FIB UI Klarifikasi Usai Disebut Undang Sejarawan Israel Karena Itu Pembicara



Jakarta

Fakultas Ilmu Pengetahuan Kebiasaan Global Universitas Indonesia (FIB UI) beri klarifikasi resmi usai ramai disorot mengundang sejarawan Israel, Ronit Ricci.

Ricci diketahui menjadi salah satu narasumber Untuk Peristiwa Simposium Pernaskahan Nusantara XX dan Musyawarah Nasional Manassa VII.

Simposium yang bertema “Naskah Nusantara: Ingatan Kolektif dan Masa Di Filologi Indonesia” itu Akansegera berlangsung Ke 15-17 Oktober 2025 mendatang.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu diselenggarakan Bersama Kelompok Naskah Nusantara (Manassa) yang bekerja sama Bersama Perpustakaan Nasional RI dan mencantumkan logo Universitas Indonesia.

Dekan FIB UI, Bondan Kanumoyoso yang menandatangani surat pernyataan tersebut menegaskan sebagai institusi akademik pihaknya Memperoleh tanggung jawab moral Sebagai bersikap netral, independen, dan menjunjung nilai kemanusiaan Untuk Berusaha Mengatasi Topik-Topik Internasional.

“Yang Terkait Bersama konflik Israel-Palestina, FIB UI menyampaikan rasa simpati dan solidaritas kemanusiaan kepada seluruh korban serta menekankan pentingnya, Keamanan Dunia, dialog, dan keadilan sebagai prinsip yang sejalan Bersama nilai-nilai akademik dan kemanusiaan universal,” tuturnya dikutip, Selasa (16/9/2025).

4 Skor Klarifikasi UI

Untuk klasifikasi tersebut, FIB UI menegaskan empat Skor penting, yakni:

1. FIB UI tidak Memperoleh keterlibatan atau afiliasi Bersama kegiatan yang diselenggarakan Bersama Manassa dan Perpusnas RI.

2. Pimpinan FIB UI tidak pernah Memperoleh permohonan izin penyelenggaraan kegiatan tersebut Hingga lingkungan FIB UI.

3. FIB UI tidak terlibat Untuk pengorganisasian Peristiwa, termasuk Untuk penentuan susunan kegiatan ataupun narasumber.

4. FIB UI senantiasa berkomitmen menjunjung tinggi nilai akademik dan kemanusiaan Untuk setiap penyelenggaraan kegiatan ilmiah dan kebudayaan.

Bondan kembali Berkata FIB UI Akansegera terus konsisten Untuk mendukung Pembuatan ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan kemanusiaan. Pihaknya juga Akansegera memastikan setiap kegiatan yang berlangsung Hingga lingkungan kampus sesuai prinsip akademik, etika, dan tata kelola yang berlaku Hingga UI.

Klarifikasi Manassa

Untuk penelusuran detikEdu, informasi Yang Terkait Bersama Simposium tersebut tidak ditemukan Hingga media sosial Instagram Manassa ataupun Perpusnas RI. Tetapi, telah dibagikan Bersama akun literasi lain dan disoroti asosiasi pelajar Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina, Indonesian Student for Justice in Palestine.

Sambil Itu, sebagai penyelenggara Peristiwa, Manassa juga telah Memberi klarifikasi dan permohonan maaf tertulis Lewat media sosial mereka. Disebutkan, mereka meminta maaf kepada Pimpinan UI atas pemakaian logo kampus tanpa prosedur.

“Kami, Mannasa, menyampaikan permohonan maaf kepada Pimpinan Universitas Indonesia atas pemakaian logo Universitas Indonesia tanpa prosedur sebagaimana mestinya dan akibat yang ditimbulkan Untuk pemakaian logo Universitas Indonesia tersebut,” tulis permohonan maaf tersebut.

Hingga Di Itu, Manassa menegaskan Peristiwa tersebut tidak Karena Itu diselenggarakan Hingga UI dan telah melakukan perubahan Peristiwa serta narasumber yang Akansegera hadir Hingga Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX.

(det/nah)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: FIB UI Klarifikasi Usai Disebut Undang Sejarawan Israel Karena Itu Pembicara

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้