Jakarta –
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi keberadaan dua bibit siklon tropis Di Area monitoring Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta. Dua bibit siklon tersebut yakni 91W dan 96S.
“Dua bibit siklon tropis terpantau berada Untuk Area monitoring TCWC Jakarta, yaitu 91W dan 96S, yang Memberi dampak tidak langsung Di Situasi cuaca dan perairan Indonesia Untuk 24 jam Hingga Di,” tulis BMKG Untuk unggahan Instagram-nya @infobmkg dikutip Kamis (15/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bibit Siklon 96S Didekat Area RI
BMKG melihat keberadaan bibit siklon 96S berada Di Di Area Indonesia. Bibit siklon ini ada Di Di 13.6°LS – 117.3°BT Di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat.
Kelajuan angin maksimumnya Di 20 knot (37 km/jam) Bersama tekanan minimum 1002 hPa. Bibit siklon 96S ini mulai terbentuk Di 14 Januari 2026 pukul 13.00 WIB.
“Memperoleh Kemungkinan Rendah Untuk berkembang menjadi siklon tropis dan bergerak Hingga arah barat daya, menjauhi Area Indonesia,” jelas BMKG.
Bibit Siklon 91W Berpeluang Tinggi Karena Itu Siklon
Sambil Itu, bibit siklon 91W kini berstatus berpeluang tinggi menjadi siklon tropis Di 24 jam Hingga Di (dihitung Dari 15 Januari 2026 pukul 07.00 WIB).
Bibit siklon 91W terbentuk Dari 12 Januari 2026 pukul 01.00 WIB. Dari tanggal 15 Januari 2026, Kelajuan angin maksimumnya mencapai 30 knot (56 km/jam) Bersama tekanan udara minumum 1002 hPa.
“Memperoleh Kemungkinan Tinggi Untuk berkembang menjadi siklon tropis dan bergerak Hingga arah barat laut, menjauhi Area Indonesia,” tulis BMKG.
Dampak Bibit Siklon 96S dan 91W Di Cuaca RI
Dua bibit siklon tersebut Memberi dampak tidak langsung Di Situasi cuaca ekstrem dan perairan Di Indonesia. Berikut dampak yang patut diwaspadai ya, detikers:
Dampak Bibit Siklon 96S
- Hujan Bersama intensitas Untuk-lebat Di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat
- Gelombang laut tinggi 1,25-2,5 meter Di Samudra Hindia Selatan Jawa Ditengah, Perairan Selatan Jawa Ditengah hingga selatan Pulau Sumba, Selat Bali, Selat Lombok, Selat Sumba, dan Laut Sawu
- Gelombang laut tinggi 2,5-4,0 meter Di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur hingga selatan Nusa Tenggara Timur (NTT)
Dampak Bibit Siklon 91W
- Hujan Bersama intensitas Untuk-lebat Di Gorontalo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara
- Gelombang laut tinggi 1,25-2,5 meter Di Laut Sulawesi Dibagian timur, Perairan Bitung, Perairan Sangihe, Laut Maluku, Perairan Manokwari Dibagian utara, Perairan Biak Dibagian utara, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua
- Gelombang tinggi 2,5-4,0 meter Di Perairan Kepulauan Talaud dan Samudra Pasifik utara Maluku.
Itulah prediksi cuaca Setelahnya munculnya bibit siklon tropis 96S dan 91W. Selalu waspada Di bencana akibat cuaca ekstrem ya.
(cyu/nah)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: BMKG Deteksi 2 Bibit Siklon Tropis, Berdampak Di Cuaca Ekstrem Di Area Ini











