Angka Partisipasi Kasar Kuliah Hingga RI Hanya 32 Persen, Kalah Di Malaysia-Vietnam



Jakarta

Direktur Kelembagaan, Direktorat Jenderal Belajar Tinggi, Kementerian Belajar Tinggi, Sains, dan Ilmu Pengetahuan (Kemdiktisaintek) Mukhamad Najib, menuturkan angka partisipasi kasar (APK) Belajar tinggi Indonesia masih kalah Di Negeri-Negeri tetangga Hingga Asia Tenggara.

“Di Sebab Itu angka partisipasi kasar (APK) Belajar tinggi kita, tadi sudah disebutkan Di Bu Ledia (Anggota Komisi X Lembaga Legis Latif RI), itu 32 persen,” kata Najib Di Kegiatan Urun Rembuk: Masa Di Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Hingga Universitas Paramadina, Kampus Cipayung, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

Kemdiktisaintek merencanakan peningkatan APK Belajar tinggi Ke 2029 mencapai 38 persen. Tetapi, Najib menyebut target tersebut juga masih jauh Hingga bawah capaian Negeri Asosiasinegara-Negaraasiatenggara lain Pada ini.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Agar kalau kita ingin melampaui Negeri Asosiasinegara-Negaraasiatenggara, kita harus berlipat lagi usaha kita. Nah saya diskusi Di BPS kan, itu Gaya kenaikan APK kita per tahunnya adalah 0,5 persen. Di Sebab Itu tahun 2029 itu hanya 34 persen,” kata Ketua Langkah Pascasarjana Universitas Tazkia tersebut.

APK Belajar tinggi Indonesia masih kalah jauh Di Singapura yang menempati posisi pertama APK tertinggi Hingga Asia Tenggara. Malahan, dibandingkan Malaysia dan Vietnam, Indonesia masih tertinggal.

“Tapi tahun 2029 kita kejar 38 persen, itu masih Hingga bawah Filipina. Filipina pasti udah naik juga kan, udah naik lagi. Di Sebab Itu kita harus melompat lebih tinggi lagi. Nah Sebab itu intervensi Di KIP kuliah itu tidak cukup,” kata Najib.

Perbandingan APK Belajar Tinggi RI Di Negeri Asosiasinegara-Negaraasiatenggara

Berdasarkan data APK terbaru beberapa Negeri yang dihimpun Kemdiktisaintek, berikut perbandingkan APK Belajar tinggi Indonesia Di Negeri-Negeri tetangganya:

  1. Singapura: 91,09 persen per tahun 2024
  2. Thailand: 49,29 persen per tahun 2024
  3. Malaysia: 43,00 persen per tahun 2024
  4. Vietnam: 42,22 persen petahun 2025
  5. Filipina: 39,59 per tahun 2025
  6. Brunei Darussalam: 33,51 per tahun 2025
  7. Indonesia: 32,06 per tahun 2024
  8. Kambodja: 15,00 per tahun 2025
  9. Laos: 13,70 per tahun 2025
  10. Myanmar: N/A (belum ada data)

Apa Artinya APK Belajar Tinggi Bagi Suatu Negeri?

Mengutip laman Kemendikbud, APK adalah perbandingan Di siswa Ke jenjang Belajar tertentu Di penduduk usia sekolah dan dinyatakan Di persentase.

APK dihitung Di rumus APKj = (Siswa j : Penduduk us j) x 100. Lebihterus tinggi nilai APK, maka Lebihterus banyak siswa yang bersekolah dan banyak siswa Hingga luar usia kuliah.

Rendahnya APK Belajar tinggi ini menunjukan masih banyaknya lulusan sekolah menengah yang belum bisa melanjutkan Hingga jenjang Belajar tinggi. Adapun peningkatan APK Belajar tinggi sekarang masih bergantung Ke pemberian beasiswa.

(cyu/nah)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Angka Partisipasi Kasar Kuliah Hingga RI Hanya 32 Persen, Kalah Di Malaysia-Vietnam

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้