Jakarta –
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026. Jumlah angkatan kerja Ke Mei sebesar 155,41 juta orang yang 148.19 juta Ke antaranya merupakan penduduk bekerja. Artinya, jumlah penduduk tidak bekerja ada 7,22 juta orang.
Sambil, distribusi penduduk bekerja berdasarkan Pembelajaran tertinggi yang ditamatkan Ke Mei 2026 masih Memiliki pola yang sama Bersama Februari 2026. Tingkat Pembelajaran penduduk bekerja dapat mengindikasikan Standar serta produktivitas tenaga kerja.
Ke hasil Sakernas Mei 2026, sebagian besar penduduk yang bekerja berpendidikan SD Di bawah, yakni 35,40%. Sedangkan penduduk bekerja yang merupakan lulusan D4 (sarjana terapan), S1, S2, dan S3 ada 10,75%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambil,Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Mei 2026 Menunjukkan angka 4,65%. Supaya, ada Di 5 orang yang menganggur Bersama 100 orang angkatan kerja. Menurut BPS, persentasenya turun 0,03% Nilai dibandingkan Februari 2026.
TPT sendiri adalah indikator Sebagai mengukur tenaga kerja yang tidak terserap pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja. Berdasarkan definisi BPS, pengangguran adalah penduduk berusia 15 tahun Di atas yang Untuk sepekan terakhir tidak bekerja tetapi Untuk mencari pekerjaan, Menyusun usaha Mutakhir, sudah diterima bekerja/sudah siap Melakukanlangkah-Langkah/bekerja tetapi belum memulai Melakukanlangkah-Langkah/bekerja, atau merasa tidak Bisa Jadi memperoleh pekerjaan. Berapa jumlah penduduk yang menganggur?
1 Juta Pengangguran Lulusan D4-S1
Untuk data statistik distribusi pengangguran berdasarkan Pembelajaran tertinggi yang ditamatkan, jumlah lulusan D4 hingga S3 yang menganggur Untuk Sakernas Mei 2026 adalah 14,31%. Apabila dihitung, maka jumlahnya 1.033.182 orang atau Di 1 juta orang.
Di November 2025 hingga Mei 2026, distribusi pengangguran berdasarkan Pembelajaran didominasi lulusan SMA yang Ke Mei mencapai 28,00%. Distribusi pengangguran Lalu diikuti lulusan SMK, dan seterusnya.
Secara rinci, berikut ini statistik pengangguran berdasarkan Pembelajaran:
- Lulusan SMA: 28,00%
- Lulusan SMK: 22,39%
- Lulusan SD Di bawah: 17,18%
- Lulusan SMP: 15,65%
- Lulusan D4-S3: 14,31%
- Lulusan D1-D3: 2,48%.
Rata-rata Upah Berdasarkan Pembelajaran
Rata-rata upah buruh Ke Mei 2026 adalah Rp 3,39 juta. Bagi lulusan D4-S3, rata-rata upah Rp 4,99 juta, sedangkan Sebagai lulusan SD Di bawah Rp 2,12 juta.
Untuk Kontek Sini, terdapat perbedaan rata-rata upah buruh Antara laki-laki dan perempuan. Rata-rata upah buruh laki-laki Rp 3,69 juta, sedangkan rata-rata upah buruh perempuan Rp 2,86 juta.
(nah/pal)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Bersama Data BPS Mei 2026, Di 1 Juta Lulusan D4-S3 Menganggur











