutip Di tayangan ulang TVR Dewan, Selasa (22/9/2026).
Mu’ti menggarisbawahi, angka tersebut masih dinamis Lantaran setiap tahun ada guru yang pensiun.
“Ke sinilah Lalu data itu kami buat secara dinamis yang mudah-mudahan nanti secara bertahap dapat kami lakukan pemenuhan jumlah guru,” sambungnya.
(twu/pal)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Formasi CPNS Guru 2027 Tak Dipukul Rata, Jawa Barat Karena Itu Prioritas











