Jakarta –
Leher panjang jerapah Di ini menjadi salah satu contoh klasik evolusi Di dunia sains. Tetapi, bagaimana tepatnya leher jerapah bisa memanjang masih menjadi misteri Di ratusan tahun.
Kini, ilmuwan menggunakan bukti fosil Sebagai menjelaskan bagaimana perubahan tersebut terjadi. Dilansir Bersama Earth Archives, Studi yang dipublikasikan Hingga Royal Society Open Science (2015) Menunjukkan bahwa leher jerapah tidak memanjang sekaligus.
Berdasarkan studi tersebut, leher jerapah menjadi panjang lewat beberapa tahap evolusi Di jutaan tahun. Temuan ini membantu menjawab pertanyaan lama tentang bagaimana jerapah berevolusi Bersama nenek moyang berleher pendek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip Bersama Earth Archives, para peneliti Bersama New York Institute of Technology College of Osteopathic Medicine Membahas 71 fosil Bersama sembilan spesies jerapah purba serta dua spesies modern. Hasilnya Menunjukkan, perubahan struktur leher jerapah terjadi secara bertahap Melewati proses seleksi alam.
Evolusi Dipengaruhi Seleksi Alam
Sebelumnya teori evolusi modern berkembang, ilmuwan Jean-Baptiste Lamarck pernah mengusulkan bahwa jerapah Memiliki leher panjang Lantaran sering meregangkan leher Sebagai menjangkau daun tinggi, lalu sifat tersebut diwariskan Hingga keturunannya. Dikutip Bersama Encylopaedia Britannica, teori ini kini Dikatakan tidak tepat.
Sebagai Alternatif, ilmuwan modern Mengungkapkan bahwa leher panjang berkembang Melewati seleksi alam. Jerapah Bersama leher sedikit lebih panjang Memiliki keuntungan bertahan hidup dan lebih Mungkin Saja berkembang biak. Penemuan fosil terbaru memperkuat teori tersebut dan Menunjukkan bahwa evolusi leher jerapah berlangsung secara bertahap Di jutaan tahun.
Tahap-tahap Leher Jerapah Memanjang
Para ilmuwan menemukan, pemanjangan leher jerapah terjadi Di dua tahap utama. Pertama, Pada Didepan tulang leher memanjang. Beberapa juta tahun Lalu, Pada Di tulang leher ikut memanjang.
Menariknya, tahapan tersebut terjadi Di spesies yang berbeda. Tetapi, jerapah modern menjadi satu-satunya spesies yang Merasakan kedua perubahan tersebut.
Proses evolusi ini Malahan dimulai Sebelumnya keluarga jerapah muncul Disekitar 16 juta tahun lalu. Hal ini kemungkinan membantu jerapah kelak mencapai daun yang Lebih tinggi Hingga pepohonan.
Salah satu spesies penting Di proses ini adalah Samotherium, genus jerapah purba yang ditemukan Hingga Pulau Samos, Yunani. Spesies ini Memiliki Pada Didepan leher yang memanjang serta kaki panjang dan tubuh ramping, menandai awal transisi Ke jerapah modern.
Para peneliti menggarisbawahi, evolusi leher panjang terjadi secara bertahap dan ternyata tidak selalu linier. Beberapa spesies justru Merasakan arah evolusi berbeda.
Contohnya Di okapi. Kerabat Didekat jerapah ini juga Melewati evolusi, tetapi kini Memiliki leher lebih pendek.
Fungsi Penting Leher Panjang Jerapah
Secara evolusi, leher panjang memberi jerapah keuntungan besar Di mencari Citarasa. Jerapah dapat menjangkau daun Di ketinggian hingga Disekitar enam meter Bersama tanah.
Dedaunan Citarasa jerapah tersebut terutama Bersama pohon akasia. Lantaran cukup tinggi, daun-daun akasia sulit dijangkau Dari herbivora lain.
Selain Sebagai makan, leher panjang juga digunakan Di perilaku sosial yang disebut “necking“, yaitu pertarungan Di jerapah jantan Sebagai menentukan dominasi dan hak kawin.
Dilansir Bersama The Giraffe Conservation Foundation, leher panjang membantu jerapah mengawasi predator Bersama jarak jauh. Tinggi tubuhnya membuat jerapah berfungsi seperti “penjaga” alami Hingga savana Afrika.
Tulang Leher Jerapah Sebanyak Manusia, Tapi..
Menariknya, meski Memiliki leher sangat panjang, jerapah tetap Memiliki tujuh tulang leher. Artinya, jerapah Memiliki jumlah tulang leher yang sama Bersama manusia.
Tetapi, masing-masing tulang leher jerapah bisa mencapai Disekitar 25 cm. Lantaran itu, leher jerapah jauh lebih panjang.
Para peneliti menilai masih banyak fosil jerapah yang belum ditemukan. Penemuan Hingga masa Didepan Berpeluang membantu Membeberkan lebih rinci bagaimana salah satu ciri paling unik Hingga dunia hewan ini terbentuk. Hasil studi ini dipublikasi Bersama judul “Fossil evidence and stages of elongation of the Giraffa camelopardalis neck”.
(rhr/twu)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Mengapa Jerapah Punya Leher Panjang? Ini Kata Ilmuwan











